Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Gandeng Lintas Instansi dan Tokoh Agama, Tim PAKEM Sanggau Fokus Deteksi Dini Aliran Keagamaan
    4 hari lalu
    Sinergi Nyata di Perbatasan! PT GKM, Pemdes, dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jembatan Penghubung Sotok–Pengadang
    5 hari lalu
    Target 5 Besar Porprov Kalbar 2026, Atlet Sanggau Digembleng Maksimal di 35 Cabor
    6 hari lalu
    Sanggau Bidik Juara! Kontingen Porprov XIV Kalbar 2026 Resmi Dilepas, Bupati Yohanes Ontot Kobarkan Semangat Tempur Ukir Sejarah
    6 hari lalu
    Kapolres Sanggau Gelar Minggu Kasih di GEPEMBRI, Ajak Jemaat Jaga Kerukunan dan Kamtibmas
    6 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Kalimantan Barat > Kubu Raya > Bukan Pemain Tunggal, BPM Kalbar Desak Polda Bongkar Jaringan Mafia Oli di Balik Edicoy
Kubu Raya

Bukan Pemain Tunggal, BPM Kalbar Desak Polda Bongkar Jaringan Mafia Oli di Balik Edicoy

kornelis
Diperbarui: 08/03/2026 14:32
kornelis
8 bulan lalu
Bagikan

KUBU RAYA, HALOKALBAR.COM – Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat menyatakan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum untuk membongkar tuntas jaringan mafia oli palsu di wilayah Kalimantan Barat. Namun, BPM juga melontarkan kritik pedas terkait lambatnya proses hukum dan tidak ditahannya tersangka utama.


Ketua Umum BPM Kalbar, Gusti Eddy, mempertanyakan status tersangka berinisial EM alias EC (Edicoy) yang hingga kini belum dijebloskan ke sel tahanan dengan alasan kooperatif.

Ia membandingkan kondisi ini dengan penanganan kasus pencurian kecil yang menimpa rakyat jelata.


“Ada perbedaan mencolok dalam kasus oli palsu yang merugikan rakyat dan negara ini. Bedanya dengan maling ayam, maling ayam bisa langsung ditangkap dan dijebloskan ke sel karena mereka tidak punya uang. Sementara cukong oli ini belum ditahan oleh Polda Kalbar. Ini artinya hukum masih tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” tegas Gusti Eddy dalam rilisnya, Minggu 08 Maret 2026


Gusti Eddy juga menyoroti durasi penyidikan yang memakan waktu hampir sembilan bulan. Diketahui, penggerebekan gudang besar di Kabupaten Kubu Raya tersebut sudah dilakukan sejak Juni 2025, namun berkas perkara baru dinyatakan lengkap (P21) dan dilimpahkan pada Maret 2026.

Baca juga

Penuh Luka dan Bersimbah Darah Warga Tanjung Pinang Kembayan Ditemukan Tewas, Motifnya Masih di Dalami Oleh Kepolisian
Aliansi Borneo Raya Menggugat Sampaikan 13 Tuntutan pada Pemerintah Pusat di Perbatasan Entikong
Sulbar raih penghargaan insentif fiskal pengendalian inflasi dari Pemerintah Pusat


“Jeda waktu hampir 9 bulan ini menunjukkan lambatnya penanganan. Kami mempertanyakan apakah EM ini pelaku tunggal atau hanya pengelola lapangan? Skala operasi sebesar itu pasti melibatkan jaringan distribusi dan pendanaan yang kuat (cukong),” lanjutnya.

Selain masalah penahanan, BPM Kalbar menuntut transparansi penuh atas barang bukti yang diserahkan ke pihak Kejaksaan. Publik ingin memastikan bahwa seluruh liter oli palsu dan mesin pengemas yang disita benar-benar sampai ke persidangan untuk dimusnahkan.

- Advertisement -


“Jangan sampai ada barang bukti yang kembali beredar di pasar gelap. Dampak oli palsu ini masif, merusak mesin kendaraan warga Kalbar secara luas,” tambah Gusti.


Di akhir pernyataannya, Gusti Eddy meminta Bapak Kapolri untuk memberikan atensi khusus terhadap kasus-kasus ilegal di Kalimantan Barat, termasuk mafia oli dan tambang ilegal. Ia juga menyayangkan hanya digunakannya satu pasal dalam kasus ini.


“BPM akan selalu mengawal kasus ini. Ini bukan pemain tunggal, ada jaringan besar di belakangnya yang perlu diungkap Polda Kalbar dan Kejaksaan Tinggi. Jangan sampai hukum kalah oleh cukong yang merugikan rakyat dan negara,” pungkasnya.

Editor: Redaksi Halokalbar.com

TAG:IndonesiaKalbaroli palsu
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Imigrasi Sanggau Deportasi 11 WN Tiongkok, Paolus Hadi: Ketegasan Hukum Harus Dijaga!
DPM Pemdes Sanggau Wanti-wanti BPD dan Panitia Pilkades 2027: Jaga Transparansi dan Bebas Diskriminasi
Sosialisasi 4 Pilar di Rumah Betang Dori’ Mpulor, Paolus Hadi Dorong Percepatan Pengakuan Masyarakat Adat Sanggau
Paolus Hadi Dorong Pembentukan Masyarakat Sadar HAM di Sanggau Melalui Implementasi P5HAM
Konsolidasi Pers Daerah: Suhardi Pimpin Pokja PWI Sanggau, Ya’ Syahdan Nakhodai Landak

Berita Menarik Lainnya

Aparat Diminta Bertindak! PDKS dan DAD Sanggau Kecam Aktivitas PETI Pakai Ekskavator di Semoncol
9 bulan lalu
Mewakili Gubernur, Kadisbun Kalbar Tegaskan Komitmen Peremajaan Karet Rakyat di Desa Tae Sanggau
11 bulan lalu
Kantor Imigrasi Sanggau Catat 299 WNA Bekerja di Wilayahnya, Mayoritas dari Tiongkok
12 bulan lalu
BREAKING NEWS: RSUD M.Th. Djaman Sanggau Tunda Penerimaan Tenaga Kontrak BLUD Tahun Anggaran 2025
1 tahun lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar