Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Gandeng Kesbangpol Sanggau, Paolus Hadi Tegaskan Empat Pilar Jadi Kunci Menjaga Kondusifitas Daerah
    1 minggu lalu
    Target Selesai Sebelum Pemilu 2029, DPD NasDem Sanggau Gelar Peletakan Batu Pertama
    1 minggu lalu
    Wujud Edukasi Demokrasi, SMAN 2 Sanggau Gelar Debat Paslon Ketua dan Wakil Ketua OSIS 2026–2027
    2 minggu lalu
    49 Desa Terdaftar Listrik Masuk Sanggau Terkendala Izin Kawasan, Hendrikus Hengki Siap Perjuangkan
    2 minggu lalu
    Peduli Kesehatan, PMI Kabupaten Sanggau Bersama Relawan Bagikan 1.000 Masker dan Air Bersih
    2 minggu lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Nasional > Ekonomi Indonesia di Persimpangan: Antara Kebangkitan atau Krisis, Bergantung pada Pilihan Pemerintah Hari Ini
Nasional

Ekonomi Indonesia di Persimpangan: Antara Kebangkitan atau Krisis, Bergantung pada Pilihan Pemerintah Hari Ini

VIVM
Diperbarui: 01/09/2025 19:05
VIVM
1 tahun lalu
Bagikan

Senin, 1 September 2025 — Indonesia tengah menghadapi titik krusial dalam perekonomian nasional menyusul gelombang demonstrasi, ketidakstabilan politik, dan sorotan internasional yang semakin tajam. Peristiwa politik yang bergejolak, termasuk aksi unjuk rasa besar-besaran pada akhir Agustus 2025, ditambah tekanan global dari pelemahan pasar saham internasional serta konflik geopolitik di berbagai belahan dunia, diyakini akan memengaruhi arah ekonomi Indonesia beberapa tahun mendatang.

Konten
Sinyal Pasar dan Tantangan GlobalDampak Politik DomestikDua Skenario Masa Depan Ekonomi IndonesiaSorotan Internasional

Sejumlah pakar ekonomi dan politik, baik dari dalam negeri maupun internasional, menilai situasi saat ini sebagai “persimpangan jalan” yang dapat membawa Indonesia pada dua skenario berbeda: pemulihan menuju stabilitas jangka panjang atau terjerumus dalam ketidakpastian yang memperburuk kepercayaan investor dan kesejahteraan rakyat.


Sinyal Pasar dan Tantangan Global

Data bursa efek internasional menunjukkan adanya tekanan signifikan di pasar Asia akibat ketidakpastian politik Indonesia. Investor asing cenderung menahan modal masuk, sementara nilai tukar rupiah menunjukkan fluktuasi tajam.

Di sisi lain, harga komoditas utama seperti batu bara, nikel, dan kelapa sawit yang menjadi tulang punggung ekspor Indonesia ikut terpengaruh oleh ketidakpastian global, termasuk perlambatan ekonomi Tiongkok serta ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan mitra dagangnya.


Dampak Politik Domestik

Menurut pengamat politik, aksi unjuk rasa yang meluas serta sorotan terhadap parlemen dan pemerintah dapat menurunkan kepercayaan publik dan investor terhadap stabilitas politik Indonesia. Beberapa anggota dewan yang dinonaktifkan namun tetap menerima gaji, serta kasus dugaan korupsi yang belum terselesaikan, semakin memperkeruh persepsi negatif.

Baca juga

Program PH-ARITA Sudah Dilaksanakan di Empat Desa Oleh DKPTPHP Sanggau
Rancangan Perpres : Media Berkelanjutan atau publisher right platform digital Akan di Serahkan Ke Persiden 
KPU Sangau hingga saat ini masih Proses Rekapitulasi Penghitungan  Suara di tingkat PPK

Pakar politik menilai bahwa jika pemerintah gagal membangun dialog yang terbuka dan responsif terhadap tuntutan rakyat — termasuk desakan untuk segera mengesahkan UU Perampasan Aset Koruptor — risiko ketidakstabilan sosial akan semakin meningkat, yang pada akhirnya menggerus iklim investasi.

- Advertisement -

Dua Skenario Masa Depan Ekonomi Indonesia

  1. Jika Pemerintah Bertindak Tepat

    • Mendorong pengesahan UU anti-korupsi yang tegas.

    • Melakukan reformasi birokrasi dan mengganti pejabat/menteri yang dinilai tidak kompeten.

    • Membuka ruang dialog dengan rakyat dan menjaga kebebasan pers.

    • Menjamin stabilitas hukum dan keamanan.

    Dalam skenario ini, kepercayaan investor berpotensi pulih dalam 1–2 tahun. Pertumbuhan ekonomi bisa kembali stabil di kisaran 5–5,5% per tahun, bahkan berpeluang meningkat lebih tinggi seiring perbaikan iklim usaha dan masuknya modal asing.

  2. Jika Pemerintah Salah Menangani Situasi

    • Melanjutkan pola represif terhadap demonstrasi dan media.

    • Membiarkan kasus korupsi tanpa tindak lanjut nyata.

    • Mengabaikan tuntutan rakyat terkait pemerataan ekonomi.

    Maka Indonesia berisiko mengalami krisis kepercayaan. Investor bisa menarik modal secara masif, rupiah tertekan, dan inflasi melonjak. Dalam jangka menengah (3–5 tahun), pertumbuhan ekonomi bisa stagnan di bawah 4%, dengan meningkatnya pengangguran serta kesenjangan sosial.


Sorotan Internasional

Media asing menyoroti Indonesia sebagai salah satu negara dengan populasi demokrasi terbesar yang kini diuji oleh krisis politik dan sosial. Dukungan moral dari masyarakat internasional terhadap gerakan rakyat Indonesia menambah tekanan bagi pemerintah agar lebih transparan dalam kebijakan.

Namun, sejumlah investor global tetap melihat Indonesia sebagai pasar yang potensial, terutama jika pemerintah mampu meredam ketegangan politik dan mempercepat agenda reformasi.


Masa depan ekonomi Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kondisi eksternal seperti pasar global dan geopolitik internasional, tetapi sangat bergantung pada kebijakan domestik dan respons pemerintah terhadap suara rakyat.
Jika langkah yang diambil tepat, Indonesia berpeluang bangkit lebih kuat dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi Asia Tenggara. Sebaliknya, jika salah langkah, Indonesia berpotensi kehilangan momentum emas dalam dekade mendatang.

TAG:Indonesia MendatangPerekonomian Indonesia yang akan datang
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Gandeng PMI Sanggau, ANTAM Bagikan Masker untuk Warga Terdampak Kabut Asap Karhutla
Sinergi PT GKM dan AJS Bantu Pemkab Sanggau Atasi Dampak Kabut Asap
Sentuh Masyarakat Dusun Periji, Kades Pana Apresiasi Kegigihan Polres Sanggau Cegah Karhutla dan Bantu Warga
Dukung Kesejahteraan Warga Noyan, CSR PT GKM Bersinergi dengan TNI Bangun Jembatan Armco Sungai Dangin
Sabu 1,56 Gram dan Bong Diamankan, Tim Tindak Polsek Kembayan Gagalkan Peredaran Narkoba

Berita Menarik Lainnya

Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,8 Ton Timah di Bangka Tengah, Selamatkan Rp 1,8 Miliar
3 bulan lalu
KUHAP Baru Berlaku, PERADI PROFESIONAL Dorong Penguatan Advokat dalam Panca Wangsa Penegak Hukum
5 bulan lalu
Wabup Sanggau Dorong Harmonisasi Kebijakan Pusat-Daerah di Forum ASWAKADA 2026
5 bulan lalu
Polisi Ringkus Pria di Kembayan Sanggau, 4,42 Gram Sabu dan Timbangan Disita
5 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar