Sanggau, Halokalbar.com – Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, didampingi sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah Dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sanggau pada Kamis pagi, 23 Oktober 2025.
Sidak ini bertujuan untuk mengevaluasi secara langsung pelaksanaan Program MBG yang menyasar siswa di berbagai jenjang pendidikan.
Rombongan Wakil Bupati, yang terdiri dari Kepala Dinas Kesehatan Ginting, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Alipius, dan Plt Kepala BPBD Kabupaten Sanggau Budi Darmawan, memulai kunjungan dari Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Evaluasi Proses Pengolahan dan Distribusi Makanan
Dalam keterangannya kepada awak media, Wakil Bupati Susana Herpena menyampaikan bahwa sidak ini adalah bagian dari upaya Pemkab Sanggau untuk memastikan kualitas dan keamanan pangan dalam Program MBG.
“Tadi pagi, sekitar jam 9, kita mulai sidak dari dapur SPPG ya, untuk hari ini melakukan evaluasi terhadap MBG di Kabupaten Sanggau,” ujar Susana Herpena.
Hasil peninjauan menunjukkan bahwa proses pengolahan makanan di beberapa dapur dilakukan dalam porsi besar.
“Mereka ternyata pada saat kita tiba semuanya sudah membungkus dengan porsinya 3.700-an lebih, tapi sudah dimasak sekaligus. Dengan penerima manfaat ada 15 sekolah, itu baik dari PAUD, TK, SD, SMP, dan juga SMK serta SMU,” jelasnya.
Namun, beberapa temuan memerlukan kajian lebih lanjut, khususnya terkait rentang waktu antara proses memasak hingga dikonsumsi oleh anak-anak.
Menurut Wabup, berdasarkan hasil diskusi, ada dapur yang memulai proses masak sejak jam 4 sore di hari sebelumnya, dengan bahan-bahan seperti ayam sudah diantar sejak jam 7 malam dan disimpan dengan proses “ungkep” sebelum digoreng keesokan harinya.
“Tentu saja ini kajian dari sisi kesehatan. Tentunya kesehatan yang punya ahlinya,” tegas Wabup, menggarisbawahi perlunya tinjauan mendalam oleh Dinas Kesehatan.
Perlu Kajian Komprehensif dan Koordinasi Lintas Sektor
Wabup Susana Herpena menekankan bahwa evaluasi ini akan dikaji secara komprehensif bersama tim. Hal-hal yang menjadi fokus adalah proses pengolahan, waktu distribusi, dan bagaimana makanan diterima serta dikonsumsi oleh anak-anak.
“Bagaimana penerima manfaat, bentang waktu, dan juga segala lain-lainnya, tentunya ini perlu proses waktu dan kajian. Karena tidak bisa saya juga menyampaikan secara instan, karena kita punya ahli di bidangnya masing-masing,” katanya.
Wabup juga membuka peluang untuk melakukan uji sampel makanan untuk memastikan keamanan dan kualitas gizi, serta menegaskan pentingnya perbaikan proses agar Program MBG di Kabupaten Sanggau dapat berjalan baik ke depannya.
Sidak ini dilakukan menyusul beberapa isu dan tantangan yang sebelumnya mencuat terkait pelaksanaan MBG di Sanggau, termasuk persoalan koordinasi dan insiden keracunan makanan yang sempat terjadi di beberapa wilayah.
Langkah cepat Pemkab Sanggau melalui sidak ini menunjukkan komitmen untuk perbaikan dan peningkatan kualitas program demi menjamin asupan gizi yang optimal bagi pelajar di daerah tersebut.(***)
Gerak Cepat Pemkab Sanggau: Wabup Susana Herpena Sidak Dapur Makanan Bergizi Gratis untuk Pastikan Kualitas Pangan
Bagikan
