Sanggau,Haloklbar.com – Pemerintah Kabupaten Sanggau bergerak cepat merespons ancaman bencana hidrometeorologi di awal tahun 2026.
Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Kejadian Bencana Banjir, Angin Puting Beliung, dan Tanah Longsor (Batingsor) di Ruang Rapat Daranante, Selasa 13 Januari 2026
Rapat krusial ini dihadiri langsung oleh Plt. Deputi Bidang Pencegahan BNPB, unsur Forkopimda, serta kepala perangkat daerah terkait guna menyatukan persepsi dan kekuatan dalam menghadapi potensi bencana yang mulai mengintai wilayah Bumi Daranante.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Susana Herpena mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Sanggau telah menetapkan Status Siaga melalui Surat Keputusan Bupati Sanggau Nomor: 27/BPBD/2026 sejak tanggal 5 Januari 2026.
“Penetapan status ini merespons dinamika cuaca dan instruksi Mendagri terkait kesiapsiagaan bencana hidrometeorologi. Jika situasi di lapangan memburuk, status ini dapat ditingkatkan menjadi Tanggap Darurat,” tegas Susana.
Ia menambahkan, sejak Jumat 9 Januari 2026 beberapa kecamatan yang dilintasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Sekayam, seperti Entikong, Sekayam, Beduai, Kembayan, hingga Bonti, sudah mulai terdampak banjir dan tanah longsor.
Guna memastikan penanganan yang cepat dan terukur, Pemkab Sanggau segera mengaktivasi Komando Satuan Tugas (Satgas) Batingsor. Satgas ini melibatkan unsur TNI/Polri, BPBD, instansi vertikal, dunia usaha, hingga masyarakat.
“Penanggulangan bencana adalah tanggung jawab bersama. Kita menggunakan pendekatan Pentahelix. Saya minta seluruh stakeholder, termasuk TRC-PB, untuk terus bersinergi, bekerja maksimal, efektif, dan efisien,” ujarnya.
Mengingat pengalaman pahit banjir tahun 2024 dan 2025 yang menyebabkan kerugian material serta munculnya berbagai penyakit (DBD, malaria, dan penyakit kulit), Susana meminta para Camat hingga Kepala Desa untuk lebih masif melakukan sosialisasi kepada masyarakat.
“Edukasi dan informasi harus sampai ke level terbawah. Kita harus siap untuk selamat. Kenali ancaman bahayanya, kurangi risikonya,” pesannya menutup sambutan.
Di akhir acara, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para relawan dan petugas lapangan yang telah berjaga di titik-titik rawan. “Kita jaga alam, alam jaga kita,” pungkasnya.(***)
Wabup Sanggau Pimpin Rakor Batingsor: Pastikan Kesiapsiagaan Seluruh Stakeholder
