Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Jalur Internasional Sanggau-Entikong Terendam Banjir, BPBD: Ketinggian Capai 50 CM
    2 hari lalu
    Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sanggau Menurun pada 2025, Kekerasan Seksual Masih Mendominasi
    3 hari lalu
    Tanggap Bencana, BPBD Sanggau Sediakan Layanan Call Center 24 Jam: Catat Nomornya!
    3 hari lalu
    Wujudkan Swasembada Pangan, Yon TP 833 Bumi Daranante Gelar Tanam Padi Perdana di Desa Lape
    3 hari lalu
    Rayakan Satu Abad, Paroki Katedral Sanggau Gelar Talkshow Inspiratif: “Belajar dari Sejarah untuk Membuat Sejarah”
    3 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Nasional > Gelombang Amarah Rakyat: Rumah Menteri & Anggota Dewan Dijarah, DPR Pecat Kader, Istana Janjikan Investigasi
Nasional

Gelombang Amarah Rakyat: Rumah Menteri & Anggota Dewan Dijarah, DPR Pecat Kader, Istana Janjikan Investigasi

VIVM
Diperbarui: 31/08/2025 18:48
VIVM
4 bulan lalu
Bagikan

Jakarta, 31 Agustus 2025 — Gelombang protes yang meletus akhir Agustus memicu serangkaian langkah dramatis: beberapa anggota DPR ditangguhkan oleh partainya, rumah tokoh publik — termasuk rumah Menteri Keuangan — dilaporkan dijarah, dan Istana Kepresidenan turun tangan dengan seruan ketenangan disertai janji investigasi menyeluruh. Perkembangan itu tercatat setelah unjuk rasa 29–30 Agustus yang meluas akibat kematian seorang pengemudi ojek online serta kemarahan publik atas tunjangan parlemen.

Konten
Partai ambil langkah: NasDem menonaktifkan kaderPenjarahan rumah pejabat: klaim dan verifikasiIstana: Presiden tunda kunjungan, minta ketenangan dan usut tuntasPemerintah mundur soal tunjangan — upaya meredam amarahPenegakan hukum: penahanan, Propam, dan pemeriksaan internalDampak politik dan citra internasionalSuara masyarakat & ancaman lanjutan

Partai ambil langkah: NasDem menonaktifkan kader

Partai NasDem mengumumkan penonaktifan sementara dua kadernya, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, dari keanggotaan DPR menyusul gelombang kemarahan yang juga menyorot rumah-rumah anggota parlemen. Keputusan partai ini diambil sebagai respons cepat untuk meredam eskalasi politik dan publik, sambil menunggu proses internal lanjutan. Keputusan serupa dilaporkan diambil beberapa partai lain untuk anggota yang menjadi target demonstran.

Penjarahan rumah pejabat: klaim dan verifikasi

Laporan-laporan dari media internasional dan lokal menyebutkan rumah beberapa anggota dewan serta kediaman Menteri Keuangan Sri Mulyani sempat menjadi sasaran massa; beberapa video dan unggahan yang beredar memperlihatkan barang-barang diambil dari rumah tokoh-tokoh tersebut sebelum satuan keamanan mengamankan lokasi. Laporan awal Reuters dan South China Morning Post menyebut rumah pejabat dan beberapa properti politikus dijarah di beberapa kota. Redaksi menekankan bahwa rincian soal barang yang hilang dan total kerugian masih diverifikasi otoritas setempat.

Istana: Presiden tunda kunjungan, minta ketenangan dan usut tuntas

Presiden Prabowo Subianto membatalkan kunjungan kenegaraan dan memanggil rapat gabungan untuk mengatasi situasi. Dalam pernyataan publik, Presiden menyampaikan duka atas korban dan memerintahkan penyelidikan menyeluruh terhadap insiden yang menimbulkan korban jiwa serta perusakan fasilitas publik. Ia juga menyatakan langkah-langkah kebijakan untuk menanggapi tuntutan publik, termasuk pembahasan pengurangan sejumlah fasilitas dan tunjangan bagi anggota parlemen.

Pemerintah mundur soal tunjangan — upaya meredam amarah

Di bawah tekanan publik, parpol-parpol dan pimpinan nasional menyetujui pencabutan atau pembekuan beberapa tunjangan dan fasilitas untuk wakil rakyat—sebuah konsesi yang dimaksudkan untuk meredakan kemarahan massa dan menunjukkan respons konkret terhadap tuntutan antikorupsi. Reuters dan Bloomberg melaporkan bahwa beberapa skema tunjangan telah disetujui untuk dikurangi atau ditangguhkan.

Baca juga

Dewan Pers Keluarkan Seruan untuk Jurnalis dan Aparat di Tengah Unjuk Rasa Jakarta
Prabowo Anugerahkan Bintang Republik Indonesia Utama: Puan, Dasco & Ahmad Muzani Terima Tanda Jasa — Respons Publik Beragam
Disdukcapil Sanggau Mulai Memberlakukan Identitas Kependudukan Secara Digital 

Penegakan hukum: penahanan, Propam, dan pemeriksaan internal

Kepolisian menyatakan sedang memproses sejumlah laporan: penyelidikan internal terhadap oknum aparat yang terlibat dalam insiden sebelumnya, penahanan pelaku pengrusakan dan penjarahan, serta kerja sama dengan institusi pengawas seperti Ombudsman. Propam disebutkan akan memeriksa dugaan pelanggaran prosedur oleh aparat yang bertugas pada peristiwa-peristiwa awal unjuk rasa. Beberapa media juga melaporkan adanya ratusan penangkapan di sejumlah daerah terkait aksi rusuh.

- Advertisement -

Dampak politik dan citra internasional

Peristiwa ini telah mendapatkan sorotan luas dari media internasional—dari Reuters, AP hingga SCMP—yang menempatkan aksi dan respons pemerintah dalam konteks lebih luas soal ketimpangan ekonomi, kepercayaan publik terhadap institusi, dan tekanan terhadap praktik elit politik. Pembatalan kunjungan presiden ke luar negeri, penyelenggaraan rapat darurat, serta pengumuman pembekuan tunjangan menunjukkan betapa krisis domestik ini berdampak langsung pada kebijakan dan diplomasi.

Suara masyarakat & ancaman lanjutan

Di media sosial, tagar protes dan dokumentasi insiden menyebar cepat—menjadi tekanan tambahan bagi pengambil kebijakan. Di sisi lain, ada kekhawatiran otoritas bahwa aksi yang berujung pada penjarahan rumah pejabat bisa memicu tindakan kekerasan lebih lanjut atau vigilante. Pemerintah mengimbau agar aspirasi disalurkan lewat saluran damai dan legal sementara berjanji mengusut tuntas semua dugaan pelanggaran, baik yang dilakukan massa maupun aparat.

TAG:Investigasi IstanaPengnonaktifan DewanPenjarahan Massa
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Sudah Menang Tender Rp9,2 Miliar, Jalan Kembayan-Balai Sebut Masih Rusak Parah, Warga Bertanya-tanya
Sanggau Jadi Magnet Pingpong Kalbar, Atlet dari Melawi Hingga Sambas Bertarung di Kecala Cup 3
Ngopi Santai, Sinergi Kuat! PLN IP UBP dan UP3 Sanggau Dekatkan Diri dengan Media Lokal
BNNK Sanggau Luncurkan Desa Bersinar di Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau
AJI Kecam Pernyataan KASAD dan Seskab Teddy: “Jangan Bungkam Kritik di Tengah Bencana”

Berita Menarik Lainnya

Pertamina Patra Niaga Siap Menapaki 2026, Melayani Masyarakat Sepenuh Hati
3 hari lalu
Irzam Abdillah Terpilih sebagai Ketua Umum ISKAB Se-Nusantara
4 hari lalu
Pertamina Patra Niaga Bangun Sekolah dan Pesantren Darurat di Pidie Jaya, Pastikan Pendidikan Tak Terhenti
6 hari lalu
Target Pertahankan Gelar Juara, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Perkenalkan Skuad Proliga 2026
6 hari lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar