Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Wujudkan Swasembada Pangan, Yon TP 833 Bumi Daranante Gelar Tanam Padi Perdana di Desa Lape
    32 menit lalu
    Rayakan Satu Abad, Paroki Katedral Sanggau Gelar Talkshow Inspiratif: “Belajar dari Sejarah untuk Membuat Sejarah”
    1 jam lalu
    Butuh Dana Rp 2 Miliar, Pembangunan Drainase Jalan Agus Salim Sanggau Dikerjakan Bertahap
    23 jam lalu
    Bea Cukai Kalbagbar Musnahkan 1.000 Bale Pakaian Bekas Ilegal di Entikong
    2 hari lalu
    Siapkan Adrenalin! Jelajah Alam ‘Macan’t Dohik Buko’k’ Siap Guncang Sanggau 24 Januari Mendatang
    4 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Ragam > Dari Orangutan Sampai Kucing Hutan: Ancaman & Harapan untuk Satwa Kalimantan Barat
Ragam

Dari Orangutan Sampai Kucing Hutan: Ancaman & Harapan untuk Satwa Kalimantan Barat

VIVM
Diperbarui: 16/10/2025 20:57
VIVM
3 bulan lalu
Bagikan

Kamis, 16 Agustus 2025 – Di jantung hutan tropis Kalimantan Barat hidup makhluk-makhluk yang tak tergantikan: orangutan, bekantan, kucing bayangan Borneo, hingga berang-berang langka. Namun dalam beberapa tahun terakhir, rumah mereka mengerut — dibabat untuk perkebunan, tambang, dan terbakar. Ancaman ini membuat beberapa spesies kini berada di ambang kepunahan; perjuangan menyelamatkannya kini menjadi persoalan lokal sekaligus sorotan dunia.


Kalimantan Barat, bagian dari pulau Borneo yang kaya keanekaragaman hayati, menjadi habitat penting beberapa spesies langka:

  • Orangutan Borneo (Pongo pygmaeus) — status konservasi kritis; jumlah populasinya menurun akibat hilangnya habitat.

  • Bekantan / Proboscis monkey — banyak ditemui di habitat mangrove dan sungai, rentan bila hutan pesisir terganggu.

  • Kucing bay (Bornean bay cat) & flat-headed cat — salah satu kucing paling langka di dunia, terancam oleh fragmentasi hutan.

  • Berang-berang berambut (hairy-nosed otter) dan beberapa primata lokal — populasinya kecil dan sensitif terhadap perubahan ekosistem sungai dan rawa.

Kehilangan hanya sebagian hektar hutan berarti hilangnya jalur makanan, tempat berlindung, dan pasangan kawin bagi satwa-satwa ini — dampak yang cepat terasa pada populasi kecil.


Penyebab utama: penggusuran habitat dalam berbagai rupa

Penyebab terbesar penurunan populasi satwa adalah konversi hutan skala besar: pembukaan lahan untuk kebun sawit, pembalakan, pertambangan, dan jaringan jalan yang memecah habitat. Selain itu, kebakaran lahan gambut sering memperburuk kerusakan dan mengancam keselamatan banyak hewan. Laporan investigasi terbaru bahkan menunjukkan perusahaan kelapa sawit yang mulai membuka lahan kritis di wilayah West Kalimantan, memperparah tekanan terhadap habitat orangutan dan satwa lain.


Respon global terhadap krisis satwa Borneo beragam:

Baca juga

Online Scams berakhir Perdagangan Manusia WNI menjadi korban bagaimana respon ASEAN
Pemuda Katolik Komcab Sanggau Gandeng OMK Beduai dan CU Lantang Tipo Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis 
Tindak Pidana Perlindungan Anak Hingga Persetubuhan di Bawah Umur Menjadi Kasus Menonjol di Wilayah Hukum Polres Sangau
  • Organisasi internasional dan NGO (WWF, IFAW, Orangutan Conservancy, International Animal Rescue) berperan aktif dalam penyelamatan, rehabilitasi, dan advokasi kebijakan. Mereka mengoperasikan pusat penyelamatan, melakukan patroli habitat, serta kampanye global agar pembeli komoditas (mis. minyak sawit) menuntut rantai pasokan bebas deforestasi.

  • Tekanan diplomatik dan pasar: beberapa negara dan blok (termasuk kebijakan UE terkait produk yang memicu deforestasi) memengaruhi industri kelapa sawit di Asia Tenggara; muncul pula inisiatif “adopt-an-orangutan” atau program donasi konservasi. Namun pendekatan tersebut menuai perdebatan: ada yang memuji, ada yang menilai solusi harus lebih fokus pada perlindungan habitat in-situ.

  • Analisis independen & kampanye pemberdayaan masyarakat mendorong transparansi lahan dan audit rantai pasok perusahaan agar komitmen keberlanjutan bukan sekadar PR.

TAG:BekantanBerang-berang berambutKucing bayOrangutan BorneoSatwa Kalimantan Barat
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Dukung Kebijakan Pemerintah, Warga Meliau Distribusikan BBM ke Pedalaman
Jelang Nataru, TPID Sanggau Gelar Monitoring Terpadu, Pastikan Stok dan Stabilitas Harga Pangan Aman
Elpiji 3 Kg Langka di Sanggau, Harga Tembus Rp40 Ribu di Tingkat Pengecer
Sanggau Jadi Magnet Pingpong Kalbar, Atlet dari Melawi Hingga Sambas Bertarung di Kecala Cup 3
Sudah Menang Tender Rp9,2 Miliar, Jalan Kembayan-Balai Sebut Masih Rusak Parah, Warga Bertanya-tanya

Berita Menarik Lainnya

AJI Kecam Pernyataan KASAD dan Seskab Teddy: “Jangan Bungkam Kritik di Tengah Bencana”
3 minggu lalu
Kawal Aspirasi Petani, Paolus Hadi Fasilitasi Penyaluran 15.000 Bibit Karet Unggul di Desa Tae Sanggau
4 minggu lalu
Mewakili Gubernur, Kadisbun Kalbar Tegaskan Komitmen Peremajaan Karet Rakyat di Desa Tae Sanggau
4 minggu lalu
Dorong Kualitas Karet Rakyat, Ketua GAPKINDO Kalbar Arif Serahkan 15.000 Bibit Unggul di Desa Tae
4 minggu lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar