Sanggau,Haloklbar.com – Laporan terbaru dari Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SPPKP) Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sanggau menunjukkan adanya kenaikan signifikan pada harga komoditas utama, khususnya Daging Ayam Ras (Boiler) atau ayam potong.
Kenaikan harga ini tercatat di wilayah Kecamatan Kapuas dan berlaku untuk periode pemantauan 17 hingga 23 November 2025.
Menurut data SPPKP, Daging Ayam Ras (Boiler) mengalami kenaikan harga sebesar +12.50%.
Harga Periode Lalu: Rp40.000,00
Harga Periode Ini: Rp45.000,00
Penyebab utama dari lonjakan harga ini adalah Kurang pasokan dari daerah pemasok.
Kondisi ini menunjukkan adanya gangguan distribusi atau penurunan produksi dari wilayah yang selama ini menjadi penyuplai utama komoditas ayam potong di pasar Kecamatan Kapuas.
Cabai Rawit Meroket Paling Tinggi
Selain ayam potong, kenaikan harga tertinggi terjadi pada komoditas Cabai Rawit.
Komoditas ini melonjak tajam hingga +33.33%.
Harga Cabai Rawit naik dari Rp60.000,00 menjadi Rp80.000,00 per kilogram.
Sama seperti ayam potong, kenaikan harga Cabai Rawit juga dipicu oleh Kurang pasokan dari daerah pemasok.
Komoditas Lain Relatif Stabil
Meskipun dua komoditas penting mengalami kenaikan, mayoritas harga kebutuhan pokok lain di pasar Kecamatan Kapuas tercatat stabil, dengan deviasi harga 0.00%.
Beberapa komoditas yang harganya tetap antara lain:
Beras Premium dan Beras Medium.
Daging Sapi (Rp160.000,00).
Minyak Goreng Curah dan berbagai merek minyak kemasan.
Bawang Merah (Rp46.000,00) dan Bawang Putih (Rp38.000,00).
Pemerintah daerah melalui instansi terkait diharapkan segera mengambil langkah strategis untuk mengatasi masalah kurangnya pasokan, terutama untuk komoditas Daging Ayam Ras dan Cabai Rawit, guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat menjelang akhir bulan. (***)
Stok Menipis, Harga Daging Ayam Potong di Kapuas Sanggau Melonjak 12,5%
