Sanggau, Halokalbar.com – Pemerintah Kabupaten Sanggau mengapresiasi langkah strategis Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sanggau dalam menggelar Imi Talkshow: Sosialisasi Desa Binaan Imigrasi dengan tema “Cerdas Berimigrasi, Aman Terlindungi, Melalui Desa untuk Indonesia” di Kabupaten Sanggau, Selasa 11 Agustus 2026
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan yang diselenggarakan bekerja sama dengan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kalimantan Barat tersebut.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman hukum keimigrasian bagi masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia.
Dalam arahannya, Wabup Susana Herpena menegaskan bahwa letak geografis Kabupaten Sanggau yang berbatasan langsung dengan Malaysia memberikan dua sisi mata uang: peluang pembangunan sekaligus potensi ancaman kerawanan.

“Posisi strategis ini memberikan peluang besar bagi masyarakat di bidang ekonomi, perdagangan, pendidikan, maupun pariwisata. Namun di sisi lain, kita harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi permasalahan keimigrasian, seperti Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), penyelundupan manusia, serta keberangkatan ke luar negeri secara non-prosedural,” ujar Susana Herpena.
Menurut Wabup, melalui program Desa Binaan Imigrasi, edukasi dan informasi keimigrasian dapat dihadirkan langsung ke tingkat akar rumput. Desa tidak hanya ditempatkan sebagai objek sosialisasi, melainkan sebagai mitra strategis dalam pengawasan dan deteksi dini keimigrasian secara partisipatif.
“Cerdas berimigrasi berarti masyarakat memiliki pengetahuan yang cukup sebelum melakukan perjalanan ke luar negeri. Aman terlindungi berarti ada kepastian dan perlindungan hukum. Sedangkan melalui desa untuk Indonesia menunjukkan bahwa pembangunan kesadaran dan perlindungan masyarakat dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu desa,” tegasnya.
Lebih lanjut, Susana Herpena menjelaskan bahwa langkah kolaboratif ini sangat sejalan dengan visi daerah, yaitu “Sanggau Maju, Berkelanjutan, dan Berkeadilan”.
Pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga penguatan sumber daya manusia yang sadar hukum serta mampu melindungi diri.
Wabup Sanggau juga mengimbau seluruh elemen masyarakat—mulai dari para Kepala Desa, perangkat desa, tokoh adat, tokoh agama, hingga organisasi pemuda—untuk memperkuat koordinasi dengan jajaran imigrasi dan aparat keamanan. Masyarakat diminta tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan yang berpotensi melanggar hukum keimigrasian.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Dapil Kalbar 2 Paolus Hadi, S.IP., M.Si., perwakilan Kanwil Ditjen Imigrasi Kalbar, BP3MI Kalbar, Kepala Kanim Kelas II TPI Sanggau, jajaran Forkopimda (Dandim 1204/Sanggau, Kapolres Sanggau, Ketua PN Sanggau), Pangeran Ratu Surya Negara Sanggau, Kaban Kesbangpol, LBH Justitia Populi, para Camat, serta perangkat dan Karang Taruna Desa Semuntai dan Sungai Batu.(***)




