Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Jalur Internasional Sanggau-Entikong Terendam Banjir, BPBD: Ketinggian Capai 50 CM
    5 jam lalu
    Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sanggau Menurun pada 2025, Kekerasan Seksual Masih Mendominasi
    23 jam lalu
    Tanggap Bencana, BPBD Sanggau Sediakan Layanan Call Center 24 Jam: Catat Nomornya!
    23 jam lalu
    Wujudkan Swasembada Pangan, Yon TP 833 Bumi Daranante Gelar Tanam Padi Perdana di Desa Lape
    1 hari lalu
    Rayakan Satu Abad, Paroki Katedral Sanggau Gelar Talkshow Inspiratif: “Belajar dari Sejarah untuk Membuat Sejarah”
    1 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Kalimantan Barat > Sanggau > Dua Nyawa Melayang di Perut Kapal, Diduga Terpapar Udara Beracun Saat Membersihkan Ponton
Kalimantan Barat

Dua Nyawa Melayang di Perut Kapal, Diduga Terpapar Udara Beracun Saat Membersihkan Ponton

kornelis
Diperbarui: 28/08/2025 17:01
kornelis
4 bulan lalu
Bagikan
Foto : Evakuasi Dengan keterbatasan alat, tim medis dan polisi yang tiba di lokasi harus berjuang ekstra.

Sanggau – Haloklbar.com
Sebuah peristiwa memilukan terjadi di perairan Sanggau, https://halokalbar.com/, pada Rabu 27 Agustus 2025 dini hari.

Dua Anak Buah Kapal (ABK) ditemukan tak bernyawa di dalam lambung kapal ponton TK. Sinar Kota Besi III, sebuah tragedi yang diduga kuat disebabkan oleh gas beracun.

Niat tulus seorang juru mudi untuk menyelamatkan kaptennya justru berujung maut bagi keduanya.

Korban pertama, S (49), kapten kapal TB. Kalindo VI, masuk ke dalam perut ponton sekitar pukul 00.50 WIB.

Ia hendak membuang air saat kapal sedang tambat. Namun, saat menuruni tangga sedalam 3,6 meter, ia tiba-tiba limbung dan tak sadarkan diri, roboh di dasar lambung.

Saksi Purnama Alam yang berada di dekatnya langsung berteriak minta tolong. Namun, bau menyengat yang menyeruak dari dalam kapal membuatnya tak berani masuk. Ia segera lari mencari bantuan.

Saat Purnama kembali bersama kru kapal lain, sebuah pemandangan mengerikan menantinya. Korban kedua, SJ (51), juru mudi I, sudah terbaring tak berdaya di samping S.

Diduga kuat, SJ yang datang lebih dulu sempat berusaha menolong kaptennya, namun ia justru ikut tumbang, menjadi korban kedua dari udara beracun yang mematikan.

Foto : Saat Tim gabungan Berhasil mengevakuasi kedua korban dari lambung Kapal

Evakuasi pun berlangsung dramatis. Dengan keterbatasan alat, tim medis dan polisi yang tiba di lokasi harus berjuang ekstra.

Mereka akhirnya berhasil mengangkat kedua korban menggunakan tali dengan bantuan para kru. Namun, naas, tim medis menyatakan keduanya sudah tidak bernyawa.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Kapolsek Tayan Hilir, AKP Sihar Binardi Siagian.

Pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti tragedi ini. Namun, dugaan awal mengarah pada kecelakaan kerja akibat keracunan gas berbahaya yang terperangkap di dalam lambung kapal.

Kisah pilu ini menjadi pengingat pahit tentang pentingnya standar keselamatan kerja, terutama di lingkungan yang penuh risiko seperti kapal.(***)

TAG:KapalKecelakaanKeracunanKetenagakerjaantransportasi
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Jelang Nataru, TPID Sanggau Gelar Monitoring Terpadu, Pastikan Stok dan Stabilitas Harga Pangan Aman
Sudah Menang Tender Rp9,2 Miliar, Jalan Kembayan-Balai Sebut Masih Rusak Parah, Warga Bertanya-tanya
Sanggau Jadi Magnet Pingpong Kalbar, Atlet dari Melawi Hingga Sambas Bertarung di Kecala Cup 3
BNNK Sanggau Luncurkan Desa Bersinar di Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau
Ngopi Santai, Sinergi Kuat! PLN IP UBP dan UP3 Sanggau Dekatkan Diri dengan Media Lokal

Berita Menarik Lainnya

Jalur Internasional Sanggau-Entikong Terendam Banjir, BPBD: Ketinggian Capai 50 CM
5 jam lalu
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sanggau Menurun pada 2025, Kekerasan Seksual Masih Mendominasi
23 jam lalu
Tanggap Bencana, BPBD Sanggau Sediakan Layanan Call Center 24 Jam: Catat Nomornya!
23 jam lalu
Wujudkan Swasembada Pangan, Yon TP 833 Bumi Daranante Gelar Tanam Padi Perdana di Desa Lape
1 hari lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar