Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sanggau Menurun pada 2025, Kekerasan Seksual Masih Mendominasi
    18 jam lalu
    Tanggap Bencana, BPBD Sanggau Sediakan Layanan Call Center 24 Jam: Catat Nomornya!
    18 jam lalu
    Wujudkan Swasembada Pangan, Yon TP 833 Bumi Daranante Gelar Tanam Padi Perdana di Desa Lape
    22 jam lalu
    Rayakan Satu Abad, Paroki Katedral Sanggau Gelar Talkshow Inspiratif: “Belajar dari Sejarah untuk Membuat Sejarah”
    23 jam lalu
    Butuh Dana Rp 2 Miliar, Pembangunan Drainase Jalan Agus Salim Sanggau Dikerjakan Bertahap
    2 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Ekonomi > Tersembunyi di Kalimantan, Mengguncang Dunia: Sanggau dan Komoditas Ekspor Masa Depan
Ekonomi

Tersembunyi di Kalimantan, Mengguncang Dunia: Sanggau dan Komoditas Ekspor Masa Depan

VIVM
Diperbarui: 05/08/2025 0:35
VIVM
5 bulan lalu
Bagikan

Kabupaten Sanggau, terletak di jantung Kalimantan Barat dan berbatasan langsung dengan Malaysia, menyimpan kekayaan tanah agronomis — dari podsolik merah kuning hingga ultisol dan tanah alluvial. Meskipun sering dianggap menantang, tanah-tanah ini menyimpan potensi besar yang terbukti mampu mendukung komoditas unggulan seperti kelapa sawit, karet, padi organik, kopi, kakao, dan lada — yang mulai mencuri perhatian pasar ekspor global.

Konten
Karakteristik Tanah & Wilayah UnggulanKomoditas & Potensi TanamStrategi Peningkatan Tanah & Agribisnis BerkelanjutanMengapa Tanah Sanggau Mampu Mendukung Ekspor?KesimpulanSumber Ilmiah dan Referensi:


Karakteristik Tanah & Wilayah Unggulan

  • Sekitar 44% wilayah Sanggau dikuasai oleh tanah podsolik merah kuning (podzol), sementara ultisol tersebar di Kecamatan Kembayan (Desa Kelompu), Toba, dan Meliau. Tanah alluvial hadir di kawasan dataran rendah seperti Sekayam dan Entikong, cocok untuk padi organik dan hortikultura.

  • Studi internasional terhadap Ultisols, seperti di Sasamba (Kalimantan Timur), menunjukkan sifat tanah yang sangat asam (pH ≤3,6), kandungan bahan organik rendah, dan kapasitas tukar kation rendah yang bisa diatasi melalui pupuk, kompos, dan biochar.


Komoditas & Potensi Tanam

  • Kelapa Sawit di Desa Kelompu (Kecamatan Kembayan) unggul dengan sukses tanam hingga ~90%, dengan praktek pengelolaan berbasis organik dan amandemen tanah.

  • Karet Alam tumbuh optimal di Kecamatan Toba & Meliau menggunakan sistem agroforestry clonal yang meningkatkan produktivitas hingga tiga kali lipat dibanding benih lokal.

  • Lada varietas Bengkayang di Sekayam memiliki efisiensi teknis ~0,81 (lebih tinggi dari varietas lokal), serta tantangan produktivitas dapat diatasi lewat adopsi varietas unggul.

  • Padi Organik (Inpari‑33) di Entikong dan Sekayam mencapai panen 6,4 ton/ha melalui sistem pertanian perbatasan dengan skema FAO–Kementan, memungkinkan ekspor ke Malaysia sejak 2019.

  • Kopi & Kakao Specialty dikembangkan di dataran rendah dan berhutan, cocok dengan tanah podsolik lembab — nilai komersial meningkat akibat tren permintaan global akan produk organik dan etis.


Strategi Peningkatan Tanah & Agribisnis Berkelanjutan

  • Biochar & pengelolaan organik terbukti meningkatkan retensi kelembapan dan agregat tanah di Ultisol, mengurangi stres kekeringan dan memperbaiki struktur tanah. Tender for reclamation land paska tambang di Sanggau menggunakan limbah red mud dan pupuk kandang meningkatkan pH tanah sebesar 0,9 unit dan pertumbuhan tanaman hingga 50%.

  • Ferbekasi sistem agroforestri rubber-sawit di Sanggau yang berkelanjutan menunjukkan diversifikasi hasil dan menjaga keanekaragaman hayati petani lokal.


Mengapa Tanah Sanggau Mampu Mendukung Ekspor?

  • Akses lintas batas melalui Entikong mempercepat logistik ekspor, khususnya padi organik dan sayuran ke Malaysia dan Singapura.

  • Adopsi teknologi pertanian modern—seperti drone untuk monitoring tanaman dan pemupukan presisi—dianjurkan untuk meningkatkan efisiensi petani.

  • Program pendampingan petani serta pelatihan informal dari pemerintah memperkuat sikap toleran terhadap risiko dan adopsi klon unggul, seperti varietas lada Bengkayang.


Kesimpulan

Kabupaten Sanggau menyajikan kombinasi unik antara karakter tanah (podsol, ultisol, alluvial), lokasi strategis, dan potensi komoditas ekspor — dari kelapa sawit, karet, lada, padi organik hingga kopi specialty. Jika didukung teknologi pertanian ramah lingkungan dan sistem pemasaran lintas batas, Sanggau siap menjadi bagian dari cerita besar agribisnis Indonesia berkelas dunia.


Sumber Ilmiah dan Referensi:

  • Buurman, P. & Subagjo, R.R. (2007). Soil formation on granodiorites near Pontiak, West Kalimantan. Wageningen University.

  • Chemical & Mineralogical Properties of Ultisols, E. Kalimantan. ResearchGate Report (2015).

  • Penot, E. & Ilahang (2021). Rubber Agroforestry Systems in West Kalimantan. E3S Web of Conferences.

  • Hidayat, R. et al. (2025). Adoption of Bengkayang Pepper Variety in West Kalimantan. Sarhad Journal of Agriculture.

  • MICMAC analysis of pepper sustainability in West Kalimantan. IJDNE, 2024.

  • Hatta, M. (2023). Food self-sufficiency: Tidal paddy in West Kalimantan. ScienceDirect.

  • Arista, N.I.D. (2023). Land suitability for paddy expansion in Sanggau. JSSEW.

  • Suswati, D. et al. (2023). Land rehabilitation using red mud & manure in Sanggau. MDPI/Sustainability.

  • Novak, J.M. et al. (2012). Biochar impact on soil moisture in Ultisol. USDA research.

  • “Soil magnetic susceptibility as indicator of landslide-prone areas in Sanggau” (Perdhana & Muhardi, 2025). Journal of Degraded and Mining Lands Management.

  • Drone & UAV for crop monitoring in Indonesia. ArXiv, 2023.

TAG:tanah sanggau
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Dukung Kebijakan Pemerintah, Warga Meliau Distribusikan BBM ke Pedalaman
Jelang Nataru, TPID Sanggau Gelar Monitoring Terpadu, Pastikan Stok dan Stabilitas Harga Pangan Aman
Sanggau Jadi Magnet Pingpong Kalbar, Atlet dari Melawi Hingga Sambas Bertarung di Kecala Cup 3
Sudah Menang Tender Rp9,2 Miliar, Jalan Kembayan-Balai Sebut Masih Rusak Parah, Warga Bertanya-tanya
BNNK Sanggau Luncurkan Desa Bersinar di Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau

Berita Menarik Lainnya

Transformasi Ekonomi RI: Mengenal Lebih Dekat Program 8+4+5 ala Prabowo
4 bulan lalu
Ahli Waris Wajib Tahu! Panduan Lengkap Pajak Warisan, Tarif, dan Trik Legal Agar Bebas Bayar
4 bulan lalu
Reshuffle Bikin Panik: Investor Kabur, Rupiah & Saham RI Jatuh Bebas
4 bulan lalu
Kuliner Legendaris di Sanggau: Warung Nasi Aliang Tetap Memikat Pencinta Non-Halal
4 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar