Ketuk Pintu Langit Lewat Doa dan Adat, Hujan Akhirnya Basahi Bumi Daranante

SANGGAU, HALOKALBAR.COM – Buah manis dari ikhtiar tiada henti, hujan lebat akhirnya mengguyur hampir seluruh wilayah Kabupaten Sanggau pada Sabtu pagi 5 September 2026

Turunnya hujan di 15 kecamatan ini tidak hanya menyejukkan tanah Bumi Daranante, tetapi juga mulai mengikis kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sempat menyelimuti daerah tersebut.

Kehadiran hujan ini disambut haru dan penuh rasa syukur oleh Wakil Bupati Sanggau sekaligus Komandan Satgas Tanggap Darurat Karhutla, Susana Herpena. Ia menilai fenomena ini sebagai bentuk mukjizat atas sinergi kerja keras, doa bersama, hingga pelaksanaan ritual adat.

“Subuh hingga pagi hari ini, setelah kita serentak mengetuk pintu langit melalui doa, ritual adat, dan kerja keras yang tidak kenal lelah, hujan lebat akhirnya mengguyur hampir di seluruh 15 kecamatan. Sujud syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas berkah air hujan yang menyejukkan tanah Sanggau,” ujar Susana kepada awak media, Sabtu 5 September 2026

Sebagai pimpinan satgas, Susana menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Forkopimda, instansi vertikal, tim Satgas dari tingkat kabupaten hingga desa, serta masyarakat luas yang bahu-membahu menanggulangi krisis kekeringan ini.

Ia juga menyoroti peran penting koordinasi taktis bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam memantau dinamika cuaca dan mengupayakan berbagai metode penanganan karhutla di lapangan.

“Apresiasi dan terima kasih yang tak terhingga saya sampaikan kepada Bapak Bupati, jajaran Forkopimda, serta seluruh tim Satgas. Sinergi luar biasa, komunikasi intensif tanpa henti, termasuk koordinasi bersama BMKG kini telah membuahkan hasil. Ini adalah bukti nyata dari indahnya toleransi dan kekuatan kebersamaan demi mewujudkan Sanggau yang berkeadilan,” tegasnya.

Meski guyuran hujan telah meredakan ancaman karhutla untuk sementara waktu, Susana mengingatkan bahwa perjuangan Satgas belum sepenuhnya usai. Ia meminta seluruh personel di semua lini untuk tidak lengah dan tetap menjaga kesiapsiagaan.

Beberapa poin penting yang ditekankan Susana kepada jajaran Satgas pasca-hujan meliputi:

Pemantauan Wilayah: Tetap aktif memantau kondisi lapangan di wilayah masing-masing agar tidak timbul titik api baru (hotspot).

Edukasi Kesehatan: Membantu mengedukasi warga dalam menjaga kesehatan selama masa transisi cuaca.

Pencegahan Dini: Terus menggalakkan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi karhutla susulan.

“Hujan yang turun hari ini adalah berkah sekaligus amanah bagi kita untuk tetap menjaga alam sebagai rumah besar bersama. Mari terus bergandengan tangan menuju Sanggau Maju, Berkelanjutan, dan Berkeadilan! Salam Tanggap Darurat, Salam Tangguh,” tutup Susana.

Bagikan
Exit mobile version