Sanggau,Halokalbar.com — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Barat terus memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat daerah.
Langkah strategis ini diwujudkan lewat pembentukan dan penetapan Kelompok Kerja (Pokja) PWI untuk Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Landak, Rabu 28 Oktober 2026 yang lalu
Keputusan penting ini diambil menyusul suksesnya penyelenggaraan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) PWI Kalbar VI yang dipusatkan di Kabupaten Sanggau.
Berdasarkan hasil rapat pleno jajaran pengurus harian, kepemimpinan perdana Pokja di dua kabupaten tersebut resmi dipercayakan kepada wajah-wajah energik.
Suhardi yang akrab disapa Adi Noyan didapuk sebagai Ketua Pokja PWI Kabupaten Sanggau.
Sementara itu, tongkat estafet kepemimpinan Pokja PWI Kabupaten Landak dipercayakan kepada Ya’ Syahdan.

Keduanya akan menahkodai gerbong organisasi wartawan ini untuk masa bakti 2026–2029.
Rapat penetapan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PWI Kalbar, Kundori. Turut mendampingi dalam prosesi penting tersebut Sekretaris M. Al Jauhari, Bendahara Wawan Suwandi, serta Wakil Ketua Bidang Organisasi, Hadi Sudirmanyah.
Dalam arahannya, Kundori menekankan bahwa kehadiran Pokja bukan sekadar pelengkap struktur organisasi. Lebih dari itu, wadah ini dirancang sebagai instrumen vital untuk memperkuat pembinaan insan pers di wilayah kabupaten yang belum memiliki kepengurusan definitif, sekaligus menjadi mitra strategis bagi pemangku kebijakan lokal.
“Pokja memiliki posisi yang sangat strategis. Selain memfasilitasi rekan-rekan wartawan, mereka juga bertugas mengawal profesionalisme dan menjadi jembatan komunikasi yang sehat antara pers dengan instansi publik di daerah,” ujar Kundori di Sanggau.
Ia juga menegaskan agar para ketua terpilih segera tancap gas melakukan konsolidasi internal. Roda organisasi di tingkat lokal harus langsung berdenyut dengan merangkul seluruh wartawan di Sanggau dan Landak, serta membangun sinergi positif bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat.
Lebih lanjut, Kundori memberikan catatan khusus agar Pokja Sanggau dan Landak aktif menggenjot kualitas sumber daya manusia (SDM) pers.
Peningkatan kompetensi melalui pelatihan berkala serta persiapan matang menghadapi Uji Kompetensi Wartawan (UKW) menjadi agenda yang tak boleh dikesampingkan.

Di tengah dinamika informasi yang kian cepat, Pokja juga diamanatkan untuk konsisten mengawal pemahaman terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik (KEJ).
Hal ini dinilai krusial agar setiap karya jurnalistik yang dihasilkan benar-benar akurat, berimbang, independen, dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun moral.
“Tugas jangka pendek hingga menengah Pokja adalah merapikan konsolidasi hingga nantinya siap menyelenggarakan konferensi tingkat kabupaten guna memilih kepengurusan definitif. Tentunya, seluruh gerak langkah ini harus tetap berada dalam koridor koordinasi PWI Kalbar,” pungkasnya.
Dengan terbentuknya Pokja Sanggau dan Landak ini, PWI Kalbar optimistis ekosistem pers di Bumi Khatulistiwa akan semakin sehat, profesional, dan bermarwah, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. ***

