Sanggau, Halokalbar.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sanggau serius memastikan kualitas dan keamanan makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Untuk tahap awal, Dinkes telah mengambil dan mengirimkan sampel makanan dari sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ke laboratorium untuk diuji.
Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Kabupaten Sanggau, Stepanus Jonedi, membenarkan langkah ini.
“Untuk tahap satu ini sudah kita kirim ke Labolatorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Kalbar di Pontianak,” kata Jonedi kepada wartawan pada Jumat 21 November 2025
Pada tahap pertama, sampel diambil dari empat SPPG yang berada dalam satu jalur distribusi. Jonedi merinci SPPG yang sudah mengirimkan sampel.
“Kita lakukan sampel secara estafet untuk satu jalur, yakni Sanggau, Bodok, Sosok, dan Tayan,” ujarnya.
Ia menambahkan, SPPG Kecamatan Jangkang dan Kecamatan Sekayam juga berada dalam jalur yang sama.
Uji laboratorium ini, terang Jonedi, sangat penting. Tujuannya adalah untuk memastikan keamanan dan kelayakan konsumsi makanan yang dibagikan kepada penerima manfaat program MBG.
“Ini juga sebagai salah satu syarat penerbitan dari Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang wajib dipenuhi oleh SPPG,” tegasnya. SLHS adalah bukti bahwa makanan yang disajikan memenuhi standar kebersihan dan sanitasi yang layak.
Saat ini, Dinkes Sanggau tengah menunggu hasil uji dari Labkesda Provinsi.
“Untuk yang tahap satu tinggal kita tunggu seperti apa nanti hasil yang disampaikan Labkesda Provinsi, mudah-mudahan secepatnya kita dapat informasi,” harapnya.
Mengingat antrean pengajuan uji lab yang cukup banyak.
Untuk tahap selanjutnya, Dinkes akan melanjutkan pengambilan sampel.
“Untuk tahap dua nanti ada enam lagi SPPG menyusul. Keenamnya itu berada di jalur Entikong, Sekayam, dan Jangkang,” pungkas Jonedi, memastikan semua SPPG akan melewati proses uji kualitas ini.(***)
Dinkes Sanggau Uji Sampel Makanan Program Makan Bergizi Gratis, Pastikan Aman Dikonsumsi
Bagikan
