Sanggau,Haloklbar.com – Curah hujan yang tinggi mengakibatkan sejumlah titik di Kabupaten Sanggau terendam banjir. Salah satu titik terparah terpantau berada di Desa Bedai, Kecamatan Beduai, yang merendam badan jalan nasional penghubung antarnegara.
Plt. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau, Budi Darmawan, turun langsung ke lokasi untuk memonitor perkembangan situasi. Ia mengonfirmasi bahwa debit air telah menutupi akses jalan utama menuju perbatasan Malaysia.
“Saat ini kita sedang melakukan monitoring terhadap banjir di Desa Bedai, Kecamatan Beduai. Kondisinya air sudah sampai ke jalan nasional menuju Malaysia,” ujar Budi Darmawan saat memberikan keterangan di lokasi bencana,pada 10 Januari 2026
Budi menjelaskan, berdasarkan hasil pantauan di lapangan, ketinggian air yang merendam badan jalan diperkirakan mencapai setengah meter. Hal ini cukup mengganggu arus lalu lintas, terutama bagi kendaraan roda dua.

“Ketinggian air ada sekitar 50 centimeter. Kondisi ini masih bisa dilalui oleh kendaraan roda empat atau lebih, namun tetap harus waspada,” tambahnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan warga sekitar juga mulai menggunakan rakit bambu dan perahu kecil untuk membantu mobilitas di area yang terendam cukup dalam. Beberapa kendaraan tampak mengantre dan berhati-hati saat melintasi genangan air.
Pemerintah Kabupaten Sanggau melalui BPBD terus memantau titik-titik rawan banjir lainnya di wilayah Sanggau. Budi Darmawan berharap kondisi cuaca segera membaik agar aktivitas masyarakat kembali normal.
“Mudah-mudahan cuaca bisa segera cerah dan debit air bisa segera turun. Kami mengimbau warga dan pengendara yang melintas untuk selalu berhati-hati,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, tim BPBD masih bersiaga di lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air jika hujan kembali turun.(***)