Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sanggau Menurun pada 2025, Kekerasan Seksual Masih Mendominasi
    18 jam lalu
    Tanggap Bencana, BPBD Sanggau Sediakan Layanan Call Center 24 Jam: Catat Nomornya!
    18 jam lalu
    Wujudkan Swasembada Pangan, Yon TP 833 Bumi Daranante Gelar Tanam Padi Perdana di Desa Lape
    23 jam lalu
    Rayakan Satu Abad, Paroki Katedral Sanggau Gelar Talkshow Inspiratif: “Belajar dari Sejarah untuk Membuat Sejarah”
    24 jam lalu
    Butuh Dana Rp 2 Miliar, Pembangunan Drainase Jalan Agus Salim Sanggau Dikerjakan Bertahap
    2 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Peristiwa > Tren Penipuan Kecerdasan Buatan: Lebih dari 70 Ribu Laporan Masuk ke OJK
Peristiwa

Tren Penipuan Kecerdasan Buatan: Lebih dari 70 Ribu Laporan Masuk ke OJK

VIVM
Diperbarui: 06/08/2025 23:21
VIVM
5 bulan lalu
Bagikan

Jakarta, Agustus 2025 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap lonjakan fenomenal dalam kasus penipuan digital yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI). Anggota Dewan Komisioner sekaligus Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen—Friderica Widyasari Dewi—menyatakan bahwa sejak awal tahun hingga 29 Juli 2025, berlaku lebih dari 70.000 laporan penipuan AI yang masuk ke lembaganya.

Konten
Modus Penipuan: AI Deepfake & Voice Cloning Jadi SenjataStatistik Laporan OJK Hingga Juli 2025Dampak Nyata: Rekening Bisa Kosong SekejapImbauan Kewaspadaan dari OJKSaat AI Jadi Senjata untuk Menguras Rekening

Modus Penipuan: AI Deepfake & Voice Cloning Jadi Senjata

Pelaku kejahatan menggunakan voice cloning—meniru suara korban yang diambil dari media sosial atau rekaman sebelumnya—untuk menelepon keluarga atau rekan korban dan meminta transfer uang secara meyakinkan. Tidak kalah canggih, deepfake video digunakan untuk memanipulasi wajah dan gesture korban agar terlihat seolah komunikasi asli sedang berlangsung.

Friderica menjelaskan:

“Suara dan wajah tiruan dibuat agar terdengar serta terlihat sangat meyakinkan, sehingga korban lengah dan mentransfer uang.”.


Statistik Laporan OJK Hingga Juli 2025

Berdasarkan data pengaduan dari OJK:

  • 39.108 laporan: modus penipuan dalam jual beli online palsu

  • 20.628 laporan: panggilan telepon palsu (fake call) dengan suara yang meniru korban

  • 14.533 laporan: penipuan investasi yang menggunakan teknologi AI.

Total emergensi sangat besar ini menandakan perubahan paradigma kejahatan digital di Indonesia.

Baca juga

Oppo F31 Series: Baterai Raksasa 7.000 mAh & Durabilitas Tingkat Militer
19/08/2025
How to Do the Superman Standing Exercise

Dampak Nyata: Rekening Bisa Kosong Sekejap

Tidak hanya pengaduan—OJK melalui Indonesia Anti‑Scam Centre (IASC) mencatat:

- Advertisement -
  • Total laporan konsumen sektor jasa keuangan hingga pertengahan Juli: 268.908

  • Lebih dari 267.962 rekening terindikasi terkait penipuan; 56.986 sudah diblokir oleh pihak berwenang

  • Total kerugian mencapai Rp 3,4 triliun, dengan pemblokiran dana korban sebesar Rp 558,7 miliar.


Imbauan Kewaspadaan dari OJK

Friderica mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya hanya karena suara atau wajah muncul di layar, meski terdengar atau terlihat sangat mirip:

  • Selalu verifikasi langsung jika menerima permintaan uang atau data pribadi

  • Jangan berbagi informasi sensitif dengan siapa saja di platform publik

  • Kenali tanda-tanda kejanggalan dalam audio/video, seperti nada suara yang tidak natural atau gerakan wajah yang aneh.

OJK juga mendesak pihak perbankan dan fintech untuk memperkuat sistem keamanan, serta memperbanyak edukasi publik lewat literasi digital.


Saat AI Jadi Senjata untuk Menguras Rekening

Jika dulu peretas mengandalkan malware atau phishing, kini penipuan digital telah memasuki era baru dengan AI sebagai alat utama untuk menipu korban secara psikologis. Dengan puluhan ribu laporan penipuan AI dan kerugian ratusan miliar rupiah, informasi dan kewaspadaan menjadi benteng utama melindungi masyarakat.

Anda merasa menjadi korban atau menemukan kasus mencurigakan? Segera laporkan melalui layanan resmi APPK atau ke Indonesia Anti‑Scam Centre (IASC) milik OJK.

TAG:kecerdasan buatanpengurasan m-banking
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk1
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Dukung Kebijakan Pemerintah, Warga Meliau Distribusikan BBM ke Pedalaman
Jelang Nataru, TPID Sanggau Gelar Monitoring Terpadu, Pastikan Stok dan Stabilitas Harga Pangan Aman
Sanggau Jadi Magnet Pingpong Kalbar, Atlet dari Melawi Hingga Sambas Bertarung di Kecala Cup 3
Sudah Menang Tender Rp9,2 Miliar, Jalan Kembayan-Balai Sebut Masih Rusak Parah, Warga Bertanya-tanya
BNNK Sanggau Luncurkan Desa Bersinar di Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau

Berita Menarik Lainnya

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sanggau Menurun pada 2025, Kekerasan Seksual Masih Mendominasi
18 jam lalu
AJI Kecam Pernyataan KASAD dan Seskab Teddy: “Jangan Bungkam Kritik di Tengah Bencana”
3 minggu lalu
Kawal Aspirasi Petani, Paolus Hadi Fasilitasi Penyaluran 15.000 Bibit Karet Unggul di Desa Tae Sanggau
4 minggu lalu
Mewakili Gubernur, Kadisbun Kalbar Tegaskan Komitmen Peremajaan Karet Rakyat di Desa Tae Sanggau
4 minggu lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar