Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Kawal Pembangunan Sanggau, KAMANG Komitmen Pantau dan Cegah Penyimpangan Anggaran
    3 jam lalu
    Mahasiswa Magister MIA UNTAN Perkuat Tata Kelola Desa Parit Setia Melalui Aksi Pengabdian Masyarakat
    5 hari lalu
    Wakili Bupati, Susana Herpena Buka Musrenbang Jangkang: Fokus Infrastruktur dan Ekonomi Berkeadilan
    6 hari lalu
    Usulkan Ribuan, Hanya 200 Unit RTLH di Sanggau Disetujui Pusat, Fokus di Kecamatan Jangkang
    1 minggu lalu
    Gagalkan Penyelundupan 1,5 Ton Daging Ilegal, Patroli Gabungan Sisir Jalur Tikus PLBN Entikong
    2 minggu lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Ragam > Dari Orangutan Sampai Kucing Hutan: Ancaman & Harapan untuk Satwa Kalimantan Barat
Ragam

Dari Orangutan Sampai Kucing Hutan: Ancaman & Harapan untuk Satwa Kalimantan Barat

VIVM
Diperbarui: 16/10/2025 20:57
VIVM
4 bulan lalu
Bagikan

Kamis, 16 Agustus 2025 – Di jantung hutan tropis Kalimantan Barat hidup makhluk-makhluk yang tak tergantikan: orangutan, bekantan, kucing bayangan Borneo, hingga berang-berang langka. Namun dalam beberapa tahun terakhir, rumah mereka mengerut — dibabat untuk perkebunan, tambang, dan terbakar. Ancaman ini membuat beberapa spesies kini berada di ambang kepunahan; perjuangan menyelamatkannya kini menjadi persoalan lokal sekaligus sorotan dunia.


Kalimantan Barat, bagian dari pulau Borneo yang kaya keanekaragaman hayati, menjadi habitat penting beberapa spesies langka:

  • Orangutan Borneo (Pongo pygmaeus) — status konservasi kritis; jumlah populasinya menurun akibat hilangnya habitat.

  • Bekantan / Proboscis monkey — banyak ditemui di habitat mangrove dan sungai, rentan bila hutan pesisir terganggu.

  • Kucing bay (Bornean bay cat) & flat-headed cat — salah satu kucing paling langka di dunia, terancam oleh fragmentasi hutan.

  • Berang-berang berambut (hairy-nosed otter) dan beberapa primata lokal — populasinya kecil dan sensitif terhadap perubahan ekosistem sungai dan rawa.

Kehilangan hanya sebagian hektar hutan berarti hilangnya jalur makanan, tempat berlindung, dan pasangan kawin bagi satwa-satwa ini — dampak yang cepat terasa pada populasi kecil.


Penyebab utama: penggusuran habitat dalam berbagai rupa

Penyebab terbesar penurunan populasi satwa adalah konversi hutan skala besar: pembukaan lahan untuk kebun sawit, pembalakan, pertambangan, dan jaringan jalan yang memecah habitat. Selain itu, kebakaran lahan gambut sering memperburuk kerusakan dan mengancam keselamatan banyak hewan. Laporan investigasi terbaru bahkan menunjukkan perusahaan kelapa sawit yang mulai membuka lahan kritis di wilayah West Kalimantan, memperparah tekanan terhadap habitat orangutan dan satwa lain.


Respon global terhadap krisis satwa Borneo beragam:

Baca juga

Mayjen TNI Sulaiman Agusto Resmikan Rumah Sakit TNI-AD di Paklangkaraya
Pemkab Sanggau, Pastikan Pembangunan Desa tepat sasaran melalui penilaian replikasi percontohan Desa anti korupsi
DILEMA PENGHAPUSAN JABATAN STRUKTURAL DALAM PELAYANAN PUBLIK.
  • Organisasi internasional dan NGO (WWF, IFAW, Orangutan Conservancy, International Animal Rescue) berperan aktif dalam penyelamatan, rehabilitasi, dan advokasi kebijakan. Mereka mengoperasikan pusat penyelamatan, melakukan patroli habitat, serta kampanye global agar pembeli komoditas (mis. minyak sawit) menuntut rantai pasokan bebas deforestasi.

  • Tekanan diplomatik dan pasar: beberapa negara dan blok (termasuk kebijakan UE terkait produk yang memicu deforestasi) memengaruhi industri kelapa sawit di Asia Tenggara; muncul pula inisiatif “adopt-an-orangutan” atau program donasi konservasi. Namun pendekatan tersebut menuai perdebatan: ada yang memuji, ada yang menilai solusi harus lebih fokus pada perlindungan habitat in-situ.

  • Analisis independen & kampanye pemberdayaan masyarakat mendorong transparansi lahan dan audit rantai pasok perusahaan agar komitmen keberlanjutan bukan sekadar PR.

TAG:BekantanBerang-berang berambutKucing bayOrangutan BorneoSatwa Kalimantan Barat
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Heboh! Hotman Paris Soroti Skandal ‘Cinta Segi Enam’ di Pontianak: Melibatkan Pengusaha dan Tiga Pasangan
Pertama di Indonesia! Guru Bahasa Inggris di Sanggau Raih Pelatihan Gratis dari University of New England Australia
Febri Wijaya Ahie Resmi Dilantik Sebagai Ketua Pengcab ORADO Sanggau Periode 2024-2028
PT Menara Tanjung Ekspansi Layanan ke Seluruh Kalbar, Jamin Keberangkatan Umrah dan Haji Plus Aman
Dugaan Korupsi Tambang Bauksit, Kejati Kalbar Geledah Kantor PT DSM di Toba Sanggau

Berita Menarik Lainnya

Sepanjang 2025, Delapan ASN Sanggau Kena Sanksi: Satu Pejabat Turun Pangkat, Ada yang Dipecat!
2 minggu lalu
Jaringan Terorganisir di Balik Tambang Emas Ilegal : Siapa Dalang Suplai BBM, Merkuri, dan Logistik Lainnya?
2 minggu lalu
Ratusan Rider Taklukkan Hutan Parindu, Wagub Kalbar: Event Trail Dorong Ekonomi dan Wisata Daerah
3 minggu lalu
Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Sanggau Menurun pada 2025, Kekerasan Seksual Masih Mendominasi
1 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar