Atasi Kenaikan Harga, Pemkab Sanggau dan Kementan Salurkan Bantuan Bibit Cabai ke 135 Kelompok

Sanggau,Haloklbar.com
Pemerintah Kabupaten Sanggau meluncurkan program bantuan ribuan bibit cabai sebagai upaya strategis untuk menekan laju inflasi dan memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga.

Program ini didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui inisiatif anggota DPR RI.
Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberdayakan masyarakat agar dapat memanfaatkan pekarangan rumah sebagai lahan produktif.

“Ini adalah bagian dari program pekarangan gizi, yang merupakan inisiatif pusat dan didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Sanggau,” ujarnya.17 September 2025.

Gerakan ini dilatarbelakangi oleh harga cabai yang fluktuatif dan kerap menjadi sorotan utama dalam rapat inflasi. Cabai merupakan salah satu komoditas hortikultura yang harganya seringkali melonjak tinggi di pasaran.

“Kami berharap gerakan ini tidak hanya dilakukan oleh kelompok tani, tetapi juga oleh sekolah, keluarga, dan organisasi masyarakat. Mari kita tanam setidaknya lima pohon cabai di setiap rumah,” tambah Susana.

Sementara itu, Kepala Dishangpang Hortikan Kabupaten Sanggau, Kubin, memaparkan rincian bantuan yang diterima dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian.

Bantuan ini merupakan bagian dari program pemanfaatan pekarangan yang diberikan kepada 135 kelompok penerima.

“Sebanyak 120 kelompok merupakan program Pokok Pikiran (Pokir) yang diinisiasi oleh Bapak Paulus Hadi, anggota DPR RI Komisi IV. Sisanya, 15 kelompok, adalah program reguler,” jelas Kubin.

Setiap kelompok penerima mendapatkan paket lengkap yang berisi sarana produksi pertanian (saprodi) dan sarana prasarana pertanian (saprotan).

Paket ini mencakup berbagai bibit tanaman, seperti cabai, sayuran, dan pisang, serta pupuk, pestisida, herbisida, dan alat semprot (sprayer).

“Ketika harga pangan tinggi, tentu akan berdampak pada daya beli masyarakat,” kata Kubin.

“Program ini diharapkan menjadi salah satu upaya efektif untuk mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan di daerah.”

Dengan adanya bantuan ini, pemerintah berharap masyarakat mampu memanfaatkan pekarangan mereka secara optimal, tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari, tetapi juga untuk mendapatkan keuntungan ekonomi saat harga komoditas meningkat.

Program ini sejalan dengan visi Kabupaten Sanggau untuk mewujudkan ketahanan pangan yang maju, berkelanjutan, dan berkeadilan, serta mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2045.(***)

Bagikan
Exit mobile version