Sanggau,Haloklbar.com Halo Sanggau! Siapa bilang urusan kesehatan itu rumit? Dinas Kesehatan (Dinkes) Sanggau memastikan bahwa jaminan kesehatan adalah hak dasar kita semua, baik yang bayar iuran sendiri maupun yang dibiayai pemerintah.
Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Dinkes Sanggau, Bapak Najori, saat membuka acara Pembinaan dan Evaluasi Kinerja Puskesmas (sebutan kerennya Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama/FKTP) pada Kamis, 6 November 2025, di Aula Dinkes Sanggau.
Puskesmas Dinilai Pakai ‘Rapor Canggih’ dari BPJS
Nah, biar pelayanan Puskesmas makin oke, BPJS Kesehatan punya sistem penilaian yang namanya Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK).
Menurut Najori, ini seperti ‘rapor canggih’ yang dipakai untuk menilai seberapa baik kinerja Puskesmas melayani kita.
“KBK ini memastikan Puskesmas memberikan pelayanan yang berkualitas. Ada tiga nilai penting yang jadi patokan rapor mereka,” kata Najori.
Apa saja sih 3 nilai yang menentukan rapor Puskesmas kita? Yuk, kita bedah!
1. Gampang Ketemu Dokter (Angka Kontak)
Ini poin paling penting: Puskesmas harus mudah diakses!
Angka Kontak ini mengukur seberapa sering dan seberapa mudah peserta jaminan kesehatan (kita-kita ini) bisa terhubung dengan layanan Puskesmas.
“Mau konsultasi kesehatan, mau periksa, entah itu datang langsung ke Puskesmas, atau lewat kegiatan di luar gedung, semuanya dihitung! Intinya, jangan sampai susah kalau mau cari pelayanan kesehatan,” jelas Najori.
2. Dokter Puskesmas Harus Jago! (Rasio Rujukan Non Spesialistik/RRNS)
Poin kedua ini menguji kemampuan para dokter dan tenaga kesehatan di Puskesmas. RRNS memastikan bahwa kasus-kasus penyakit yang seharusnya bisa diobati di Puskesmas (kasus non-spesialis), jangan sampai malah ‘dilepeh’ atau dirujuk ke rumah sakit.
Ini bagus buat kita, karena artinya Puskesmas kita makin kompeten dan kita tidak perlu repot-repot ke rumah sakit untuk kasus ringan!
3. Penderita DM dan Hipertensi Wajib Sehat! (Rasio Peserta Prolanis Terkendali/RPPT)
Bagi penderita penyakit kronis seperti Diabetes Melitus (DM) dan Hipertensi, ada program khusus namanya Prolanis (Program Pengelolaan Penyakit Kronis).
RPPT menilai seberapa baik Puskesmas mengelola dan mengendalikan penyakit peserta Prolanis.
Kalau angkanya tinggi, artinya Bapak/Ibu penderita DM dan Hipertensi di wilayah itu berhasil terkontrol dengan baik. Sehat bersama, itulah tujuannya!
Najori berharap evaluasi ini bisa jadi motivasi buat semua FKTP/Puskesmas di Sanggau untuk terus meningkatkan pelayanan, karena pada akhirnya, kesehatan masyarakat Sanggau adalah yang paling utama.(***)
Pelayanan Puskesmas Makin Canggih! Dinkes Sanggau Pastikan Jaminan Kesehatan Dasar Warga Terpenuhi
