Dari Radiance Cores sampai Neural Arrays: Intip Teknologi Project PS 6 yang Sedang Dirancang Sony

Minggu, 12 Oktober 2025 – Sony bersama mitra chipnya, AMD, sedang menampilkan roadmap teknologi grafis dan AI yang kemungkinan besar akan menjadi dasar PlayStation generasi berikutnya (sering disebut PS6 atau “Project PS 6” di kalangan industri). Demonstrasi teknologi itu — termasuk unit khusus untuk ray/path tracing dan array neural untuk akselerasi AI rendering — menunjukkan bahwa Sony sedang menyiapkan lompatan arsitektural yang sulit dicapai oleh tweaking generasi PS5.


“Project PS 6”

“Project PS 6” bukan pengumuman produk final, melainkan rangkaian riset & pengembangan Sony–AMD untuk GPU dan arsitektur baru yang disebut dalam presentasi internal/teknis belakangan ini (sering muncul dalam liputan sebagai “Project Amethyst” atau “future console tech”). Tujuannya: memungkinkan real-time ray/path tracing tingkat lanjut, AI-native rendering, dan efisiensi memori yang jauh melebihi apa yang bisa dicapai PS5.


Berikut fitur teknis yang paling banyak dibahas — dan kenapa pengembang game serta pemain harus peduli:

  • Radiance Cores — blok hardware khusus yang menangani ray-tracing dan traversal sinar (mirip fungsi RT cores di GPU lain), sehingga beban itu tidak lagi memakan sumber daya shader utama. Ini memungkinkan ray/path tracing nyata dengan overhead yang jauh lebih kecil.

  • Neural Arrays / Interconnect untuk AI rendering — susunan unit AI yang saling terhubung untuk menangani operasi ML besar (mis. upscaling, denoising, regenerasi cahaya) secara efisien di level GPU. Pendekatan ini memperbesar peran AI dalam pipeline rendering, bukan hanya pada upscaling pasif.

  • Universal Compression (penyempurna Delta Color Compression) — metode kompresi memori baru yang dapat memperkecil bandwidth dan menambah kapasitas efektif VRAM tanpa menaikkan konsumsi daya secara drastis; penting untuk menyalurkan lebih banyak tekstur & data ke GPU pada waktu nyata.

Semua elemen di atas menunjukkan titik balik: bukan sekadar GPU lebih cepat, tapi arsitektur yang memindahkan cara game di-render — lebih banyak pekerjaan grafis berat didelegasikan ke blok khusus dan AI.

Bagikan
Exit mobile version