Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Foto : Ilustrasi
    DAD Kecamatan se-Sanggau Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Rencana Kehadiran Ustaz Abdul Somad
    3 jam lalu
    Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran, Anggota Komisi IV DPR RI Adrianus Asia Sidot Turun ke Kapuas Sanggau
    5 hari lalu
    Gandeng Kesbangpol Sanggau, Paolus Hadi Tegaskan Empat Pilar Jadi Kunci Menjaga Kondusifitas Daerah
    2 minggu lalu
    Target Selesai Sebelum Pemilu 2029, DPD NasDem Sanggau Gelar Peletakan Batu Pertama
    2 minggu lalu
    Wujud Edukasi Demokrasi, SMAN 2 Sanggau Gelar Debat Paslon Ketua dan Wakil Ketua OSIS 2026–2027
    2 minggu lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Nasional > Gelombang Amarah Rakyat: Rumah Menteri & Anggota Dewan Dijarah, DPR Pecat Kader, Istana Janjikan Investigasi
Nasional

Gelombang Amarah Rakyat: Rumah Menteri & Anggota Dewan Dijarah, DPR Pecat Kader, Istana Janjikan Investigasi

VIVM
Diperbarui: 31/08/2025 18:48
VIVM
1 tahun lalu
Bagikan

Jakarta, 31 Agustus 2025 — Gelombang protes yang meletus akhir Agustus memicu serangkaian langkah dramatis: beberapa anggota DPR ditangguhkan oleh partainya, rumah tokoh publik — termasuk rumah Menteri Keuangan — dilaporkan dijarah, dan Istana Kepresidenan turun tangan dengan seruan ketenangan disertai janji investigasi menyeluruh. Perkembangan itu tercatat setelah unjuk rasa 29–30 Agustus yang meluas akibat kematian seorang pengemudi ojek online serta kemarahan publik atas tunjangan parlemen.

Konten
Partai ambil langkah: NasDem menonaktifkan kaderPenjarahan rumah pejabat: klaim dan verifikasiIstana: Presiden tunda kunjungan, minta ketenangan dan usut tuntasPemerintah mundur soal tunjangan — upaya meredam amarahPenegakan hukum: penahanan, Propam, dan pemeriksaan internalDampak politik dan citra internasionalSuara masyarakat & ancaman lanjutan

Partai ambil langkah: NasDem menonaktifkan kader

Partai NasDem mengumumkan penonaktifan sementara dua kadernya, Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, dari keanggotaan DPR menyusul gelombang kemarahan yang juga menyorot rumah-rumah anggota parlemen. Keputusan partai ini diambil sebagai respons cepat untuk meredam eskalasi politik dan publik, sambil menunggu proses internal lanjutan. Keputusan serupa dilaporkan diambil beberapa partai lain untuk anggota yang menjadi target demonstran.

Penjarahan rumah pejabat: klaim dan verifikasi

Laporan-laporan dari media internasional dan lokal menyebutkan rumah beberapa anggota dewan serta kediaman Menteri Keuangan Sri Mulyani sempat menjadi sasaran massa; beberapa video dan unggahan yang beredar memperlihatkan barang-barang diambil dari rumah tokoh-tokoh tersebut sebelum satuan keamanan mengamankan lokasi. Laporan awal Reuters dan South China Morning Post menyebut rumah pejabat dan beberapa properti politikus dijarah di beberapa kota. Redaksi menekankan bahwa rincian soal barang yang hilang dan total kerugian masih diverifikasi otoritas setempat.

Istana: Presiden tunda kunjungan, minta ketenangan dan usut tuntas

Presiden Prabowo Subianto membatalkan kunjungan kenegaraan dan memanggil rapat gabungan untuk mengatasi situasi. Dalam pernyataan publik, Presiden menyampaikan duka atas korban dan memerintahkan penyelidikan menyeluruh terhadap insiden yang menimbulkan korban jiwa serta perusakan fasilitas publik. Ia juga menyatakan langkah-langkah kebijakan untuk menanggapi tuntutan publik, termasuk pembahasan pengurangan sejumlah fasilitas dan tunjangan bagi anggota parlemen.

Pemerintah mundur soal tunjangan — upaya meredam amarah

Di bawah tekanan publik, parpol-parpol dan pimpinan nasional menyetujui pencabutan atau pembekuan beberapa tunjangan dan fasilitas untuk wakil rakyat—sebuah konsesi yang dimaksudkan untuk meredakan kemarahan massa dan menunjukkan respons konkret terhadap tuntutan antikorupsi. Reuters dan Bloomberg melaporkan bahwa beberapa skema tunjangan telah disetujui untuk dikurangi atau ditangguhkan.

Baca juga

Dapur Ditutup, Mendagri Kumpulkan Kepala Daerah: Pemerintah Mulai Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
PJ Bupati Sanggau Lantik PAW Pimpinan BAZNAS Kabupaten Sanggau Periode 2022-2024
Relawan Anies Baswedan Gelar Senam Sehat Perubahan di Kabupaten Sanggau

Penegakan hukum: penahanan, Propam, dan pemeriksaan internal

Kepolisian menyatakan sedang memproses sejumlah laporan: penyelidikan internal terhadap oknum aparat yang terlibat dalam insiden sebelumnya, penahanan pelaku pengrusakan dan penjarahan, serta kerja sama dengan institusi pengawas seperti Ombudsman. Propam disebutkan akan memeriksa dugaan pelanggaran prosedur oleh aparat yang bertugas pada peristiwa-peristiwa awal unjuk rasa. Beberapa media juga melaporkan adanya ratusan penangkapan di sejumlah daerah terkait aksi rusuh.

- Advertisement -

Dampak politik dan citra internasional

Peristiwa ini telah mendapatkan sorotan luas dari media internasional—dari Reuters, AP hingga SCMP—yang menempatkan aksi dan respons pemerintah dalam konteks lebih luas soal ketimpangan ekonomi, kepercayaan publik terhadap institusi, dan tekanan terhadap praktik elit politik. Pembatalan kunjungan presiden ke luar negeri, penyelenggaraan rapat darurat, serta pengumuman pembekuan tunjangan menunjukkan betapa krisis domestik ini berdampak langsung pada kebijakan dan diplomasi.

Suara masyarakat & ancaman lanjutan

Di media sosial, tagar protes dan dokumentasi insiden menyebar cepat—menjadi tekanan tambahan bagi pengambil kebijakan. Di sisi lain, ada kekhawatiran otoritas bahwa aksi yang berujung pada penjarahan rumah pejabat bisa memicu tindakan kekerasan lebih lanjut atau vigilante. Pemerintah mengimbau agar aspirasi disalurkan lewat saluran damai dan legal sementara berjanji mengusut tuntas semua dugaan pelanggaran, baik yang dilakukan massa maupun aparat.

TAG:Investigasi IstanaPengnonaktifan DewanPenjarahan Massa
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Gandeng PMI Sanggau, ANTAM Bagikan Masker untuk Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla
Sinergi PT GKM dan AJS Bantu Pemkab Sanggau Atasi Dampak Kabut Asap
Sentuh Masyarakat Dusun Periji, Kades Pana Apresiasi Kegigihan Polres Sanggau Cegah Karhutla dan Bantu Warga
Dukung Kesejahteraan Warga Noyan, CSR PT GKM Bersinergi dengan TNI Bangun Jembatan Armco Sungai Dangin
Sabu 1,56 Gram dan Bong Diamankan, Tim Tindak Polsek Kembayan Gagalkan Peredaran Narkoba

Berita Menarik Lainnya

Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,8 Ton Timah di Bangka Tengah, Selamatkan Rp 1,8 Miliar
3 bulan lalu
KUHAP Baru Berlaku, PERADI PROFESIONAL Dorong Penguatan Advokat dalam Panca Wangsa Penegak Hukum
5 bulan lalu
Wabup Sanggau Dorong Harmonisasi Kebijakan Pusat-Daerah di Forum ASWAKADA 2026
5 bulan lalu
Polisi Ringkus Pria di Kembayan Sanggau, 4,42 Gram Sabu dan Timbangan Disita
5 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar