Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Polsek Sekayam Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Warga Balai Karangan
    4 hari lalu
    Kebakaran di Gg Bhakti Sanggau, Satu Rumah Hangus Dipicu Korek Api
    4 hari lalu
    Dari Tari Kreasi hingga Pelatihan Bikin Bakcang, Intip Keseruan Festival Budaya Tionghoa Sosok 2026
    1 minggu lalu
    Kelompok Binaan CSR ANTAM Kalbar Jadi Percontohan Budidaya Ikan bagi Halmahera Timur
    4 minggu lalu
    Gandeng Komunitas Motor dan Pengusaha, Pemuda Katolik Sanggau Gelar Trabas Alam dan Baksos di Parindu
    4 minggu lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Kalimantan Barat > Sanggau > Dua Nyawa Melayang di Perut Kapal, Diduga Terpapar Udara Beracun Saat Membersihkan Ponton
Kalimantan Barat

Dua Nyawa Melayang di Perut Kapal, Diduga Terpapar Udara Beracun Saat Membersihkan Ponton

kornelis
Diperbarui: 28/08/2025 17:01
kornelis
10 bulan lalu
Bagikan
Foto : Evakuasi Dengan keterbatasan alat, tim medis dan polisi yang tiba di lokasi harus berjuang ekstra.

Sanggau – Haloklbar.com
Sebuah peristiwa memilukan terjadi di perairan Sanggau, https://halokalbar.com/, pada Rabu 27 Agustus 2025 dini hari.

Dua Anak Buah Kapal (ABK) ditemukan tak bernyawa di dalam lambung kapal ponton TK. Sinar Kota Besi III, sebuah tragedi yang diduga kuat disebabkan oleh gas beracun.

Niat tulus seorang juru mudi untuk menyelamatkan kaptennya justru berujung maut bagi keduanya.

Korban pertama, S (49), kapten kapal TB. Kalindo VI, masuk ke dalam perut ponton sekitar pukul 00.50 WIB.

Ia hendak membuang air saat kapal sedang tambat. Namun, saat menuruni tangga sedalam 3,6 meter, ia tiba-tiba limbung dan tak sadarkan diri, roboh di dasar lambung.

Saksi Purnama Alam yang berada di dekatnya langsung berteriak minta tolong. Namun, bau menyengat yang menyeruak dari dalam kapal membuatnya tak berani masuk. Ia segera lari mencari bantuan.

Saat Purnama kembali bersama kru kapal lain, sebuah pemandangan mengerikan menantinya. Korban kedua, SJ (51), juru mudi I, sudah terbaring tak berdaya di samping S.

Diduga kuat, SJ yang datang lebih dulu sempat berusaha menolong kaptennya, namun ia justru ikut tumbang, menjadi korban kedua dari udara beracun yang mematikan.

Foto : Saat Tim gabungan Berhasil mengevakuasi kedua korban dari lambung Kapal

Evakuasi pun berlangsung dramatis. Dengan keterbatasan alat, tim medis dan polisi yang tiba di lokasi harus berjuang ekstra.

Mereka akhirnya berhasil mengangkat kedua korban menggunakan tali dengan bantuan para kru. Namun, naas, tim medis menyatakan keduanya sudah tidak bernyawa.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” kata Kapolsek Tayan Hilir, AKP Sihar Binardi Siagian.

Pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti tragedi ini. Namun, dugaan awal mengarah pada kecelakaan kerja akibat keracunan gas berbahaya yang terperangkap di dalam lambung kapal.

Kisah pilu ini menjadi pengingat pahit tentang pentingnya standar keselamatan kerja, terutama di lingkungan yang penuh risiko seperti kapal.(***)

TAG:KapalKecelakaanKeracunanKetenagakerjaantransportasi
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Gandeng Komunitas Motor dan Pengusaha, Pemuda Katolik Sanggau Gelar Trabas Alam dan Baksos di Parindu
Kelompok Binaan CSR ANTAM Kalbar Jadi Percontohan Budidaya Ikan bagi Halmahera Timur
Dari Tari Kreasi hingga Pelatihan Bikin Bakcang, Intip Keseruan Festival Budaya Tionghoa Sosok 2026
Kebakaran di Gg Bhakti Sanggau, Satu Rumah Hangus Dipicu Korek Api
Polsek Sekayam Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Warga Balai Karangan

Berita Menarik Lainnya

Imigrasi Sanggau Dorong Pengawasan Partisipatif Melalui Desa Binaan
1 bulan lalu
Judol dan Pinjol Intai Anak Muda, Ketua BPM Kalbar: Jangan Tergiur Uang Instan!
1 bulan lalu
Unggul Telak, Ape Resmi Pimpin Paguyuban Bhakti Sentosa Sanggau
1 bulan lalu
PMI Sanggau Perkuat Stok Darah Lewat Aksi Kemanusiaan di PT BHD
1 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar