Sanggau,Halokalbar.com – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.2 terus berupaya meningkatkan keamanan di sejumlah titik jalan yang rawan kecelakaan, khususnya di wilayah Kabupaten Sanggau.
Hal ini disampaikan oleh Agus Rahman saat melakukan peninjauan langsung di lokasi yang sering menjadi titik insiden lalu lintas.
Agus Rahman menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai langkah preventif, seperti pemasangan rambu-rambu lalu lintas dan patok pengaman jalan di sisi sungai.
Namun, ia mengakui adanya kendala di lapangan, di mana fasilitas pengaman tersebut sering kali rusak atau hilang.
“Kami sudah mencoba memasang rambu-rambu dan patok pengaman jalan, terutama di sisi sungai. Namun, karena kendaraan dari arah hulu sering melaju kencang, fasilitas tersebut sering tertabrak dan bahkan hilang. Jika hilang atau rusak, segera kami perbaiki dan pasang kembali,” ujar Agus.
Terkait rencana pelebaran jalan di lokasi rawan tersebut, Agus menargetkan pengerjaan dapat dilakukan secepat mungkin demi menjamin keselamatan pengguna jalan.
Selain fokus pada titik rawan kecelakaan, Agus juga memaparkan cakupan wilayah kerja preservasi jalan yang sedang berjalan. Wilayah kerja PPK 2.2 BPJN Kalbar membentang dari batas Kota Sanggau hingga Sekadau.
“Preservasi kami mencakup wilayah Sanggau hingga Sekadau. Penanganan detailnya terbagi dalam beberapa segmen, mulai dari perbaikan aspal hingga pemeliharaan jembatan,” tambahnya.
Meski demikian, Agus mengklarifikasi bahwa untuk wilayah tertentu seperti Semboja, penanganannya berada di bawah wewenang PPK lain sesuai dengan pembagian wilayah kerja yang telah ditetapkan.
Saat ini, seluruh proses perbaikan dan pemeliharaan di jalur utama Sanggau-Sekadau sedang dalam tahap pengerjaan secara bertahap.
Dengan adanya upaya mitigasi dan pemeliharaan rutin ini, diharapkan angka kecelakaan di jalur tersebut dapat ditekan dan kenyamanan berkendara masyarakat dapat meningkat.(***)
Upaya BPJN Tangani Titik Rawan Kecelakaan di Sanggau




