Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Jalur Internasional Sanggau-Entikong Terendam Banjir, BPBD: Ketinggian Capai 50 CM
    8 jam lalu
    Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sanggau Menurun pada 2025, Kekerasan Seksual Masih Mendominasi
    1 hari lalu
    Tanggap Bencana, BPBD Sanggau Sediakan Layanan Call Center 24 Jam: Catat Nomornya!
    1 hari lalu
    Wujudkan Swasembada Pangan, Yon TP 833 Bumi Daranante Gelar Tanam Padi Perdana di Desa Lape
    1 hari lalu
    Rayakan Satu Abad, Paroki Katedral Sanggau Gelar Talkshow Inspiratif: “Belajar dari Sejarah untuk Membuat Sejarah”
    1 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Kalimantan Barat > Sanggau > Aliansi Borneo Raya Menggugat Sampaikan 13 Tuntutan pada Pemerintah Pusat di Perbatasan Entikong
Sanggau

Aliansi Borneo Raya Menggugat Sampaikan 13 Tuntutan pada Pemerintah Pusat di Perbatasan Entikong

kornelis
Diperbarui: 18/08/2025 13:18
kornelis
5 bulan lalu
Bagikan

Entikong, Kalimantan Barat – Haloklbar.com

Bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Aliansi Borneo Raya Menggugat yang mengatasnamakan masyarakat adat dan lokal di Kalimantan, menyampaikan 13 tuntutan kepada pemerintah pusat. Aksi damai ini berlangsung pada 17 Agustus 2025 di perbatasan Entikong, Kalimantan Barat.

Dalam pernyataan yang dibacakan oleh Andreas Ketua aliansi boreno raya  di dampingi wakil ketuanya Antonius Angeu, tuntutan mereka mencakup berbagai isu penting, mulai dari hak masyarakat adat hingga pembangunan yang lebih merata.

Beberapa poin utama yang disuarakan dalam gugatan tersebut meliputi:

Pencabutan Status Lahan Adat: Aliansi menuntut agar pemerintah mencabut status Hutan Lindung, Hutan Kawasan, Hutan Produksi, dan Hak Guna Usaha (HGU) yang tumpang tindih dengan lahan-lahan milik masyarakat adat.

Baca juga

Tim Gabungan PORA Kalbar Tinjau Wilayah Perbatasan Entikong, Diduga rawan terjadinya tindak kejahatan TPPO
Dinas Penanaman Modal Satu Pintu Kabupaten Sanggau Lakukan  Sosialisasi Perizinan Usaha 
Hurbertus V Wake Sampaikan Selamat Melakukan Kongres Untuk HMI dan Munas KOHATI 

Pembangunan Infrastruktur Berbasis Luas Wilayah: Aliansi mengkritik kebijakan pembangunan yang dinilai mengesampingkan Kalimantan. Mereka mendesak agar pembangunan jalan dan jembatan diukur berdasarkan luas wilayah, bukan hanya jumlah penduduk. Mereka juga meminta agar status jalan perbatasan ditingkatkan menjadi Proyek Strategis Nasional (PSN).

- Advertisement -

Afirmasi untuk Putra-Putri Daerah: Tuntutan ini bertujuan memberikan prioritas bagi putra-putri Kalimantan dalam penerimaan di institusi negara seperti TNI-Polri dan sekolah kedinasan, serta dalam pekerjaan di BUMN dan BUMD.

Percepatan Daerah Otonomi Baru (DOB) dan Dana Bagi Hasil (DBH): Aliansi meminta percepatan pembentukan DOB seperti Provinsi Kapuas Raya dan Kabupaten Sekayam. Selain itu, mereka menuntut penyesuaian DBH menjadi 70% dari pengelolaan sumber daya alam di wilayah tersebut.

Penolakan Intoleransi dan Perlindungan Budaya: Dengan tegas, Aliansi Borneo Raya Menggugat menolak segala bentuk intoleransi di Kalimantan. Mereka juga meminta aparat penegak hukum untuk menghormati kearifan lokal serta hukum adat. Aliansi juga menekankan bahwa bendera merah, kuning, dan biru merupakan simbol budaya, bukan bendera pemberontakan.

Aliansi ini berharap pemerintah pusat dapat mendengarkan dan menindaklanjuti tuntutan mereka demi terciptanya kesejahteraan dan keadilan yang lebih merata bagi seluruh masyarakat Kalimantan.(***)

TAG:Borneo RayaEntikongIndonesiaKalimantan BaratPerbatasan
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka26
Sedih0
Bahagia2
Ngantuk4
Marah0
Aneh7

Terpopuler

Sudah Menang Tender Rp9,2 Miliar, Jalan Kembayan-Balai Sebut Masih Rusak Parah, Warga Bertanya-tanya
Jelang Nataru, TPID Sanggau Gelar Monitoring Terpadu, Pastikan Stok dan Stabilitas Harga Pangan Aman
Sanggau Jadi Magnet Pingpong Kalbar, Atlet dari Melawi Hingga Sambas Bertarung di Kecala Cup 3
BNNK Sanggau Luncurkan Desa Bersinar di Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau
AJI Kecam Pernyataan KASAD dan Seskab Teddy: “Jangan Bungkam Kritik di Tengah Bencana”

Berita Menarik Lainnya

Jalur Internasional Sanggau-Entikong Terendam Banjir, BPBD: Ketinggian Capai 50 CM
8 jam lalu
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sanggau Menurun pada 2025, Kekerasan Seksual Masih Mendominasi
1 hari lalu
Tanggap Bencana, BPBD Sanggau Sediakan Layanan Call Center 24 Jam: Catat Nomornya!
1 hari lalu
Wujudkan Swasembada Pangan, Yon TP 833 Bumi Daranante Gelar Tanam Padi Perdana di Desa Lape
1 hari lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar