Mahasiswa Magister MIA UNTAN Perkuat Tata Kelola Desa Parit Setia Melalui Aksi Pengabdian Masyarakat


Sambas,Haloklbar.com – Kelompok 4 Mahasiswa Magister Ilmu Administrasi Publik (MIA) Universitas Tanjungpura (UNTAN) sukses menggelar rangkaian kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) di Desa Parit Setia, Kecamatan Jawai, Kabupaten Sambas. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 6-8 Februari 2026, ini menjadi bukti nyata sinergi akademisi dalam mendorong kemandirian desa.

Di bawah kepemimpinan Christian Arie Anwari selaku Ketua Kelompok, aksi ini mengusung misi penguatan tata kelola desa melalui integrasi layanan kesehatan, peningkatan literasi, dan penataan administrasi kewilayahan.


Salah satu agenda krusial dalam pengabdian ini adalah sosialisasi Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Christian Arie Anwari menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memperkenalkan transformasi layanan kesehatan yang mencakup seluruh siklus hidup manusia.


“Kami ingin memastikan bahwa akses kesehatan di desa tidak hanya tersedia, tapi juga terintegrasi dari bayi hingga lansia. Melalui pre-test dan post-test kepada kader PKK, kami mengukur sejauh mana pemahaman mereka meningkat untuk keberlanjutan program ini,” ujar Christian.


Selain sektor kesehatan, tim juga melakukan serangkaian intervensi fisik yang berdampak langsung pada ketertiban desa:
Penataan Spasial: Pemasangan papan nama gang di titik strategis guna menertibkan administrasi wilayah.
Budaya Literasi: Instalasi “Pojok Baca” Tematik di Kantor Desa yang menyediakan referensi praktis terkait pertanian dan kesehatan.
Lingkungan Sehat: Pemasangan tanda larangan merokok di area pelayanan publik untuk menciptakan ruang kerja yang bersih dan inklusif.


Pemilihan Desa Parit Setia didasari oleh latar belakang sosiopolitik yang kuat. Desa ini dikenal memiliki modal sosial tinggi melalui tradisi Makan Saprahan dan visi Kepala Desa, Bapak Erwanto, yang berambisi mewujudkan “Desa Digital” serta “Desa Mandiri.”

Kegiatan ini melibatkan 11 mahasiswa berdedikasi, yakni: Christian Arie Anwari (Ketua), Uray Ria Febriyani, Johni Astanto, Alifa Ihfazna Rafida, Nengsih Juniarti, Siska Uli Wulandari, Andri, Khairul Fahruzy, Verdy Aprizio Delgado, Rychard Instya Kurnia Putra, dan Grace Kurniati.



Kesuksesan aksi nyata ini tidak lepas dari bimbingan Dr. Saherimiko, M.Si., serta supervisi ketat dari tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dipimpin oleh Prof. Rusdiono, M.Si.


Kolaborasi yang apik juga terjalin dengan Camat Jawai, perangkat desa, serta kader Posyandu setempat. Melalui pengabdian ini, diharapkan Desa Parit Setia dapat terus berkembang menjadi role model bagi tata kelola administrasi desa yang modern dan inklusif di Kabupaten Sambas.(***)

Bagikan
Exit mobile version