Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Jalur Internasional Sanggau-Entikong Terendam Banjir, BPBD: Ketinggian Capai 50 CM
    7 jam lalu
    Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sanggau Menurun pada 2025, Kekerasan Seksual Masih Mendominasi
    1 hari lalu
    Tanggap Bencana, BPBD Sanggau Sediakan Layanan Call Center 24 Jam: Catat Nomornya!
    1 hari lalu
    Wujudkan Swasembada Pangan, Yon TP 833 Bumi Daranante Gelar Tanam Padi Perdana di Desa Lape
    1 hari lalu
    Rayakan Satu Abad, Paroki Katedral Sanggau Gelar Talkshow Inspiratif: “Belajar dari Sejarah untuk Membuat Sejarah”
    1 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Nasional > Anggaran Program Gizi Gratis 2026 Melonjak ke Rp 335 Triliun: Prabowo Targetkan Generasi Unggul dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal
Nasional

Anggaran Program Gizi Gratis 2026 Melonjak ke Rp 335 Triliun: Prabowo Targetkan Generasi Unggul dan Pemberdayaan Ekonomi Lokal

VIVM
Diperbarui: 16/08/2025 17:38
VIVM
5 bulan lalu
Bagikan

Jakarta, 16 Agustus 2025 — Dalam pidato kenegaraan rapat gabungan MPR–DPR, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan lonjakan signifikan anggaran untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026, naik dari sekitar Rp 71 triliun tahun sebelumnya menjadi Rp 335 triliun. Kebijakan ini dimaksudkan sebagai langkah monumental pemerintah untuk memperkuat gizi masyarakat dan mempercepat transformasi sumber daya manusia Indonesia.

Konten
1. Meningkat Pesat — Mengapa Anggaran Makan Bergizi Gratis Melonjak?2. Manfaat Sosial & Ekonomi: Lebih dari Sekadar Makan3. Tantangan Logistik & Keberlanjutan AnggaranRingkasan Inti

1. Meningkat Pesat — Mengapa Anggaran Makan Bergizi Gratis Melonjak?

  • Alasan utama kenaikan anggaran adalah perluasan cakupan penerima manfaat. Awalnya berfokus pada 19 juta anak sekolah dan ibu hamil, kini ditargetkan mencapai 82,9 juta orang, termasuk balita, pelajar, dan ibu hamil.

  • Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menyebut bahwa pada tahun 2026 program akan berjalan “full speed” dari Januari hingga Desember, dengan penyerapan diperkirakan Rp 25 triliun per bulan. Struktur ini menjelaskan lonjakan anggaran secara realistis, bukan karena biaya per porsi meningkat.

  • Secara historis, alokasi anggaran MBG sebelumnya mencapai Rp 71 triliun, ditambah cadangan sebesar Rp 100 triliun, sementara total belanja pendidikan pada 2026 direncanakan mencapai Rp 757 triliun — tertinggi sepanjang sejarah.


2. Manfaat Sosial & Ekonomi: Lebih dari Sekadar Makan

  • Prabowo menegaskan bahwa MBG bukan hanya soal memenuhi asupan gizi, tetapi juga melawan stunting secara cepat dan menyeluruh serta mencetak generasi unggul Indonesia.

  • Program ini akan memberdayakan UMKM dan ekonomi lokal lewat penyediaan pangan lokal — seperti petani dan nelayan — sekaligus menciptakan ratusan ribu pekerjaan baru.


3. Tantangan Logistik & Keberlanjutan Anggaran

  • Diluncurkan awal 2025, program ini telah berjalan melalui pilot di 20 provinsi dan ditargetkan memperluas ke 83 juta penerima hingga 2029. Reuters menyebutkan akan dibangun hingga 30.000 “dapur layanan” (service units) yang tidak hanya memasak, namun juga menyerap produk pertanian lokal, mencipta 1 juta lapangan kerja baru.

  • Namun hingga pertengahan tahun, realisasi anggaran masih rendah—sekitar Rp 4,4 triliun atau hanya 2,6% dari anggaran tahunan. Program ini menghadapi tantangan seperti masalah distribusi, insiden keracunan makanan, dan kekhawatiran publik terhadap beban APBN.

  • Secara global, Associated Press menyoroti bahwa program ini mendesak secara moral, tetapi menimbulkan tanda tanya soal keberlanjutan fiskal di tengah target pertumbuhan APBN dan tekanan utang—meski pemerintah menyatakan siap menjalaninya.


Ringkasan Inti

Aspek Rincian
Anggaran MBG 2026 Rp 335 triliun — naik tajam dari Rp 71 triliun tahun sebelumnya.
Penerima Manfaat Target 82,9 juta orang (pelajar, balita, ibu hamil).
Tujuan Utama Percepatan pengurangan stunting, generasi sehat, SDM unggul, pemberdayaan lokal, lapangan kerja baru.
Tantangan Kunci Realisasi anggaran rendah, logistik distribusi kompleks, kritik fiskal keberlanjutan.
Respon Publik Optimisme terhadap manfaat sosial, catatan soal pelaksanaan dan pengelolaan pajak negara yang efektif.

Langkah menaikkan anggaran MBG menjadi Rp 335 triliun menunjukkan ambisi besar pemerintah dalam memperkuat ketahanan gizi nasional dan kualitas SDM. Langkah ini merupakan sinyal kuat bahwa pembangunan manusia menjadi prioritas nyata. Namun kesuksesan program ini akan tergantung pada eksekusi yang efektif, respons logistik, dan transparansi penggunaan anggaran. Kepantasan mendapat hasil sosial yang optimal dan ekonomi yang stabil adalah tantangan utama bagi kebijakan ini.

TAG:Anggaran MBG 2026MBG Melonjak
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Sudah Menang Tender Rp9,2 Miliar, Jalan Kembayan-Balai Sebut Masih Rusak Parah, Warga Bertanya-tanya
Jelang Nataru, TPID Sanggau Gelar Monitoring Terpadu, Pastikan Stok dan Stabilitas Harga Pangan Aman
Sanggau Jadi Magnet Pingpong Kalbar, Atlet dari Melawi Hingga Sambas Bertarung di Kecala Cup 3
BNNK Sanggau Luncurkan Desa Bersinar di Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau
AJI Kecam Pernyataan KASAD dan Seskab Teddy: “Jangan Bungkam Kritik di Tengah Bencana”

Berita Menarik Lainnya

Pertamina Patra Niaga Siap Menapaki 2026, Melayani Masyarakat Sepenuh Hati
1 hari lalu
Irzam Abdillah Terpilih sebagai Ketua Umum ISKAB Se-Nusantara
2 hari lalu
Pertamina Patra Niaga Bangun Sekolah dan Pesantren Darurat di Pidie Jaya, Pastikan Pendidikan Tak Terhenti
4 hari lalu
Target Pertahankan Gelar Juara, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Perkenalkan Skuad Proliga 2026
4 hari lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar