Sanggau,Haloklbar.com – Memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026, PLN Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Sanggau menggelar simulasi tanggap darurat besar-besaran.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 27-28 Januari 2026 ini, menggandeng Direktorat Pengamanan Objek Vital (PAMOVIT) Polda Kalimantan Barat dan Polres Sanggau guna memperkuat kesiapsiagaan di lingkungan Objek Vital Nasional (Obvitnas).
Simulasi ini tidak hanya melibatkan jajaran manajemen, tetapi juga personel TNI, Polri, pegawai PLN, hingga Tenaga Alih Daya di PLTU Sanggau.
Fokus utama latihan ini adalah menghadapi skenario ancaman keamanan, gangguan operasional, hingga prosedur evakuasi personel di area pembangkit.
Manager Unit PLN Indonesia Power UBP Sanggau menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama perusahaan dalam menjalankan operasional kelistrikan.
“Langkah strategis ini diambil untuk memastikan seluruh insan perusahaan memiliki kemampuan memadai dalam menghadapi situasi darurat. Kami ingin prosedur yang ada benar-benar efektif dan terkoordinasi dengan baik,” ungkapnya.
Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang simulasi. Imam, salah satu perwakilan peserta, menyebutkan bahwa pelatihan ini sangat krusial untuk menumbuhkan rasa peduli terhadap potensi bahaya di lingkungan kerja.
“Harapannya, kita menjadi lebih peduli terhadap bahaya keselamatan di PLTU Sanggau. Pelatihan ini menjadi pembiasaan bagi tim agar mampu melaksanakan tanggap darurat dengan prosedur yang benar,” kata Imam.
Pihak kepolisian turut memberikan pendampingan teknis dan evaluasi. PS. Kanit 2 Audit Ditpamobvit Polda Kalbar, Dwi Agus P, SH, memberikan apresiasi tinggi atas kelancaran kegiatan selama dua hari penuh tersebut.
“Luar biasa, antusias teman-teman sangat tinggi. Kegiatan berjalan lancar,” ujar Dwi Agus
Ia juga berpesan agar seluruh petugas terus meningkatkan kualitas kerja, mengingat peran vital mereka dalam menyuplai energi listrik bagi masyarakat.
“Terus tingkatkan kemampuan. Kita adalah pelayan di bidang energi. Listrik adalah kebutuhan dasar, sehingga masyarakat harus benar-benar merasa terayomi dengan pelayanan yang baik,” tutupnya.(***)
Sinergi PLN IP, Polda Kalbar, dan TNI Perkuat Pengamanan Obvitnas di Sanggau
Bagikan
