Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Jalur Internasional Sanggau-Entikong Terendam Banjir, BPBD: Ketinggian Capai 50 CM
    2 hari lalu
    Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sanggau Menurun pada 2025, Kekerasan Seksual Masih Mendominasi
    3 hari lalu
    Tanggap Bencana, BPBD Sanggau Sediakan Layanan Call Center 24 Jam: Catat Nomornya!
    3 hari lalu
    Wujudkan Swasembada Pangan, Yon TP 833 Bumi Daranante Gelar Tanam Padi Perdana di Desa Lape
    3 hari lalu
    Rayakan Satu Abad, Paroki Katedral Sanggau Gelar Talkshow Inspiratif: “Belajar dari Sejarah untuk Membuat Sejarah”
    3 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Internasional > Situasi Kemanusiaan Memburuk, Korban Kelaparan di Gaza Terus Bertambah
Internasional

Situasi Kemanusiaan Memburuk, Korban Kelaparan di Gaza Terus Bertambah

VIVM
Diperbarui: 11/08/2025 21:32
VIVM
5 bulan lalu
Bagikan

Gaza, 10 Agustus 2025 — Situasi kemanusiaan di Jalur Gaza semakin memburuk. Dalam beberapa minggu terakhir, ratusan warga dilaporkan meninggal akibat kelaparan, termasuk puluhan anak-anak. Badan-badan PBB memperingatkan bahwa risiko kelaparan massal di wilayah tersebut kini berada pada level yang mengkhawatirkan.

Konten
Mengapa Ini Terjadi Sekarang?Dampak Terhadap Anak dan KeluargaSuara dari LapanganPermintaan Mendesak dari Komunitas InternasionalData & Sumber Utama (pilihan)

Di banyak laporan terbaru, angka korban yang disebutkan berbeda-beda — namun gambarnya memilukan dan seragam: puluhan hingga ratusan kematian akibat kelaparan atau malnutrisi akut tercatat dalam catatan resmi dan laporan lapangan. Al Jazeera dan beberapa media internasional melaporkan puluhan anak dan total korban jiwa akibat kelaparan yang kini mendekati atau melewati angka dua ratus. Sementara Kementerian Kesehatan Gaza mencatat ratusan kematian terkait malnutrisi dalam periode terdekat.Kelaparan di GAza

Peringatan PBB sangat tegas. Badan-badan kemanusiaan — termasuk UNICEF, WFP dan OCHA — menyatakan indikator makanan dan nutrisi di Gaza telah melewati ambang batas yang mengindikasikan risiko kelaparan skala besar. Laporan terpadu (IPC Alert) menunjukkan lebih dari sepertiga penduduk menghadapi hari-hari tanpa makan yang cukup, dan ribuan balita dilaporkan menderita malnutrisi akut yang mengancam nyawa.

Tragedi ini bukan sekadar statistik. Liputan di lapangan mencatat momen-momen memilukan — seperti insiden sebuah paket bantuan yang dijatuhkan dari udara yang menewaskan seorang remaja ketika kotak itu menghantam kerumunan yang berebut makanan. Peristiwa-peristiwa seperti itu menegaskan lunturnya akses aman bagi warga sipil ke pasokan pangan dasar.

Organisasi kemanusiaan internasional mengecam kondisi yang mengarah pada bencana kemanusiaan: Save the Children menyatakan ratusan anak telah meninggal karena kelaparan dan menyerukan respons global yang mendesak; WHO dan badan kesehatan lain memperingatkan lonjakan kasus malnutrisi akut pada balita yang bisa menyebabkan kematian jika tidak ada intervensi cepat.

Baca juga

Wakil Bupati Sanggau Tinjau Rumah Betang Beduai
Pemuda Katolik Komcab Sanggau Minta RUU Perkoperasian Harus Berpihak Kepada Masyarakat
3 Koordinator dan 6 Kajari di kalbar Resmi dilantik 

Mengapa Ini Terjadi Sekarang?

Beberapa faktor bergabung:

- Advertisement -
  • Gangguan distribusi bantuan — akses logistik dan keamanan untuk memasukkan makanan dan obat-obatan ke wilayah yang paling terdampak terhambat. UNRWA dan organisasi lain melaporkan masalah besar dalam pendistribusian bantuan yang aman dan merata.

  • Kondisi konflik yang berkepanjangan — gelombang serangan dan pembatasan pergerakan membuat sumber daya lokal hancur dan inflasi pangan melonjak. Laporan internasional menunjukkan intensifikasi operasi militer baru yang memperburuk akses warga terhadap makanan.

  • Indikator pangan pada ambang kelaparan — data IPC/WFP/UNICEF memperlihatkan turunnya konsumsi pangan secara drastis sehingga kriteria kelaparan kini mengancam bagian populasi.

Dampak Terhadap Anak dan Keluarga

Anak-anak menjadi korban paling rentan. Laporan WHO dan Al Jazeera memperingatkan ribuan balita mengalami malnutrisi akut—kondisi yang, jika tidak ditangani dalam hitungan hari atau minggu, berujung pada kematian. Save the Children menegaskan bahwa lebih dari 100 anak telah meninggal karena kelaparan dalam periode terakhir, sebuah “tragedi yang tak seharusnya terjadi di era kemanusiaan modern.

Suara dari Lapangan

Seorang relawan bantuan menggambarkan pemandangan yang “seperti film apokaliptik”: orang tua yang tak lagi mampu memberi makan anaknya, antrian panjang untuk bungkus roti, dan rumah sakit yang kewalahan merawat pasien malnutrisi. Keluarga yang kehilangan anggota menguburkan orang tercinta tanpa prosesi layak karena sumber daya sangat terbatas. (Laporan lapangan media internasional).

Permintaan Mendesak dari Komunitas Internasional

Badan kemanusiaan dan sejumlah pemerintahan serta parlemen Eropa menyerukan:

  1. Akses bantuan yang aman dan tanpa hambatan ke seluruh wilayah Gaza.

  2. Perlindungan terhadap warga sipil dan jaminan koridor kemanusiaan.

  3. Respons donor cepat untuk menyediakan pangan, obat, dan suplai medis—termasuk dukungan untuk fasilitas perawatan anak.


Data & Sumber Utama (pilihan)

  • Al Jazeera — “Palestinian boy killed in Gaza aid drop as starvation toll rises to 217”.

  • UN (WFP / UNICEF / OCHA) — IPC Alert dan peringatan kelaparan.

  • The Guardian — laporan lapangan dan ringkasan ancaman kelaparan serta angka kematian anak.

  • Save the Children — pernyataan tentang ratusan kematian anak akibat kelaparan.

  • Reuters / Washington Post — konteks eskalasi militer dan dampaknya pada akses bantuan.

TAG:kelaparan atau malnutrisi di GazaKelaparan di Gaza
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Sudah Menang Tender Rp9,2 Miliar, Jalan Kembayan-Balai Sebut Masih Rusak Parah, Warga Bertanya-tanya
Sanggau Jadi Magnet Pingpong Kalbar, Atlet dari Melawi Hingga Sambas Bertarung di Kecala Cup 3
Ngopi Santai, Sinergi Kuat! PLN IP UBP dan UP3 Sanggau Dekatkan Diri dengan Media Lokal
BNNK Sanggau Luncurkan Desa Bersinar di Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau
AJI Kecam Pernyataan KASAD dan Seskab Teddy: “Jangan Bungkam Kritik di Tengah Bencana”

Berita Menarik Lainnya

Sinergi Kuat Kalbar-Sarawak Diperkuat di Sosek Malindo ke-38 Miri: Fokus Utama Konektivitas dan PLBN Entikong
2 bulan lalu
Bantuan Masuk ke Gaza Setelah Gencatan Senjata: Ribuan Truk, Ribuan Nyawa yang Menunggu
3 bulan lalu
Gaza di Ujung Tali: Ultimatum 72 Jam, Hujan Bom Tak Henti
3 bulan lalu
Veto Jadi Biang Kebuntuan, Dunia Mendesak Reformasi Dewan Keamanan PBB
4 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar