Haloklbar.com, Banda Aceh – Pertamina Patra Niaga dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Aceh mengambil langkah cepat dan strategis untuk memulihkan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Aceh pasca-bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah.
Kerja sama intensif ini ditandai dengan peninjauan langsung ke Fuel Terminal (FT) Krueng Raya pada Jumat 05 Desember 2025 oleh Wakil Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Achmad Muchtasyar, bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Muhammad Nasir.
FT Krueng Raya menjadi titik suplai krusial, khususnya untuk wilayah Pidie Jaya, Pidie, dan Bireuen, yang penyalurannya untuk sementara waktu dialihkan dari Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe demi menjamin ketersediaan energi.
Sekda Aceh, Muhammad Nasir, menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pertamina Patra Niaga dan memastikan koordinasi intensif akan terus dilakukan. Ia berharap masyarakat tetap tenang dan membeli BBM sesuai kebutuhan harian.
“Pemerintah Aceh dan Pertamina Patra Niaga terus memaksimalkan upaya distribusi BBM maupun LPG, termasuk dukungan pengiriman melalui jalur laut menggunakan 2 kapal Aceh Hebat untuk wilayah yang akses daratnya masih terganggu,” ujar Nasir.
Achmad Muchtasyar menegaskan bahwa Pertamina Patra Niaga telah menyiapkan berbagai langkah strategis untuk mempercepat pemulihan penyaluran.
Penguatan suplai dilakukan dengan berbagai moda transportasi:
Jalur Laut: Pengiriman 9 skid tank bermuatan LPG 15 MT, BBM untuk evakuasi/alat berat sebanyak 24 KL, serta dukungan pengiriman mobil tangki LPG menggunakan kapal angkutan dari Batam.
Armada Darat: Pengerahan 4 tambahan armada mobil tangki BBM untuk memperkuat distribusi.
Jalur Udara: Untuk wilayah yang masih terisolir seperti Aceh Tengah dan Bener Meriah, pengiriman BBM dilakukan menggunakan pesawat perintis dan akan dioptimalkan menggunakan pesawat Hercules untuk mempercepat suplai ke daerah sulit jangkauan.
Achmad Muchtasyar menekankan bahwa dukungan lintas instansi sangat berperan penting. Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Pemprov Aceh dan KSOP Batam atas dukungan signifikan dalam pengoperasian dua kapal Aceh Hebat serta kapal angkutan dari Batam yang membawa mobil tangki LPG.
“Dukungan ini menjadi bagian penting dari percepatan penambahan suplai LPG di Aceh,” tuturnya.
Setelah meninjau FT Krueng Raya, Achmad Muchtasyar melanjutkan pengecekan pelayanan di SPBU 13.232.413 Lhong Raya untuk memastikan kelancaran operasional.
“Upaya percepatan distribusi dilakukan secara menyeluruh, baik di wilayah perkotaan maupun di daerah yang terdampak langsung bencana. Dengan kerja sama semua pihak, kami berharap proses penyaluran berjalan semakin lancar, khususnya di area yang tengah menghadapi tantangan akses,” tutup Achmad.
Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Aceh dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan pasokan dan layanan di SPBU tetap optimal.(***)
