Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Mengapa Bendera Dayak Merah-Kuning-Biru Bukan Simbol Politik? Ini Penjelasan Naskah Akademiknya
    8 jam lalu
    Dampak Kabut Asap di Sanggau: Sekolah Diliburkan Sementara, Siswa BDR 13–14 Agustus
    13 jam lalu
    Kobarkan Semangat Nasionalisme! Intip Keseruan Para Guru SMKN 1 Sanggau Percantik Sekolah Jelang HUT RI ke-81
    19 jam lalu
    Minta Perda Kearifan Berladang Dicabut, Sekjen DAD Sanggau Reaksi Keras Statement Kepala BNPB
    2 hari lalu
    Hadiri Pelantikan Ayoung Tao Ketungau Tesaek, Anggota DPR RI Paolus Hadi Tekankan Pentingnya Perlindungan HAM dan Masyarakat Adat
    3 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Kalimantan Barat > Sanggau > Kisah Haru Mas Kades Narto: Jadi ‘Ayah’ Bagi Anak Yatim Berkebutuhan Khusus di Hari Pertama Sekolah
Sanggau

Kisah Haru Mas Kades Narto: Jadi ‘Ayah’ Bagi Anak Yatim Berkebutuhan Khusus di Hari Pertama Sekolah

kornelis
Diperbarui: 14/07/2026 18:58
kornelis
1 bulan lalu
Bagikan

Sanggau,Halokalbar.com – Riuh rendah langkah kaki anak-anak menyambut hari pertama masuk sekolah di Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, mendadak terasa berbeda.

Di tengah hangatnya Surat Edaran Pemkab Sanggau yang mengimbau para ayah untuk menggandeng erat tangan anak-anak mereka hingga ke gerbang sekolah, ada sepi yang menggelayut di sebuah rumah sederhana.

Bagi Fahri Al Hidayat, atau yang akrab disapa Jumadi, imbauan itu sempat terasa laksana impian yang mustahil.

Bocah berkebutuhan khusus ini hanya bisa menatap seragam merah-putihnya dalam keheningan.

Ayahnya telah tiada, menyisakan ruang kosong di hari pentingnya untuk melangkah ke jenjang baru di SMP Ma’arif Mutiara Bangsa.


Namun pagi itu, takdir membawa cerita lain melalui deru sebuah motor matik tua.

Sebelum mentari meninggi, sunyinya rumah Jumadi pecah. Sunarto, Kepala Desa Pedalaman yang akrab disapa Mas Kades Narto, datang membelah jalanan desa.

Pakai seragam dinas yang kaku tampa pengawalan protokoler, ia hadir murni sebagai seorang bapak.

“Ayo, Jumadi. Kita berangkat,”* bisik Mas Kades Narto lembut.

Kata-kata sederhana itu seketika menyalakan binar di mata Jumadi.

Air matanya tertahan, berganti dengan senyum haru. Dengan penuh kesabaran, Sang Kades membantu Jumadi naik ke atas motor matik tuanya, memastikan jemari bocah itu berpegangan erat.

Sepanjang perjalanan, bukan instruksi jabatan yang keluar, melainkan untaian kata penyemangat untuk meruntuhkan rasa gugup di dada sang anak yatim.

Setibanya di gerbang SMP Ma’arif Mutiara Bangsa, pemandangan mengharukan itu langsung menyita perhatian warga dan para guru yang berjaga.

Mas Kades Narto turun, melangkah mendekati Jumadi. Dengan telaten, jemari sang pemimpin desa merapikan kerah seragam dan mengencangkan ikat pinggang Jumadi yang sedikit kedodoran.

Detik berikutnya, sebuah tangan kekar menggenggam erat tangan kecil Jumadi, menuntun langkah kakinya yang tak sempurna melintasi halaman sekolah dengan penuh wibawa.

Di hadapan para guru, penyerahan itu dilakukan dengan mata yang berkaca-kaca.

Surat Edaran yang mulanya hanya lembaran kertas birokrasi, hari itu menjelma menjadi aksi kemanusiaan yang nyata di lapangan.


Bagi Sunarto, esensi tertinggi dari sebuah jabatan bukanlah tentang kuasa atau fasilitas, melainkan tentang hadirnya negara dan pemerintah bagi mereka yang paling rentan.

“Jumadi adalah anak kita bersama. Keterbatasan fisik dan ketiadaan orang tua tidak boleh menjadi penghalang baginya untuk menatap masa depan,” ujar Sunarto dengan suara bergetar emosional.

“Hari ini saya mengantarnya bukan untuk pencitraan, tapi untuk memastikan ia tahu bahwa dia tidak sendirian. Pemerintah desa hadir, masyarakat hadir, dan kami semua adalah keluarga yang akan mengawal mimpi-mimpinya.”

Ia menegaskan bahwa seorang pemimpin harus menjadi orang pertama yang berdiri ketika warganya membutuhkan sandaran.

“Jika aturan meminta seorang ayah hadir di hari pertama sekolah, maka sebagai pemimpin, sayalah yang harus berdiri dan menjadi ‘ayah’ bagi anak-anak yatim di desa ini,”* pungkasnya.

Hari itu, sebuah babak baru dalam hidup Jumadi resmi dimulai. Di atas jok motor matik tua pagi itu, impian besar seorang anak yatim berkebutuhan khusus tidak didepak oleh keterbatasan—ia justru dinyalakan kembali, digandeng langsung oleh nurani seorang pemimpin.(***)

Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Kisah Haru Mas Kades Narto: Jadi ‘Ayah’ Bagi Anak Yatim Berkebutuhan Khusus di Hari Pertama Sekolah
Beredar Dugaan Praktik Kecantikan Tanpa Izin di Pontianak, Warga Minta Aparat Turun Tangan
Maxim Pontianak Beri Bantuan Fasilitas Sekolah dan Apresiasi Siswa ‘Best Client’
Komitmen Sinergisitas Penegakan Hukum: Kapolda dan Kajati Kalbar Pererat Hubungan Kelembagaan
Pererat Silaturahmi, Pengurus Gardayak Sanggau Kunjungi Tokoh Masyarakat Paolus Hadi

Berita Menarik Lainnya

Dampak Kabut Asap di Sanggau: Sekolah Diliburkan Sementara, Siswa BDR 13–14 Agustus
13 jam lalu
Kobarkan Semangat Nasionalisme! Intip Keseruan Para Guru SMKN 1 Sanggau Percantik Sekolah Jelang HUT RI ke-81
19 jam lalu
Minta Perda Kearifan Berladang Dicabut, Sekjen DAD Sanggau Reaksi Keras Statement Kepala BNPB
2 hari lalu
Kanim Sanggau Gandeng Komisi XIII DPR RI, Perkuat Sarpras Imigrasi dan Proteksi PMI di Perbatasan
3 hari lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar