Dorong Pembentukan Destana, BPBD Sanggau Edukasi Warga Kawasan Rawan Bencana

Sanggau,Halokalbar.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sanggau dijadwalkan menggelar Sosialisasi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Rawan Bencana pada Kamis 4 Juni 2026 mendatang.

Kegiatan tersebut bakal dipusatkan di Aula Kantor Desa Sosok.
Kepala Pelaksana BPBD Sanggau, Didit Richardi, menjelaskan bahwa agenda ini bertujuan melindungi hak masyarakat di wilayah rawan bencana, sekaligus meningkatkan kemandirian warga dalam beradaptasi dan memulihkan diri dari ancaman bencana.

“Langkah ini merupakan penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) sub-urusan bencana di daerah, sebagaimana diatur dalam Permendagri Nomor 101 Tahun 2018 dan Peraturan BNPB Nomor 7 Tahun 2025 tentang Desa dan Kelurahan Tangguh Bencana,” ujar Didit, pada  25 Mei 2026

Didit menambahkan, pihak kecamatan memiliki kewajiban untuk memfasilitasi pemerintah desa dalam merencanakan serta menganggarkan kegiatan pemulihan risiko pada Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes).

Hal ini sejalan dengan Permendes Nomor 2 Tahun 2024 terkait petunjuk operasional fokus penggunaan Dana Desa.

Dalam regulasi tersebut, salah satu fokus pengalokasian Dana Desa difungsikan untuk penguatan desa yang adaptif terhadap perubahan iklim serta pengurangan risiko bencana melalui kegiatan mitigasi dan teknologi adaptif.

Oleh karena itu, BPBD Sanggau mendorong desa-desa dengan tingkat kerawanan tinggi untuk segera membentuk Desa Tangguh Bencana (DESTANA), Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB), dan Relawan Penanggulangan Bencana Desa.

“Sinergi ini penting agar keberadaan tim di tingkat desa dapat membantu BPBD dalam mempercepat penanganan dan mitigasi bencana di wilayah Kabupaten Sanggau,” pungkasnya.(***)

Bagikan
Exit mobile version