BPM Kalbar Desak APH Usut Tuntas Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis

Pongianak,Haloklbar.com– Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera menindaklanjuti kasus dugaan keracunan massal dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Insiden yang viral di Pontianak,Ketapang dan  Sanggau ini dianggap BPM sangat merugikan masyarakat dan negara.


Ketua Umum BPM, Gusti Edi, menegaskan bahwa kasus ini harus diusut tuntas.

“Kami minta APH untuk bertindak tegas dalam kasus tersebut. APH jangan jadi penonton dan jadi pendengar saja. Kalau ada unsur pidananya, tindak lanjut dan proses secara hukum yang berlaku,” ujar Gusti Edi. Pada 24 September 2025.

Gusti Edi mempertanyakan apa sebenarnya yang menjadi kendala utama dalam program ini.

“Apakah karena membeli makanan yang berkualitas rendah, atau diserahkan kepada pihak yang bukan ahlinya demi mendapat keuntungan lebih? Atau bahkan ada banyak pertanyaan lainnya,” ungkapnya.

Menurutnya, jika terbukti ada unsur kesengajaan dalam kejadian keracunan ini, maka hal itu menunjukkan adanya niat buruk dari pihak tertentu.

Oleh karena itu, BPM akan terus memantau setiap langkah yang diambil oleh APH.

“Kami ingin program ini berjalan bersih dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Kalimantan Barat,” tutup Gusti Edi.(***)

Bagikan
Exit mobile version