Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Kelompok Binaan CSR ANTAM Kalbar Jadi Percontohan Budidaya Ikan bagi Halmahera Timur
    11 jam lalu
    Gandeng Komunitas Motor dan Pengusaha, Pemuda Katolik Sanggau Gelar Trabas Alam dan Baksos di Parindu
    2 hari lalu
    Imigrasi Sanggau Dorong Pengawasan Partisipatif Melalui Desa Binaan
    5 hari lalu
    Judol dan Pinjol Intai Anak Muda, Ketua BPM Kalbar: Jangan Tergiur Uang Instan!
    5 hari lalu
    Unggul Telak, Ape Resmi Pimpin Paguyuban Bhakti Sentosa Sanggau
    2 minggu lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Kalimantan Barat > Sanggau > Hutan dan Sungai Terancam, DAD Sanggau Minta Warga Sadar Bahaya Tambang Emas Tanpa Izin.
Sanggau

Hutan dan Sungai Terancam, DAD Sanggau Minta Warga Sadar Bahaya Tambang Emas Tanpa Izin.

kornelis
Diperbarui: 02/02/2026 20:36
kornelis
4 bulan lalu
Bagikan

Sanggau,Haloklbar.com  – Maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah daratan Kabupaten Sanggau kini tengah menjadi sorotan tajam.

Pasalnya, aktivitas ilegal tersebut dilaporkan semakin masif merambah ke berbagai kecamatan dan mulai mengancam kelestarian lingkungan hidup.

Kondisi ini memicu keprihatinan mendalam dari sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Sekretaris Jenderal Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Sanggau, Urbanus, menyatakan kegeramannya terhadap praktik perusakan alam yang terus berlangsung tanpa kendali tersebut.

Urbanus meminta agar masyarakat memiliki kesadaran kolektif mengenai bahaya jangka panjang dari tambang emas ilegal.

Menurutnya, potensi kerusakan alam yang ditimbulkan jauh lebih besar dibandingkan keuntungan ekonomi sesaat yang didapatkan.
Ancaman Nyata bagi Sungai Sekayam

Salah satu poin krusial yang disorot Urbanus adalah dampak langsung terhadap sumber air bersih masyarakat. Ia mencontohkan kondisi Sungai Sekayam yang selama ini menjadi urat nadi kehidupan warga Sanggau.

“Sungai Sekayam itu sumber air utama bagi kita semua. Sangat disayangkan jika harus rusak karena hadirnya tambang emas ilegal. Jika airnya sudah tercemar dan ekosistemnya hancur, yang rugi adalah anak cucu kita nanti,” ujar Urbanus dengan nada tegas pada 2 Februari 2026

Lebih lanjut, Urbanus juga memberikan himbauan khusus kepada masyarakat adat di Kabupaten Sanggau.

Ia berharap warga tidak mudah terperdaya oleh iming-iming materi dari pihak-pihak yang ingin mengeruk keuntungan dengan cara merusak hutan adat.

“Saya meminta agar masyarakat adat jangan mudah terperdaya dan tergiur. Hutan yang seharusnya kita jaga bersama sebagai warisan leluhur, jangan sampai ikut rusak hanya karena nafsu sesaat. Sekali hutan itu hancur, butuh waktu puluhan bahkan ratusan tahun untuk memulihkannya,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, desakan agar pihak berwenang melakukan tindakan tegas terhadap aktivitas tambang emas ilegal di darat terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat guna menjaga kelestarian bumi Daranante.(***)

TAG:#Sanggau #Kalbar #TambangEmasIlegal #PETISanggau #DADSanggau #SungaiSekayam #LingkunganHidup #Haloklbar #BeritaSanggau #HutanAdat
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Gali Potensi PAD, Bapenda Sanggau Pantau Langsung Transaksi di Rumah Makan dan Hotel
Paolus Hadi Dorong Imigrasi Entikong Perkuat Program Desa Binaan
Putra Dayak Kalbar Harumkan Nama Daerah, Sutrisno Tabeas Resmi Jabat Kajari Ngada NTT
Langkah Cepat Direktur RSUD Sanggau Respons Dugaan Penyimpangan Dana BPJS: Penelusuran Internal Dimulai!
Lantik 147 Pejabat Fungsional, Susana Herpena: ASN Itu Melayani, Bukan Dilayani.

Berita Menarik Lainnya

Kelompok Binaan CSR ANTAM Kalbar Jadi Percontohan Budidaya Ikan bagi Halmahera Timur
11 jam lalu
Gandeng Komunitas Motor dan Pengusaha, Pemuda Katolik Sanggau Gelar Trabas Alam dan Baksos di Parindu
2 hari lalu
Unggul Telak, Ape Resmi Pimpin Paguyuban Bhakti Sentosa Sanggau
2 minggu lalu
PMI Sanggau Perkuat Stok Darah Lewat Aksi Kemanusiaan di PT BHD
3 minggu lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar