Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Jalur Internasional Sanggau-Entikong Terendam Banjir, BPBD: Ketinggian Capai 50 CM
    1 hari lalu
    Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sanggau Menurun pada 2025, Kekerasan Seksual Masih Mendominasi
    2 hari lalu
    Tanggap Bencana, BPBD Sanggau Sediakan Layanan Call Center 24 Jam: Catat Nomornya!
    2 hari lalu
    Wujudkan Swasembada Pangan, Yon TP 833 Bumi Daranante Gelar Tanam Padi Perdana di Desa Lape
    2 hari lalu
    Rayakan Satu Abad, Paroki Katedral Sanggau Gelar Talkshow Inspiratif: “Belajar dari Sejarah untuk Membuat Sejarah”
    2 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Nasional > “Pajak Melonjak, Suara Membara” — Demo Vs Kenaikan PBB, Tuntut Pemerintah Lokal Setop Biarkan Warga Terbebani
Nasional

“Pajak Melonjak, Suara Membara” — Demo Vs Kenaikan PBB, Tuntut Pemerintah Lokal Setop Biarkan Warga Terbebani

VIVM
Diperbarui: 15/08/2025 23:32
VIVM
5 bulan lalu
Bagikan

Jakarta, 15 Agustus 2025 — Lonjakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga ribuan persen memicu gelombang protes di berbagai wilayah Indonesia. Dari Jawa hingga Sulawesi, masyarakat menuntut pembatalan dan keadilan, menolak beban pajak yang dinilai tak masuk akal.

Konten
Daerah Terdampak & Skala Kenaikan PajakProtes Terstructured: Antara Marah dan TerorganisirSorotan Nasional: Tekanan Politik dan Respons PublikSuara Warga: Dari Gusar hingga Sindiran Kreatif

Daerah Terdampak & Skala Kenaikan Pajak

Daerah Lonjakan Tarif PBB Tindak Lanjut Masyarakat
Jombang (Jatim) Hingga 1.202% naik — warga menyampaikan protes simbolik dengan membayar pakai koin. Aksi demonstrasi dan tuntutan pembenahan sistem.
Cirebon (Jabar) Naik 1.000%, tagihan melonjak dari Rp 6,3 juta ke Rp 65 juta. Paguyuban Pelangi Cirebon bergerak seperti di Pati.
Pati (Jateng) Rencana PBB naik 250%, memicu demo besar (85.000–100.000 orang). PBB dibatalkan, DPRD bentuk hak angket terhadap Bupati Sudewo.
Semarang (Jateng) Penyesuaian hingga 400% terdampak zona nilai tanah. Masyarakat menyampaikan kritik, dorong mekanisme bertahap.
Bone (Sulsel) Kenaikan sekitar 300% (atau penyesuaian ZNT). Demo mahasiswa di DPRD, ketegangan dengan Satpol PP.
Bengkulu (Bengkulu) Beberapa jenis pajak melonjak — motor dari Rp 150 ribu ke Rp 250 ribu, PBB rumah dari Rp 70 ribu ke Rp 150 ribu. Warga mengeluh, pelaku usaha rental alami kredit macet.

Protes Terstructured: Antara Marah dan Terorganisir

  • Pati: Demonstrasi massal terjadi setelah bupati menetapkan kenaikan 250%. Ummat protes bersatu dalam Aliansi Masyarakat Pati dan digalang santri serta mahasiswa. Bahkan donasi dipersiapkan untuk logistik aksi. Setelah tekanan publik, Bupati akhirnya membatalkan kebijakan dan meminta maaf.

  • Bone: Ratusan mahasiswa dari HMI dan PMII menolak kenaikan PBB tanpa sosialisasi. Aksi memuncak saat massa mencoba membakar ban di depan kantor bupati, yang berujung bentrokan dengan Satpol PP. Massa akhirnya ditemui oleh Wabup, yang membantah adanya kenaikan PBB—hanya NJOP yang disesuaikan.


Sorotan Nasional: Tekanan Politik dan Respons Publik

  • Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi, menyerukan evaluasi atas keputusan pajak. Ia mengimbau agar kebijakan diinformasikan secara jelas, lekat dengan penegasan bahwa “kasihan masyarakat.”

  • Menteri Dalam Negeri (Tito Karnavian) dan anggota DPR (Mardani Ali Sera) menyoroti pentingnya dialog publik. Tito menegur Bupati Pati, sedangkan Mardani menyarankan agar Pemda mencari PAD lewat investasi dan UMKM, bukan menambah beban warga.


Suara Warga: Dari Gusar hingga Sindiran Kreatif

  • Seorang petani di Jawa Tengah ditulis media:

    “Kami bukan menolak membayar pajak, tapi kenaikannya tidak masuk akal. Seolah rakyat dipaksa membayar lebih di saat ekonomi sedang sulit.”

  • Di media sosial, seorang netizen membandingkan keadaan:

    “Kalau negara tidak mendengarkan suara rakyat, buat apa kita bayar pajak?”

Draft biaya tinggi tidak diterima begitu saja; warga juga cenderung skeptis terhadap efektivitas pemerataan penggunaan pajak oleh pemerintah.


Kenaikan pajak yang ekstrem—hingga 1.200%—membuka luka lama: minimnya komunikasi publik dan rasa ketidakadilan membuat masyarakat mengorganisir protes yang masif. Pemerintah baik di tingkat daerah maupun pusat perlu belajar dari situasi ini: dialog lebih awal, pendekatan sosial, dan solusi fiskal alternatif sangat dibutuhkan agar stabilitas dan kepercayaan publik dapat kembali terjaga.

TAG:Demo Pajak PBBRakyat Terbebani PajakTarif Pajak 1.200%
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Sudah Menang Tender Rp9,2 Miliar, Jalan Kembayan-Balai Sebut Masih Rusak Parah, Warga Bertanya-tanya
Sanggau Jadi Magnet Pingpong Kalbar, Atlet dari Melawi Hingga Sambas Bertarung di Kecala Cup 3
BNNK Sanggau Luncurkan Desa Bersinar di Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau
Ngopi Santai, Sinergi Kuat! PLN IP UBP dan UP3 Sanggau Dekatkan Diri dengan Media Lokal
AJI Kecam Pernyataan KASAD dan Seskab Teddy: “Jangan Bungkam Kritik di Tengah Bencana”

Berita Menarik Lainnya

Pertamina Patra Niaga Siap Menapaki 2026, Melayani Masyarakat Sepenuh Hati
2 hari lalu
Irzam Abdillah Terpilih sebagai Ketua Umum ISKAB Se-Nusantara
3 hari lalu
Pertamina Patra Niaga Bangun Sekolah dan Pesantren Darurat di Pidie Jaya, Pastikan Pendidikan Tak Terhenti
5 hari lalu
Target Pertahankan Gelar Juara, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Perkenalkan Skuad Proliga 2026
5 hari lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar