Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Wujudkan Swasembada Pangan, Yon TP 833 Bumi Daranante Gelar Tanam Padi Perdana di Desa Lape
    34 menit lalu
    Rayakan Satu Abad, Paroki Katedral Sanggau Gelar Talkshow Inspiratif: “Belajar dari Sejarah untuk Membuat Sejarah”
    1 jam lalu
    Butuh Dana Rp 2 Miliar, Pembangunan Drainase Jalan Agus Salim Sanggau Dikerjakan Bertahap
    23 jam lalu
    Bea Cukai Kalbagbar Musnahkan 1.000 Bale Pakaian Bekas Ilegal di Entikong
    2 hari lalu
    Siapkan Adrenalin! Jelajah Alam ‘Macan’t Dohik Buko’k’ Siap Guncang Sanggau 24 Januari Mendatang
    4 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Kalimantan Barat > Sanggau > Paolus Hadi Tegaskan Pentingnya Distribusi Tepat Sasaran dalam Sosialisasi Pupuk Bersubsidi di Kecamatan Bodok Kabupaten Sanggau
Sanggau

Paolus Hadi Tegaskan Pentingnya Distribusi Tepat Sasaran dalam Sosialisasi Pupuk Bersubsidi di Kecamatan Bodok Kabupaten Sanggau

kornelis
Diperbarui: 18/12/2025 17:25
kornelis
3 minggu lalu
Bagikan

Sanggau,Haloklbar.com
PT Pupuk Indonesia (Persero) bersama Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar sosialisasi kebijakan dan penyaluran pupuk bersubsidi di Kecamatan Bodok Kabupaten Sanggau. Kamis 18 Desember 2025

Kegiatan yang berlangsung di Aula Wisma Tabor Pusat Damai Kecamatan Bodok Kabupaten Sanggau ini dihadiri Anggota Komisi IV DPR RI dapil II Kalbar Paolus Hadi dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), General Manager PT Pupuk Indonesia Wilayah II. Muhammad Ihwan, serta ratusan petani dari Kecamatan Bodok

Paolus Hadi menegaskan pentingnya pupuk bersubsidi sebagai instrumen strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional, sekaligus mendorong produktivitas pertanian di daerah.

“Saya tekankan agar distribusi pupuk bersubsidi harus dilakukan secara tepat sasaran dan sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).
Pupuk bersubsidi adalah hak petani yang memang berhak menerimanya. Kami dari Komisi IV DPR RI berkomitmen memastikan alokasi dan penyaluran pupuk ini berjalan lancar, akuntabel, dan tepat sasaran,” ujar PH sapaan akrabnya.

PH juga berharap kegiatan sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman petani mengenai mekanisme penebusan pupuk sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah.

“Hari ini kita melaksanakan sosialisasi tata kelola pupuk subsidi, kerjasama antara DPR RI Komisi IV dengan PT Pupuk Indonesia,” ujarnya.

Saya bersama kurang lebih 150 orang petani yang berada di Kecamatan Bodok Kabupaten Sanggau, bagaimana cara memperoleh pupuk yang bersubsidi dengan aturan mainnya kemudian juga tata cara kelola pupuk tersebut,” tambahnya.

Kegiatan hari ini, lanjut anggota Komisi IV DPR RI. Banyak hal dan informasi baru yang di dapat. Sekarang ini harga pupuk subsidi sudah turun 20 persen, hal seperti ini perlu diketahui oleh masyarakat petani.

“Pupuk subsidi ini tidak bisa digunakan untuk sawit. Tetapi, untuk 9 jenis tanaman di luar sawit. Untuk hari ini tanaman sawit belum mendapatkan pupuk subsidi, nah kita berjuang lah semoga sawit rakyat nanti juga bisa mendapatkan pupuk bersubsidi. Karena banyak aspirasi, mau dari Sanggau dan dari mana mana berharap. Dan pesan saya tadi kalo sudah di beri Pemerintah tolong digunakan dengan benar, Jangan pula salah yang menggunakan,” jelas Paolus Hadi dengan tegas.

Anggota Komisi IV DPR RI Dapil II Kalbar Paolus Hadi mengungkapkan, untuk pupuk subsidi sawit kedepannya akan kita bicarakan di Komisi DPR RI agar mereka juga memahami.

“Karena untuk sawit ini sensitif sekali apalagi dsri tata guna lahannya kemudian penggunaannya apa betul rakyat atau orang kaya yang memamfaatkan itu. Dengan adanya kegiatan ini saya berharap semoga para petani ini dapat memahami dengan memperoleh pupuk subsidi dengan menggunakannya. Tadi juga saya memberi nasehat, jangan kalian minta pupuk subsidi tetapi pupuk subsidi itu kalian jual,” pungkasnya.

Sementara itu General Manager PT Pupuk Indonesia Wilayah II Muhammad Ihwan menjelaskan mekanisme terbaru dalam sistem distribusi pupuk bersubsidi, termasuk penerapan Kartu Tani dan digitalisasi penyaluran untuk mencegah terjadinya penyimpangan.

“Kami berkomitmen menjaga ketersediaan stok pupuk di tingkat distributor hingga kios resmi, serta memperkuat kerjasama pengawasan dengan pemerintah daerah dan aparat penegak hukum,” jelasnya

Muhammad Ihwan mengungkapkan, Pihaknya juga mengimbau petani agar berani melapor apabila menemukan indikasi kecurangan atau penyalahgunaan dalam penyaluran pupuk bersubsidi.

“Baik dari penyerahan pupuk bersubsidi ini sudah banyak dibantu oleh pemerintah, khususnya pemerintahan Pak Prabowo ini dari 145 peraturan presiden menjadi 45 atau menjadi dari 145 menjadi hanya 2 saja aturan yang menetapkan bahwa yang bertanggung jawab adalah pupuk Indonesia dan kementerian pertanian jadi di aturan sudah sangat sederhana akses. Petani terhadap pupuk itu juga diperluas fee dari untuk PUD juga ditambah pengawasan diperkuat jadi, pengawasan untuk bersubsidi hari-hari ini sudah jauh lebih baik daripada sebelumnya,” jelasnya.


Untuk Harga Eceran Tertinggi (HET), lanjut Ihwan. Sekarang ini sudah turun 20 persen daripada yang sebelumnya, jadi bayangkan petani sekarang dipermudah untuk mendapatkan pupuk harganya diturunkan artinya ini adalah bentuk kepedulian terhadap apa namanya petani Indonesia.

“Sekarang kan untuk harga pupuk urea. Di 90 ribu dan untuk NPK di 92 ribu itu sudah turun 20 persen daripada sebelumnya dan pupuk ini hanya untuk 9 jenis tanaman di luar sawit.” ungkap GM PT Pupuk Indonesia.

Untuk kedepannya, GM PT Pupuk Indonesia Muhammad Ihwan mengatakan, seperti yang disampaikan oleh anggota Komisi IV DPR RI dapil II Kalbar Pak Paolus Hadi tadi ,ada dasarnya kami mendukung artinya kalau kami melihat petani terutama banyak berusaha di bidang sawit

“Nah ink mungkin perlu diusulkan kepada kementerian pertanian melalui anggota DPR RI agar petani sawit rakyat yang mendapatkan apa subsidi jadi jangan dibayangkan untuk sawit Korporasi begitu, tapi ini untuk khusus untuk rakyat yang menanam sawit itu yang perlu namanya subsidi, tapi silakan diusulkan kami pada prinsipnya begitu ada kebijakan apapun itu akan kami laksanakan dengan baik,” katanya.

GM PT Pupuk Indonesia ini berharap dalam penyaluran pupuk subsidi ini tidak hanya tepat sasaran saja. Tapi waktunya tepat harganya tepat jenis punya tempat-tempatnya tepat.

Harganya juga tepat yang paling penting adalah yang nomor 7 adalah tempat penerima nah penerima ini artinya apa sesuai dengan hak yang diperoleh-oleh petani pupuk harus diterima oleh petani yang berhak petani yang berhak itu adalah apa petani yang ditetapkan dalam RDKK.

“Pemupukan ini untuk kemajuan bidang pertanian di Kalimantan Barat khusunya Kabupaten Sanggau akan lebih baik,” ujarnya.

Kebutuhan pupuk tadi sesuai yang sudah disampaikan untuk NPK ada 13.000 ton untuk kerjasama mungkin sekitar 13.000 ton juga nah yang paling penting adalah pupuk organik ini sudah ada ketetapan dari pemerintah ada 20.000 ton.

“Jadi yang perlu di tambah yaitu pengawasan diperkuat. Jadi pengawasan pupuk bersubsidi hari ini sudah lebih baik dari sebelumnya,” pungkas GM PT Pupuk Indonesia Muhammad Ihwan.

Kegiatan Sosialisasi tata kelola pupuk subsidi yang dilaksanakan oleh PT Pupuk Indonesia dan anggoat Komis8 IV DPR RI dapil II Kalbar ini berlangsung interaktif, di mana para petani aktif menyampaikan pertanyaan dan pengalaman mereka terkait proses penebusan pupuk.

Acara ditutup dengan sesi dialog dan penyerahan simbolis materi informasi mengenai pupuk bersubsidi kepada perwakilan kelompok tani.

Harga (HET) Turun 20% (Urea: Rp90.000, NPK: Rp92.000)

Sasaran 9 Jenis Tanaman (Padi, Jagung, Kedelai, Cabai, Bawang Merah, Bawang Putih, Tebu, Kopi, Kakao)

Basis Data Wajib terdaftar dalam e-RDKK
Sistem Tebus Digitalisasi melalui Kartu Tani/KTP untuk mencegah penyimpangan

Kegiatan yang juga dihadiri oleh General Manager PT Pupuk Indonesia Wilayah II, Muhammad Ihwan, ini diakhiri dengan dialog interaktif. Paolus Hadi berharap melalui sosialisasi ini, petani di Kabupaten Sanggau tidak lagi menemui kendala administratif dalam mendapatkan haknya.(***)

Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Dukung Kebijakan Pemerintah, Warga Meliau Distribusikan BBM ke Pedalaman
Jelang Nataru, TPID Sanggau Gelar Monitoring Terpadu, Pastikan Stok dan Stabilitas Harga Pangan Aman
Elpiji 3 Kg Langka di Sanggau, Harga Tembus Rp40 Ribu di Tingkat Pengecer
Sanggau Jadi Magnet Pingpong Kalbar, Atlet dari Melawi Hingga Sambas Bertarung di Kecala Cup 3
Sudah Menang Tender Rp9,2 Miliar, Jalan Kembayan-Balai Sebut Masih Rusak Parah, Warga Bertanya-tanya

Berita Menarik Lainnya

Wujudkan Swasembada Pangan, Yon TP 833 Bumi Daranante Gelar Tanam Padi Perdana di Desa Lape
34 menit lalu
Rayakan Satu Abad, Paroki Katedral Sanggau Gelar Talkshow Inspiratif: “Belajar dari Sejarah untuk Membuat Sejarah”
1 jam lalu
Butuh Dana Rp 2 Miliar, Pembangunan Drainase Jalan Agus Salim Sanggau Dikerjakan Bertahap
23 jam lalu
Bea Cukai Kalbagbar Musnahkan 1.000 Bale Pakaian Bekas Ilegal di Entikong
2 hari lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar