Pontianak,Haloklbar.com kota di tepian Sungai Kapuas, tak pernah kehabisan daya tarik untuk para pelancong, terutama mereka yang datang dari daerah tetangga seperti Sintang.
Salah satu destinasi yang wajib dikunjungi adalah Warkop Kopi Asiang. Pengunjung dari Sintang, Bumi Senentang, seolah-olah menemukan jejak nostalgia dan kekayaan rasa dalam secangkir kopi legendaris di sini.
Bagi mereka yang terbiasa dengan suasana Sintang, Kopi Asiang menawarkan pengalaman berbeda.
Berlokasi strategis di pusat kota, warkop ini telah berdiri sejak 1958. Suasana klasiknya menjadi magnet tersendiri.
Aroma kopi yang kuat menyeruak begitu melangkah masuk, menyambut para tamu yang ingin melepas penat setelah perjalanan.
Seorang pengunjung dari Sintang Ronald berbagi pengalamannya.
“Saya penasaran dengan Kopi Asing karena banyak teman di Pontianak yang merekomendasikan,” ujarnya.pada 8 September 2025
Lebih lanjut dikatakan oleh Ronald “Ternyata, rasanya jauh berbeda. Ada cita rasa khas yang kuat, seperti perpaduan robusta dan arabika yang seimbang.” Tambahnya.
Kopi Asing bukan sekadar tempat minum kopi. Di sini, pengunjung bisa melihat langsung bagaimana para peracik kopi menyajikan minuman dengan cara tradisional, yaitu disaring dengan saringan kain yang sudah melegenda.
Ada juga menu andalan lain yang tak kalah populer, seperti kopi susu dan kopi es yang cocok untuk menyegarkan tenggorokan di tengah cuaca Pontianak yang terik.
Untuk menemani kopi, tersedia camilan legendaris seperti roti bakar srikaya yang rotinya lembut dengan selai srikaya buatan sendiri.
Kehangatan tempat ini membuat pengunjung dari Sintang merasa betah. “Rasanya seperti pulang ke rumah, tapi dengan nuansa kota yang ramai,” tambahnya.
Kunjungan ke Kopi Asiang adalah bagian dari wisata kuliner yang tak hanya memanjakan lidah, tapi juga memperkaya pengalaman.
Tempat ini membuktikan bahwa warung kopi legendaris mampu bertahan ditengah gempuran cafe modern, menjadi ikon kuliner yang terus dicari, termasuk oleh para wisatawan dari Sintang dan sekitarnya.(***)
Melintasi Bumi Senentang, Penjelajah Rasa dari Sintang Jatuh Hati pada Kopi Asiang Pontianak
