Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Jalur Internasional Sanggau-Entikong Terendam Banjir, BPBD: Ketinggian Capai 50 CM
    1 hari lalu
    Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sanggau Menurun pada 2025, Kekerasan Seksual Masih Mendominasi
    2 hari lalu
    Tanggap Bencana, BPBD Sanggau Sediakan Layanan Call Center 24 Jam: Catat Nomornya!
    2 hari lalu
    Wujudkan Swasembada Pangan, Yon TP 833 Bumi Daranante Gelar Tanam Padi Perdana di Desa Lape
    2 hari lalu
    Rayakan Satu Abad, Paroki Katedral Sanggau Gelar Talkshow Inspiratif: “Belajar dari Sejarah untuk Membuat Sejarah”
    2 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Nasional > Ekonomi Indonesia di Persimpangan: Antara Kebangkitan atau Krisis, Bergantung pada Pilihan Pemerintah Hari Ini
Nasional

Ekonomi Indonesia di Persimpangan: Antara Kebangkitan atau Krisis, Bergantung pada Pilihan Pemerintah Hari Ini

VIVM
Diperbarui: 01/09/2025 19:05
VIVM
4 bulan lalu
Bagikan

Senin, 1 September 2025 — Indonesia tengah menghadapi titik krusial dalam perekonomian nasional menyusul gelombang demonstrasi, ketidakstabilan politik, dan sorotan internasional yang semakin tajam. Peristiwa politik yang bergejolak, termasuk aksi unjuk rasa besar-besaran pada akhir Agustus 2025, ditambah tekanan global dari pelemahan pasar saham internasional serta konflik geopolitik di berbagai belahan dunia, diyakini akan memengaruhi arah ekonomi Indonesia beberapa tahun mendatang.

Konten
Sinyal Pasar dan Tantangan GlobalDampak Politik DomestikDua Skenario Masa Depan Ekonomi IndonesiaSorotan Internasional

Sejumlah pakar ekonomi dan politik, baik dari dalam negeri maupun internasional, menilai situasi saat ini sebagai “persimpangan jalan” yang dapat membawa Indonesia pada dua skenario berbeda: pemulihan menuju stabilitas jangka panjang atau terjerumus dalam ketidakpastian yang memperburuk kepercayaan investor dan kesejahteraan rakyat.


Sinyal Pasar dan Tantangan Global

Data bursa efek internasional menunjukkan adanya tekanan signifikan di pasar Asia akibat ketidakpastian politik Indonesia. Investor asing cenderung menahan modal masuk, sementara nilai tukar rupiah menunjukkan fluktuasi tajam.

Di sisi lain, harga komoditas utama seperti batu bara, nikel, dan kelapa sawit yang menjadi tulang punggung ekspor Indonesia ikut terpengaruh oleh ketidakpastian global, termasuk perlambatan ekonomi Tiongkok serta ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan mitra dagangnya.


Dampak Politik Domestik

Menurut pengamat politik, aksi unjuk rasa yang meluas serta sorotan terhadap parlemen dan pemerintah dapat menurunkan kepercayaan publik dan investor terhadap stabilitas politik Indonesia. Beberapa anggota dewan yang dinonaktifkan namun tetap menerima gaji, serta kasus dugaan korupsi yang belum terselesaikan, semakin memperkeruh persepsi negatif.

Baca juga

KPU Sangau hingga saat ini masih Proses Rekapitulasi Penghitungan  Suara di tingkat PPK
Gelombang Desakan Publik: UU Perampasan Aset Koruptor Harus Segera Disahkan, Menteri & Dewan Dievaluasi
Dua Ratus Orang Personil Polri dikerahkan mengawal Jalanya Aksi Bela Palestina di Sintang 

Pakar politik menilai bahwa jika pemerintah gagal membangun dialog yang terbuka dan responsif terhadap tuntutan rakyat — termasuk desakan untuk segera mengesahkan UU Perampasan Aset Koruptor — risiko ketidakstabilan sosial akan semakin meningkat, yang pada akhirnya menggerus iklim investasi.

- Advertisement -

Dua Skenario Masa Depan Ekonomi Indonesia

  1. Jika Pemerintah Bertindak Tepat

    • Mendorong pengesahan UU anti-korupsi yang tegas.

    • Melakukan reformasi birokrasi dan mengganti pejabat/menteri yang dinilai tidak kompeten.

    • Membuka ruang dialog dengan rakyat dan menjaga kebebasan pers.

    • Menjamin stabilitas hukum dan keamanan.

    Dalam skenario ini, kepercayaan investor berpotensi pulih dalam 1–2 tahun. Pertumbuhan ekonomi bisa kembali stabil di kisaran 5–5,5% per tahun, bahkan berpeluang meningkat lebih tinggi seiring perbaikan iklim usaha dan masuknya modal asing.

  2. Jika Pemerintah Salah Menangani Situasi

    • Melanjutkan pola represif terhadap demonstrasi dan media.

    • Membiarkan kasus korupsi tanpa tindak lanjut nyata.

    • Mengabaikan tuntutan rakyat terkait pemerataan ekonomi.

    Maka Indonesia berisiko mengalami krisis kepercayaan. Investor bisa menarik modal secara masif, rupiah tertekan, dan inflasi melonjak. Dalam jangka menengah (3–5 tahun), pertumbuhan ekonomi bisa stagnan di bawah 4%, dengan meningkatnya pengangguran serta kesenjangan sosial.


Sorotan Internasional

Media asing menyoroti Indonesia sebagai salah satu negara dengan populasi demokrasi terbesar yang kini diuji oleh krisis politik dan sosial. Dukungan moral dari masyarakat internasional terhadap gerakan rakyat Indonesia menambah tekanan bagi pemerintah agar lebih transparan dalam kebijakan.

Namun, sejumlah investor global tetap melihat Indonesia sebagai pasar yang potensial, terutama jika pemerintah mampu meredam ketegangan politik dan mempercepat agenda reformasi.


Masa depan ekonomi Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kondisi eksternal seperti pasar global dan geopolitik internasional, tetapi sangat bergantung pada kebijakan domestik dan respons pemerintah terhadap suara rakyat.
Jika langkah yang diambil tepat, Indonesia berpeluang bangkit lebih kuat dan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi Asia Tenggara. Sebaliknya, jika salah langkah, Indonesia berpotensi kehilangan momentum emas dalam dekade mendatang.

TAG:Indonesia MendatangPerekonomian Indonesia yang akan datang
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Sudah Menang Tender Rp9,2 Miliar, Jalan Kembayan-Balai Sebut Masih Rusak Parah, Warga Bertanya-tanya
Sanggau Jadi Magnet Pingpong Kalbar, Atlet dari Melawi Hingga Sambas Bertarung di Kecala Cup 3
BNNK Sanggau Luncurkan Desa Bersinar di Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau
AJI Kecam Pernyataan KASAD dan Seskab Teddy: “Jangan Bungkam Kritik di Tengah Bencana”
Ngopi Santai, Sinergi Kuat! PLN IP UBP dan UP3 Sanggau Dekatkan Diri dengan Media Lokal

Berita Menarik Lainnya

Pertamina Patra Niaga Siap Menapaki 2026, Melayani Masyarakat Sepenuh Hati
2 hari lalu
Irzam Abdillah Terpilih sebagai Ketua Umum ISKAB Se-Nusantara
3 hari lalu
Pertamina Patra Niaga Bangun Sekolah dan Pesantren Darurat di Pidie Jaya, Pastikan Pendidikan Tak Terhenti
5 hari lalu
Target Pertahankan Gelar Juara, Jakarta Pertamina Enduro Resmi Perkenalkan Skuad Proliga 2026
5 hari lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar