Haloklbar.com – Telur, bahan makanan yang mudah didapat dan harganya terjangkau, ternyata menyimpan segudang manfaat luar biasa untuk tumbuh kembang anak.
Bukan sekadar mitos, berbagai penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa konsumsi telur secara rutin dapat mendukung perkembangan otak, kekuatan fisik, hingga sistem kekebalan tubuh si kecil.
Menurut dr. Elizabeth J. Johnson, seorang ahli gizi anak dari American Academy of Pediatrics, telur adalah sumber protein berkualitas tinggi yang esensial untuk pembangunan sel dan jaringan tubuh anak.
“Protein dalam telur memiliki semua asam amino yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan optimal,” jelasnya dalam sebuah laporan penelitian.
Manfaat Utama Telur untuk Anak Berdasarkan Bukti Ilmiah:
Meningkatkan Perkembangan Otak: Telur kaya akan kolin, nutrisi penting yang berperan besar dalam perkembangan otak dan memori.
Sebuah studi yang diterbitkan di jurnal “Nutrients” menemukan bahwa asupan kolin yang cukup pada masa kanak-kanak berhubungan erat dengan fungsi kognitif yang lebih baik. Selain itu, asam lemak omega-3 (terutama DHA) yang juga terkandung dalam telur, sangat vital untuk pembentukan sel-sel saraf otak.
Mendukung Kesehatan Mata: Telur mengandung lutein dan zeaxanthin, dua antioksidan kuat yang melindungi mata dari kerusakan akibat sinar biru dan paparan lingkungan. Konsumsi nutrisi ini sejak dini dapat membantu menjaga kesehatan mata anak dalam jangka panjang.
Membangun Tulang dan Otot yang Kuat: Protein dan vitamin D dalam telur bekerja sama untuk memperkuat tulang dan otot. Vitamin D membantu tubuh menyerap kalsium dengan lebih efisien, kunci utama untuk mencegah risiko rakitis dan memastikan pertumbuhan tulang yang kokoh.
Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh: Kandungan vitamin A, B12, dan selenium dalam telur berperan penting dalam menjaga sistem imun anak agar tetap prima. Nutrisi ini membantu tubuh melawan infeksi dan penyakit, menjadikan anak lebih sehat dan tidak mudah sakit.
“Orang tua tidak perlu khawatir dengan kolesterol. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kolesterol dari makanan tidak berdampak signifikan pada kolesterol darah, terutama pada anak-anak yang aktif,” tambah dr. Johnson.
Untuk mendapatkan manfaat maksimal, pastikan telur dimasak hingga matang sempurna untuk menghindari risiko bakteri salmonella. Telur bisa disajikan dalam berbagai olahan menarik seperti telur orak-arik, rebus, atau dicampur ke dalam menu favorit anak lainnya.(***)
