Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Modus Pinjam Antar Pacar, Dua Pemuda di Sekayam Gelapkan Motor Vario Senilai Rp28 Juta
    1 hari lalu
    Polisi Ringkus Pria di Kembayan Sanggau, 4,42 Gram Sabu dan Timbangan Disita
    1 hari lalu
    PLN IP UBP Sanggau Berbagi Berkah di Ponpes Hidayatullah Pasca Sukses Maintenance Unit 2
    2 hari lalu
    Wajib Tahu! Ini Rincian Tarif Terbaru Pembuatan Paspor Elektronik 2026
    2 hari lalu
    Polsek Kembayan Razia Knalpot Brong, 15 Motor Terjaring Tindak Tegas
    2 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Internasional > Bantuan Masuk ke Gaza Setelah Gencatan Senjata: Ribuan Truk, Ribuan Nyawa yang Menunggu
Internasional

Bantuan Masuk ke Gaza Setelah Gencatan Senjata: Ribuan Truk, Ribuan Nyawa yang Menunggu

VIVM
Diperbarui: 12/10/2025 22:15
VIVM
7 bulan lalu
Bagikan

Gaza, 12 Oktober 2025 – Setelah gencatan senjata mulai berlaku, arus bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza meningkat tajam: badan-badan PBB dan LSM melaporkan peningkatan konvoi yang masuk, rencana pengiriman skala besar (ratusan truk per hari), serta upaya darurat untuk menyuplai makanan, obat-obatan, bahan bakar, dan bahan darurat lainnya kepada jutaan warga yang terdampak perang. Namun kendala logistik, keamanan, serta kerusakan infrastruktur membuat tugas kemanusiaan tetap berat.


  • Skala masuknya bantuan: PBB dan mitra kemanusiaan menyebut rencana peningkatan hingga ratusan truk per hari (angka yang dilaporkan berkisar sampai ~600 truk/hari) untuk beberapa minggu pertama pasca-gencatan, dengan prioritas makanan, obat, dan pasokan medis.

  • Siapa yang terlibat: UN agencies (UNRWA, WFP, UNICEF, WHO), ICRC/Red Cross, dan ratusan LSM internasional serta mitra lokal berada di garis depan distribusi — bekerja sama dengan perantara regional untuk membuka jalur masuk melalui perbatasan Mesir dan titik pengiriman yang dikendalikan Israel.

  • Rencana jangka pendek: Sekretaris PBB & OCHA menyampaikan rencana 60-hari untuk mengatasi kebutuhan paling mendesak dan membangun kapasitas distribusi yang aman — termasuk penimbunan logistik, titik distribusi, dan distribusi keluarga per keluarga.


Aksi kemanusiaan segera terlihat: konvoi mulai bergerak, pusat pengumpulan logistik bersiap dan tim medis darurat menyiapkan klinik berjalan. Namun beberapa tantangan serius masih menghambat:

  1. Kerusakan infrastruktur — Jalan, jembatan, gudang, dan fasilitas kesehatan banyak yang hancur; beberapa kawasan masih dalam kondisi tanpa listrik dan air bersih, memperlambat distribusi dan kemampuan penyimpanan obat.

  2. Keamanan & akses — Meskipun ada gencatan, akses ke wilayah utara Gaza atau kawasan-kawasan yang paling parah hancurnya tetap terbatas karena isu keamanan dan prosedur clearance. Itu membuat sebagian besar bantuan harus dikonsentrasikan di titik-titik aman yang kadang jauh dari penduduk yang paling rentan.

  3. Risiko kelaparan & penyakit — Organisasi kemanusiaan memperingatkan bahwa jeda kecil dalam pasokan dapat memperburuk kondisi: banyak wilayah berada pada ambang kelaparan, dan layanan kesehatan yang runtuh meningkatkan risiko wabah penyakit.


Negara-negara donor dan organisasi internasional bersiap mengerahkan bantuan dalam jumlah besar dan menempatkan gudang logistik di negara tetangga untuk pengiriman cepat. WFP, misalnya, sudah menyiapkan kapasitas logistik untuk pengiriman massal bahan makanan siap edar, sementara UNICEF dan WHO fokus pada suplai medis dan vaksinasi darurat. UN juga menyusun rencana untuk meningkatkan kapasitas hingga ratusan ribu ton bantuan bila akses benar-benar dibuka secara konsisten.


Warga yang selamat menceritakan kepedihan dua tahun dihantam perang: rumah hilang, keluarga terpisah, dan persediaan makanan menipis hingga beberapa keluarga bertahan dengan satu atau dua makanan sehari. Kedatangan truk bantuan dan klinik mobile memberi secercah harapan — tetapi berharap bukan berarti kebutuhan langsung hilang; distribusi yang cepat dan aman tetap menjadi penentu keselamatan bagi jutaan warga.

TAG:Bantuan KemanusiaanGencatan SenjataPemulihan Palestina
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih1
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Tiga Nama Resmi Masuk Bursa Calon Ketua KONI, TPP Mulai Verifikasi Berkas
Wujudkan Demokrasi Bermartabat, Pemuda Katolik Kalbar Gandeng KPU Perkuat Sinergi
Bursa Calon Ketua KONI Sanggau Memanas: Ketua POBSI Resmi Serahkan Berkas Pendaftaran
Nilai Ceramah JK Menyesatkan, Pemuda Katolik Kalbar Desak Tokoh Bangsa Minta Maaf
Mantapkan Konsolidasi, Ketua APPMBGI Sanggau Yulius Tehau Akan Hadiri Pengukuhan di Jakarta

Berita Menarik Lainnya

Sikapi Kecelakaan Beruntun,di Sanggau Sekretaris Komisi IV DPRD Kalbar Bakal Panggil Dinas PUPR
3 minggu lalu
Sinergi Kuat Kalbar-Sarawak Diperkuat di Sosek Malindo ke-38 Miri: Fokus Utama Konektivitas dan PLBN Entikong
6 bulan lalu
Gaza di Ujung Tali: Ultimatum 72 Jam, Hujan Bom Tak Henti
7 bulan lalu
Veto Jadi Biang Kebuntuan, Dunia Mendesak Reformasi Dewan Keamanan PBB
7 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar