Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Paolus Hadi Dorong Pembentukan Masyarakat Sadar HAM di Sanggau Melalui Implementasi P5HAM
    8 jam lalu
    Tingkatkan Mutu Pelayanan, RSUD MTh Djaman Gelar FKP dan Penandatanganan PKS Rujukan
    2 minggu lalu
    Turnamen Daranante Cup XIII Resmi Dimulai, 32 Tim Sepak Bola Sanggau Berebut Juara
    2 minggu lalu
    Foto : Ilustrasi
    DAD Kecamatan se-Sanggau Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Rencana Kehadiran Ustaz Abdul Somad
    2 minggu lalu
    Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran, Anggota Komisi IV DPR RI Adrianus Asia Sidot Turun ke Kapuas Sanggau
    3 minggu lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Internasional > Bantuan Masuk ke Gaza Setelah Gencatan Senjata: Ribuan Truk, Ribuan Nyawa yang Menunggu
Internasional

Bantuan Masuk ke Gaza Setelah Gencatan Senjata: Ribuan Truk, Ribuan Nyawa yang Menunggu

VIVM
Diperbarui: 12/10/2025 22:15
VIVM
1 tahun lalu
Bagikan

Gaza, 12 Oktober 2025 – Setelah gencatan senjata mulai berlaku, arus bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza meningkat tajam: badan-badan PBB dan LSM melaporkan peningkatan konvoi yang masuk, rencana pengiriman skala besar (ratusan truk per hari), serta upaya darurat untuk menyuplai makanan, obat-obatan, bahan bakar, dan bahan darurat lainnya kepada jutaan warga yang terdampak perang. Namun kendala logistik, keamanan, serta kerusakan infrastruktur membuat tugas kemanusiaan tetap berat.


  • Skala masuknya bantuan: PBB dan mitra kemanusiaan menyebut rencana peningkatan hingga ratusan truk per hari (angka yang dilaporkan berkisar sampai ~600 truk/hari) untuk beberapa minggu pertama pasca-gencatan, dengan prioritas makanan, obat, dan pasokan medis.

  • Siapa yang terlibat: UN agencies (UNRWA, WFP, UNICEF, WHO), ICRC/Red Cross, dan ratusan LSM internasional serta mitra lokal berada di garis depan distribusi — bekerja sama dengan perantara regional untuk membuka jalur masuk melalui perbatasan Mesir dan titik pengiriman yang dikendalikan Israel.

  • Rencana jangka pendek: Sekretaris PBB & OCHA menyampaikan rencana 60-hari untuk mengatasi kebutuhan paling mendesak dan membangun kapasitas distribusi yang aman — termasuk penimbunan logistik, titik distribusi, dan distribusi keluarga per keluarga.


Aksi kemanusiaan segera terlihat: konvoi mulai bergerak, pusat pengumpulan logistik bersiap dan tim medis darurat menyiapkan klinik berjalan. Namun beberapa tantangan serius masih menghambat:

  1. Kerusakan infrastruktur — Jalan, jembatan, gudang, dan fasilitas kesehatan banyak yang hancur; beberapa kawasan masih dalam kondisi tanpa listrik dan air bersih, memperlambat distribusi dan kemampuan penyimpanan obat.

  2. Keamanan & akses — Meskipun ada gencatan, akses ke wilayah utara Gaza atau kawasan-kawasan yang paling parah hancurnya tetap terbatas karena isu keamanan dan prosedur clearance. Itu membuat sebagian besar bantuan harus dikonsentrasikan di titik-titik aman yang kadang jauh dari penduduk yang paling rentan.

  3. Risiko kelaparan & penyakit — Organisasi kemanusiaan memperingatkan bahwa jeda kecil dalam pasokan dapat memperburuk kondisi: banyak wilayah berada pada ambang kelaparan, dan layanan kesehatan yang runtuh meningkatkan risiko wabah penyakit.


Negara-negara donor dan organisasi internasional bersiap mengerahkan bantuan dalam jumlah besar dan menempatkan gudang logistik di negara tetangga untuk pengiriman cepat. WFP, misalnya, sudah menyiapkan kapasitas logistik untuk pengiriman massal bahan makanan siap edar, sementara UNICEF dan WHO fokus pada suplai medis dan vaksinasi darurat. UN juga menyusun rencana untuk meningkatkan kapasitas hingga ratusan ribu ton bantuan bila akses benar-benar dibuka secara konsisten.


Warga yang selamat menceritakan kepedihan dua tahun dihantam perang: rumah hilang, keluarga terpisah, dan persediaan makanan menipis hingga beberapa keluarga bertahan dengan satu atau dua makanan sehari. Kedatangan truk bantuan dan klinik mobile memberi secercah harapan — tetapi berharap bukan berarti kebutuhan langsung hilang; distribusi yang cepat dan aman tetap menjadi penentu keselamatan bagi jutaan warga.

TAG:Bantuan KemanusiaanGencatan SenjataPemulihan Palestina
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih1
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

DAD Kecamatan se-Sanggau Sampaikan Pernyataan Sikap Terkait Rencana Kehadiran Ustaz Abdul Somad
Target Selesai Sebelum Pemilu 2029, DPD NasDem Sanggau Gelar Peletakan Batu Pertama
Pastikan Bantuan Pangan Tepat Sasaran, Anggota Komisi IV DPR RI Adrianus Asia Sidot Turun ke Kapuas Sanggau
Gandeng Kesbangpol Sanggau, Paolus Hadi Tegaskan Empat Pilar Jadi Kunci Menjaga Kondusifitas Daerah
Turnamen Daranante Cup XIII Resmi Dimulai, 32 Tim Sepak Bola Sanggau Berebut Juara

Berita Menarik Lainnya

Mengapa Bendera Dayak Merah-Kuning-Biru Bukan Simbol Politik? Ini Penjelasan Naskah Akademiknya
2 bulan lalu
Kemudahan Berobat ke RS Borneo Medical Centre Kuching: Solusi Layanan Kesehatan Bagi Warga Kalbar
2 bulan lalu
Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,8 Ton Timah di Bangka Tengah, Selamatkan Rp 1,8 Miliar
4 bulan lalu
Sikapi Kecelakaan Beruntun,di Sanggau Sekretaris Komisi IV DPRD Kalbar Bakal Panggil Dinas PUPR
6 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar