Sanggau,Halokalbar.com Pemerintah Kabupaten Sanggau saat ini tengah menghadapi tantangan serius terkait kekurangan sumber daya manusia (SDM).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sanggau, Anselmus, mengungkapkan bahwa jumlah pegawai yang pensiun jauh lebih besar dibandingkan pengangkatan pejabat baru.
Pernyataan tersebut disampaikan Anselmus usai pelantikan 146 pejabat fungsional di Aula Bapenda Sanggau, Rabu 29 April 2026
Anselmus memaparkan data bahwa hingga hari ini, tercatat sebanyak 220 orang ASN di lingkungan Pemkab Sanggau memasuki masa pensiun, termasuk beberapa posisi strategis setingkat kepala dinas.
“Secara jumlah, posisi yang kosong paling banyak berasal dari tenaga guru dan tenaga kesehatan,” ujar Anselmus.
Perbandingan antara pegawai yang pensiun dan yang dilantik menunjukkan kesenjangan yang nyata: Total Pensiun: 220 orang, Total Dilantik: 146 orang dan Selisih (Kekurangan): 74 orang.
Menurutnya, angka tersebut hanyalah hitungan minimal untuk sekedar menjaga fungsi organisasi tetap berjalan. Jika ingin mencapai angka ideal yang sesuai dengan kebutuhan fasilitas di setiap kecamatan, jumlah kekurangan diprediksi jauh lebih besar.
Meski kebutuhan mendesak, Pemkab Sanggau tidak bisa sembarangan melakukan rekrutmen. Anselmus menyebutkan adanya batasan regulasi yang mengatur bahwa belanja pegawai maksimal hanya 30 persen dari APBD.
“Satu sisi kita butuh, tapi di sisi lain terbentur aturan belanja pegawai. Untuk rencana perekrutan CPNS baru, kami belum bisa berkomentar banyak karena harus menyesuaikan antara aturan pusat dengan kemampuan keuangan daerah,” tutupnya.
Saat ini, pihak BKPSDM masih terus memformulasikan hitungan rinci kebutuhan tenaga guru dan kesehatan di setiap kecamatan agar pelayanan publik tetap optimal di tengah keterbatasan personel.(***)
Sanggau Krisis Pegawai, 220 ASN Pensiun Tahun Ini Tapi Rekrutmen Terganjal Aturan




