Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Jalur Internasional Sanggau-Entikong Terendam Banjir, BPBD: Ketinggian Capai 50 CM
    21 jam lalu
    Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sanggau Menurun pada 2025, Kekerasan Seksual Masih Mendominasi
    2 hari lalu
    Tanggap Bencana, BPBD Sanggau Sediakan Layanan Call Center 24 Jam: Catat Nomornya!
    2 hari lalu
    Wujudkan Swasembada Pangan, Yon TP 833 Bumi Daranante Gelar Tanam Padi Perdana di Desa Lape
    2 hari lalu
    Rayakan Satu Abad, Paroki Katedral Sanggau Gelar Talkshow Inspiratif: “Belajar dari Sejarah untuk Membuat Sejarah”
    2 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Internasional > Fenomena Viral di Raqqa: Sungai Kering, Specious Gold Dust & Pirit yang Membingungkan
Internasional

Fenomena Viral di Raqqa: Sungai Kering, Specious Gold Dust & Pirit yang Membingungkan

VIVM
Diperbarui: 06/08/2025 22:56
VIVM
5 bulan lalu
Bagikan

Raqqa, Suriah — August 2025 – Penurunan debit air Sungai Eufrat hingga titik kritis telah memicu kekhawatiran kemanusiaan serius dan menimbulkan fenomena sosial baru di Raqqa. Kondisi ini menimbulkan kemunculan gundukan tanah berkilau yang disebut-sebut mengandung “emas”, memicu incaran masyarakat lokal tanpa bukti ilmiah.

Konten
Kilauan Misterius di Dasar SungaiAntara Sains dan MitosRealitas di Balik EmasSumber Berita:

Sungai Eufrat, yang mengalir melintasi Turki, Suriah, dan Irak, selama ribuan tahun menjadi sumber kehidupan bagi jutaan manusia. Namun, laporan terbaru dari Al Jazeera dan Phys.org menyebutkan bahwa sungai ini kini mengalami salah satu kekeringan terparah dalam sejarah modern.

Beberapa faktor utama yang memperparah kondisi ini meliputi:

  • Perubahan iklim global yang menyebabkan curah hujan semakin tidak menentu.

  • Pembangunan bendungan besar di hulu sungai oleh Turki yang mengurangi aliran air ke Suriah.

  • Rusaknya infrastruktur irigasi di Suriah akibat perang berkepanjangan.

Akibatnya, banyak desa di sekitar Raqqa, terutama di wilayah Al-Bukhamid, kini menghadapi krisis air bersih, gagal panen, dan kehilangan sumber penghidupan.


Kilauan Misterius di Dasar Sungai

Namun, di balik tragedi ekologis ini, sebuah fenomena unik justru menarik perhatian warga: kilauan logam di dasar sungai yang surut.

Baca juga

Kecaman Internasional Meluas: ASEAN dan Blok Global Nilai Tindakan Indonesia atas Protes “Terlalu Berlebihan”
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645 Gardatama Yudha Menerima Sebuah Senjata Api rakitan dari Warga Dusun Camar Bulan, Desa Temajuk Sambas
PBB Resmi Akui Palestina Negara Merdeka Lewat Deklarasi New York: 142 Negara Setuju, AS & Israel Tolak

Sejak pertengahan Juli, ratusan warga di sekitar Raqqa terlihat menggali dasar sungai, berharap menemukan emas. Laporan dari Shafaq News menyebutkan bahwa sebagian warga bahkan rela menjual perhiasan atau harta benda demi membeli alat pendeteksi logam dan perlengkapan menggali.

- Advertisement -

“Kami melihat kilauannya, seperti emas. Kami berharap ini dapat mengubah nasib kami,” ujar seorang warga Al-Bukhamid yang diwawancarai Shafaq News.

Namun, para ahli memperingatkan bahwa kilauan tersebut kemungkinan besar bukan emas, melainkan pyrite—atau yang dikenal sebagai “emas bodoh” (fool’s gold)—sejenis mineral besi sulfida yang sering disalahartikan sebagai emas karena kilauannya.


Antara Sains dan Mitos

Menariknya, fenomena ini bukan hanya menarik perhatian dari sisi ekonomi, tetapi juga dari sudut pandang religius. Banyak masyarakat lokal mengaitkannya dengan hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan bahwa:

“Kiamat tidak akan terjadi sebelum Sungai Eufrat surut, memperlihatkan gunung emas yang membuat manusia saling berebut untuk mendapatkannya.”

Narasi ini dengan cepat menyebar melalui media sosial, memperkuat keyakinan sebagian warga bahwa kemunculan emas ini adalah tanda akhir zaman.

Namun, ulama dan ahli tafsir mengimbau masyarakat untuk tidak terjebak dalam penafsiran harfiah dan tetap mengedepankan penelitian ilmiah.

“Hadis tersebut adalah peringatan moral, bukan ajakan untuk berburu emas. Kita harus bijak dalam memaknainya,” ujar Sheikh Muhammad al-Raqqawi dalam wawancara dengan media lokal.


Realitas di Balik Emas

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi ilmiah resmi mengenai keberadaan emas di dasar Sungai Eufrat di Raqqa. Lembaga Geologi Suriah menyatakan bahwa investigasi lebih lanjut diperlukan untuk memverifikasi klaim masyarakat.

Bahkan jika benar ada emas di sana, proses legal untuk penambangan dan pengelolaannya sangat kompleks, mengingat wilayah tersebut masih rentan konflik dan minim pengawasan pemerintah.

Di tengah semua ini, Sungai Eufrat terus menyusut, menyisakan pertanyaan besar:
Apakah ini hanyalah krisis ekologi, ataukah cerminan dari peringatan sejarah yang sedang kita saksikan bersama?


Sumber Berita:

  • Al Jazeera

  • Phys.org

  • Shafaq News

  • Suara.com

TAG:perubahan iklimPirit di Raqqasungai eufrat
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Sudah Menang Tender Rp9,2 Miliar, Jalan Kembayan-Balai Sebut Masih Rusak Parah, Warga Bertanya-tanya
Sanggau Jadi Magnet Pingpong Kalbar, Atlet dari Melawi Hingga Sambas Bertarung di Kecala Cup 3
BNNK Sanggau Luncurkan Desa Bersinar di Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau
Ngopi Santai, Sinergi Kuat! PLN IP UBP dan UP3 Sanggau Dekatkan Diri dengan Media Lokal
AJI Kecam Pernyataan KASAD dan Seskab Teddy: “Jangan Bungkam Kritik di Tengah Bencana”

Berita Menarik Lainnya

Sinergi Kuat Kalbar-Sarawak Diperkuat di Sosek Malindo ke-38 Miri: Fokus Utama Konektivitas dan PLBN Entikong
2 bulan lalu
Bantuan Masuk ke Gaza Setelah Gencatan Senjata: Ribuan Truk, Ribuan Nyawa yang Menunggu
3 bulan lalu
Gaza di Ujung Tali: Ultimatum 72 Jam, Hujan Bom Tak Henti
3 bulan lalu
Veto Jadi Biang Kebuntuan, Dunia Mendesak Reformasi Dewan Keamanan PBB
3 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar