Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Jalur Internasional Sanggau-Entikong Terendam Banjir, BPBD: Ketinggian Capai 50 CM
    2 hari lalu
    Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sanggau Menurun pada 2025, Kekerasan Seksual Masih Mendominasi
    2 hari lalu
    Tanggap Bencana, BPBD Sanggau Sediakan Layanan Call Center 24 Jam: Catat Nomornya!
    2 hari lalu
    Wujudkan Swasembada Pangan, Yon TP 833 Bumi Daranante Gelar Tanam Padi Perdana di Desa Lape
    3 hari lalu
    Rayakan Satu Abad, Paroki Katedral Sanggau Gelar Talkshow Inspiratif: “Belajar dari Sejarah untuk Membuat Sejarah”
    3 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Ragam > Potensi Emas dari Bisnis Peternakan Babi yang Jarang Dilirik
Ragam

Potensi Emas dari Bisnis Peternakan Babi yang Jarang Dilirik

kornelis
Diperbarui: 06/08/2025 9:52
kornelis
5 bulan lalu
Bagikan

Sanggau–Haloklbar.com 

Di tengah maraknya berbagai jenis usaha, ada satu sektor yang seringkali terlewatkan dan jarang dilirik oleh para pelaku bisnis, yaitu peternakan babi.

Meskipun di beberapa daerah bisnis ini sangat dominan, secara umum, usaha ini belum mendapatkan perhatian luas seperti peternakan ayam atau sapi. Padahal, potensi keuntungannya sangat menjanjikan.

Selama ini, peternakan babi seringkali dianggap sebelah mata karena berbagai stigma, baik dari segi agama maupun sosial.

Namun, bagi para pebisnis yang jeli, celah ini justru menjadi peluang emas. Permintaan pasar akan daging babi, terutama di kota-kota besar dan daerah dengan mayoritas non-muslim, selalu stabil dan cenderung meningkat.

Baca juga

Wakil Bupati Sanggau Membuka Kegiatan Pelatihan Konvensi Hak Anak
Polri di Sektor Pertanian: Polsek Kembayan Panen Jagung untuk Ketahanan Pangan
Pria di Kubu Raya Ditemukan Tewas Akibat Luka Tembak, Diduga Bunuh Diri

Mengapa Peternakan Babi Menjanjikan?

- Advertisement -

Ada beberapa alasan mengapa bisnis ini layak diperhitungkan:

Permintaan Pasar yang Stabil: Daging babi adalah bahan baku utama untuk berbagai kuliner, mulai dari restoran, hotel, hingga industri olahan makanan. Permintaan ini tidak pernah surut.

Harga Jual yang Tinggi: Dibandingkan daging ayam atau ikan, harga daging babi per kilogram cenderung lebih tinggi, yang secara otomatis meningkatkan margin keuntungan.

Proses Ternak yang Efisien: Babi memiliki tingkat reproduksi yang tinggi dan pertumbuhan yang cepat. Dalam waktu sekitar 6-8 bulan, seekor babi sudah bisa siap panen.

Pakan yang Fleksibel: Babi dikenal sebagai hewan omnivora yang dapat mengonsumsi berbagai jenis pakan, termasuk sisa-sisa makanan, yang bisa menekan biaya produksi.

Meski menjanjikan, peternakan babi juga memiliki tantangan, terutama terkait pengelolaan limbah dan isu sanitasi. Bau yang dihasilkan seringkali menjadi masalah utama.

Namun, saat ini sudah banyak teknologi modern yang bisa membantu peternak mengatasi masalah ini, seperti penggunaan bio-digester untuk mengolah limbah menjadi biogas, atau sistem kandang tertutup yang lebih higienis.

Selain itu, tantangan lainnya adalah modal awal yang cukup besar dan risiko penyakit. Namun, dengan perencanaan bisnis yang matang, manajemen keuangan yang baik, dan , risiko-risiko tersebut bisa diminimalisir.

Salah satu contoh sukses datang dari Suherman pengusaha babi Dari Kabupaten Sanggau , seorang pengusaha yang awalnya merintis usaha peternakan babi di daerah Kabupaten Sanggau

Suherman awalnya hanya memiliki beberapa ekor babi, namun dengan menerapkan manajemen yang modern dan pemasaran digital, kini ia sudah memiliki ratusan ekor.

“Awalnya banyak yang meragukan. Tapi saya melihat ini sebagai peluang yang besar. Saya fokus pada kualitas daging dan kebersihan kandang. Selain itu, saya juga memanfaatkan media sosial untuk promosi dan menjual  babi, yang ternyata sangat diminati,” ujar Herman sapaan akrabnya.

Kisah sukses Herman membuktikan bahwa dengan inovasi dan keberanian, bisnis yang dianggap sepele pun bisa menjadi ladang cuan. Peternakan babi, yang selama ini jarang dilirik, kini mulai menunjukkan taringnya sebagai salah satu sektor bisnis yang menjanjikan di Indonesia.(***)

 

Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka1
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Sudah Menang Tender Rp9,2 Miliar, Jalan Kembayan-Balai Sebut Masih Rusak Parah, Warga Bertanya-tanya
Sanggau Jadi Magnet Pingpong Kalbar, Atlet dari Melawi Hingga Sambas Bertarung di Kecala Cup 3
Ngopi Santai, Sinergi Kuat! PLN IP UBP dan UP3 Sanggau Dekatkan Diri dengan Media Lokal
BNNK Sanggau Luncurkan Desa Bersinar di Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau
AJI Kecam Pernyataan KASAD dan Seskab Teddy: “Jangan Bungkam Kritik di Tengah Bencana”

Berita Menarik Lainnya

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sanggau Menurun pada 2025, Kekerasan Seksual Masih Mendominasi
2 hari lalu
Kawal Aspirasi Petani, Paolus Hadi Fasilitasi Penyaluran 15.000 Bibit Karet Unggul di Desa Tae Sanggau
4 minggu lalu
Mewakili Gubernur, Kadisbun Kalbar Tegaskan Komitmen Peremajaan Karet Rakyat di Desa Tae Sanggau
4 minggu lalu
Dorong Kualitas Karet Rakyat, Ketua GAPKINDO Kalbar Arif Serahkan 15.000 Bibit Unggul di Desa Tae
4 minggu lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar