Bukan Cuma Balita, Sanggau Punya 1.290 Fasilitas Kesehatan Komunitas! Ini Data Posyandu Remaja hingga Lansia

Sanggau, Halokalbar.com – Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau secara spesifik menyoroti upaya penguatan layanan dasar kesehatan berbasis komunitas, seiring implementasi regulasi baru dan data fasilitas kesehatan yang ada di wilayah tersebut.

Penekanan diberikan pada transformasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) menjadi New Posyandu untuk menjangkau seluruh tahapan kehidupan masyarakat.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Najori, menyebutkan bahwa terbitnya Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pos Pelayanan Terpadu membawa perubahan signifikan.

Regulasi ini mengubah struktur kelembagaan Posyandu menjadi New Posyandu dan mentransformasi Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) Posyandu menjadi Tim Pembina Posyandu.

Tim Pembina Posyandu ini kini mencakup kolaborasi enam bidang penting, yaitu: kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum dan perumahan rakyat, serta ketertiban dan perlindungan masyarakat. Perubahan ini menunjukkan Posyandu tidak lagi hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak, melainkan menjadi layanan terpadu lintas sektor.


Data Fasilitas Layanan Komunitas di Sanggau
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, saat ini fasilitas layanan kesehatan berbasis komunitas telah tersebar luas, mencakup:

671 Posyandu balita yang tersebar di 15 kecamatan dan 19 puskesmas.

156 Posbindu Penyakit Tidak Menular (PTM) untuk usia produktif.

84 Posyandu remaja.

379 Posyandu lansia.

Najori menekankan bahwa dengan sebaran data tersebut, upaya peningkatan kapasitas kader terus dilakukan melalui pelatihan dan pembinaan agar Posyandu mampu memberikan layanan yang menyeluruh untuk setiap tahap kehidupan, mulai dari anak-anak hingga lanjut usia.

“Transformasi ini tidak bisa dilakukan oleh satu sektor saja. Diperlukan kolaborasi lintas sektor, lintas bidang, dan lintas program kesehatan agar target Posyandu aktif dapat tercapai,” tegas Najori.

Ia berharap, penguatan dan kolaborasi dalam kerangka New Posyandu ini dapat memberikan dampak signifikan bagi kesehatan masyarakat Sanggau, termasuk:

Penurunan angka kematian ibu dan balita.
Peningkatan layanan bagi ibu hamil.
Pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja.
Penekanan penyakit tidak menular pada usia produktif.
Penjagaan kesehatan mental dan fisik lanjut usia.

Najori menutup dengan harapan agar dukungan dari berbagai pihak dapat mewujudkan layanan kesehatan dasar yang lebih kuat dan merata di seluruh Kabupaten Sanggau.(***)

Bagikan
Exit mobile version