Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Foto Istimewa :Rektor Universitas Tanjungpura (Untan), Prof. Dr. Garuda Wiko, S.H., M.Si, menerima audiensi jajaran pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) ICDN Kalimantan Barat
    Perkuat Sinergi, Rektor Untan Sambut Audiensi Pengurus DPW ICDN Kalbar
    1 hari lalu
    Sokong Ekonomi Sirkular, Program FOLUR Sanggau Latih Warga Olah Limbah Sawit dan Kembangkan Ekowisata
    1 hari lalu
    Sabet Penghargaan Desa Patuh Pajak Kendaraan, Desa Tri Mulya Jadi Teladan di Kabupaten Sanggau
    1 hari lalu
    Putra Dayak Kalbar Harumkan Nama Daerah, Sutrisno Tabeas Resmi Jabat Kajari Ngada NTT
    1 hari lalu
    Amankan Warga Landak, Tim Jibom Gegana Musnahkan Granat Nanas Sisa Perang
    4 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Nasional > Ekonomi Indonesia di Persimpangan: Antara Kebangkitan atau Krisis, Bergantung pada Pilihan Pemerintah Hari Ini
Nasional

Ekonomi Indonesia di Persimpangan: Antara Kebangkitan atau Krisis, Bergantung pada Pilihan Pemerintah Hari Ini

VIVM
Diperbarui: 01/09/2025 19:05
VIVM
8 bulan lalu
Bagikan

Senin, 1 September 2025 — Indonesia tengah menghadapi titik krusial dalam perekonomian nasional menyusul gelombang demonstrasi, ketidakstabilan politik, dan sorotan internasional yang semakin tajam. Peristiwa politik yang bergejolak, termasuk aksi unjuk rasa besar-besaran pada akhir Agustus 2025, ditambah tekanan global dari pelemahan pasar saham internasional serta konflik geopolitik di berbagai belahan dunia, diyakini akan memengaruhi arah ekonomi Indonesia beberapa tahun mendatang.

Konten
Sinyal Pasar dan Tantangan GlobalDampak Politik DomestikDua Skenario Masa Depan Ekonomi IndonesiaSorotan Internasional

Sejumlah pakar ekonomi dan politik, baik dari dalam negeri maupun internasional, menilai situasi saat ini sebagai “persimpangan jalan” yang dapat membawa Indonesia pada dua skenario berbeda: pemulihan menuju stabilitas jangka panjang atau terjerumus dalam ketidakpastian yang memperburuk kepercayaan investor dan kesejahteraan rakyat.


Sinyal Pasar dan Tantangan Global

Data bursa efek internasional menunjukkan adanya tekanan signifikan di pasar Asia akibat ketidakpastian politik Indonesia. Investor asing cenderung menahan modal masuk, sementara nilai tukar rupiah menunjukkan fluktuasi tajam.

Di sisi lain, harga komoditas utama seperti batu bara, nikel, dan kelapa sawit yang menjadi tulang punggung ekspor Indonesia ikut terpengaruh oleh ketidakpastian global, termasuk perlambatan ekonomi Tiongkok serta ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan mitra dagangnya.


Dampak Politik Domestik

Menurut pengamat politik, aksi unjuk rasa yang meluas serta sorotan terhadap parlemen dan pemerintah dapat menurunkan kepercayaan publik dan investor terhadap stabilitas politik Indonesia. Beberapa anggota dewan yang dinonaktifkan namun tetap menerima gaji, serta kasus dugaan korupsi yang belum terselesaikan, semakin memperkeruh persepsi negatif.

Baca juga

Pertamina Patra Niaga Siap Menapaki 2026, Melayani Masyarakat Sepenuh Hati
Gaji Utuh Tanpa Pajak: Siapa Saja yang Berhak Nikmati Diskon PPh 21?
PT. DSM dan Warga Sepakati Ganti Rugi Lahan Terdampak Limbah Tambang Bauksit

Pakar politik menilai bahwa jika pemerintah gagal membangun dialog yang terbuka dan responsif terhadap tuntutan rakyat — termasuk desakan untuk segera mengesahkan UU Perampasan Aset Koruptor — risiko ketidakstabilan sosial akan semakin meningkat, yang pada akhirnya menggerus iklim investasi.

- Advertisement -

Dua Skenario Masa Depan Ekonomi Indonesia

  1. Jika Pemerintah Bertindak Tepat

    • Mendorong pengesahan UU anti-korupsi yang tegas.

    • Melakukan reformasi birokrasi dan mengganti pejabat/menteri yang dinilai tidak kompeten.

    • Membuka ruang dialog dengan rakyat dan menjaga kebebasan pers.

    • Menjamin stabilitas hukum dan keamanan.

    Dalam skenario ini, kepercayaan investor berpotensi pulih dalam 1–2 tahun. Pertumbuhan ekonomi bisa kembali stabil di kisaran 5–5,5% per tahun, bahkan berpeluang meningkat lebih tinggi seiring perbaikan iklim usaha dan masuknya modal asing.

  2. Jika Pemerintah Salah Menangani Situasi

    • Melanjutkan pola represif terhadap demonstrasi dan media.

    • Membiarkan kasus korupsi tanpa tindak lanjut nyata.

    • Mengabaikan tuntutan rakyat terkait pemerataan ekonomi.

    Maka Indonesia berisiko mengalami krisis kepercayaan. Investor bisa menarik modal secara masif, rupiah tertekan, dan inflasi melonjak. Dalam jangka menengah (3–5 tahun), pertumbuhan ekonomi bisa stagnan di bawah 4%, dengan meningkatnya pengangguran serta kesenjangan sosial.


Sorotan Internasional

Media asing menyoroti Indonesia sebagai salah satu negara dengan populasi demokrasi terbesar yang kini diuji oleh krisis politik dan sosial. Dukungan moral dari masyarakat internasional terhadap gerakan rakyat Indonesia menambah tekanan bagi pemerintah agar lebih transparan dalam kebijakan.

Namun, sejumlah investor global tetap melihat Indonesia sebagai pasar yang potensial, terutama jika pemerintah mampu meredam ketegangan politik dan mempercepat agenda reformasi.


Masa depan ekonomi Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kondisi eksternal seperti pasar global dan geopolitik internasional, tetapi sangat bergantung pada kebijakan domestik dan respons pemerintah terhadap suara rakyat.
Jika langkah yang diambil tepat, Indonesia berpeluang bangkit lebih kuat dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi Asia Tenggara. Sebaliknya, jika salah langkah, Indonesia berpotensi kehilangan momentum emas dalam dekade mendatang.

TAG:Indonesia MendatangPerekonomian Indonesia yang akan datang
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Tiga Nama Resmi Masuk Bursa Calon Ketua KONI, TPP Mulai Verifikasi Berkas
Wujudkan Demokrasi Bermartabat, Pemuda Katolik Kalbar Gandeng KPU Perkuat Sinergi
Nilai Ceramah JK Menyesatkan, Pemuda Katolik Kalbar Desak Tokoh Bangsa Minta Maaf
Paolus Hadi Dorong Imigrasi Entikong Perkuat Program Desa Binaan
Gali Potensi PAD, Bapenda Sanggau Pantau Langsung Transaksi di Rumah Makan dan Hotel

Berita Menarik Lainnya

KUHAP Baru Berlaku, PERADI PROFESIONAL Dorong Penguatan Advokat dalam Panca Wangsa Penegak Hukum
5 hari lalu
Wabup Sanggau Dorong Harmonisasi Kebijakan Pusat-Daerah di Forum ASWAKADA 2026
7 hari lalu
Polisi Ringkus Pria di Kembayan Sanggau, 4,42 Gram Sabu dan Timbangan Disita
7 hari lalu
Sinergi PLN IP UBP Sanggau dan PMI: Gelar Donor Darah di Momen Hari Kartini
2 minggu lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar