Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Sikapi Kecelakaan Beruntun,di Sanggau Sekretaris Komisi IV DPRD Kalbar Bakal Panggil Dinas PUPR
    2 jam lalu
    Nilai Ceramah JK Menyesatkan, Pemuda Katolik Kalbar Desak Tokoh Bangsa Minta Maaf
    3 jam lalu
    Upaya BPJN Tangani Titik Rawan Kecelakaan di Sanggau
    4 jam lalu
    Transparan! Tim Penataan DPW PKB Rilis 7 Calon Sementara Ketua PKB Sanggau
    5 jam lalu
    Mantapkan Konsolidasi, Ketua APPMBGI Sanggau Yulius Tehau Akan Hadiri Pengukuhan di Jakarta
    1 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Kalimantan Barat > Kubu Raya > Bukan Pemain Tunggal, BPM Kalbar Desak Polda Bongkar Jaringan Mafia Oli di Balik Edicoy
Kubu Raya

Bukan Pemain Tunggal, BPM Kalbar Desak Polda Bongkar Jaringan Mafia Oli di Balik Edicoy

kornelis
Diperbarui: 08/03/2026 14:32
kornelis
1 bulan lalu
Bagikan

KUBU RAYA, HALOKALBAR.COM – Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat menyatakan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum untuk membongkar tuntas jaringan mafia oli palsu di wilayah Kalimantan Barat. Namun, BPM juga melontarkan kritik pedas terkait lambatnya proses hukum dan tidak ditahannya tersangka utama.


Ketua Umum BPM Kalbar, Gusti Eddy, mempertanyakan status tersangka berinisial EM alias EC (Edicoy) yang hingga kini belum dijebloskan ke sel tahanan dengan alasan kooperatif.

Ia membandingkan kondisi ini dengan penanganan kasus pencurian kecil yang menimpa rakyat jelata.


“Ada perbedaan mencolok dalam kasus oli palsu yang merugikan rakyat dan negara ini. Bedanya dengan maling ayam, maling ayam bisa langsung ditangkap dan dijebloskan ke sel karena mereka tidak punya uang. Sementara cukong oli ini belum ditahan oleh Polda Kalbar. Ini artinya hukum masih tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” tegas Gusti Eddy dalam rilisnya, Minggu 08 Maret 2026


Gusti Eddy juga menyoroti durasi penyidikan yang memakan waktu hampir sembilan bulan. Diketahui, penggerebekan gudang besar di Kabupaten Kubu Raya tersebut sudah dilakukan sejak Juni 2025, namun berkas perkara baru dinyatakan lengkap (P21) dan dilimpahkan pada Maret 2026.

Baca juga

Pernyataan Sikap Bupati Sanggau dan Forkopimda Tanggapi Situasi Demonstrasi Di Indonesia
157 Orang Caleg DPRD Dapil 7 Kalbar, Satu Diantarannya Mantan Sekda Sintang
Satgas Pamtas RI-Malaysia berganti dari Batalyon Infanteri 645 Gardatama Yudha  ke Yonarmed 16 Tumbak Kaputing


“Jeda waktu hampir 9 bulan ini menunjukkan lambatnya penanganan. Kami mempertanyakan apakah EM ini pelaku tunggal atau hanya pengelola lapangan? Skala operasi sebesar itu pasti melibatkan jaringan distribusi dan pendanaan yang kuat (cukong),” lanjutnya.

Selain masalah penahanan, BPM Kalbar menuntut transparansi penuh atas barang bukti yang diserahkan ke pihak Kejaksaan. Publik ingin memastikan bahwa seluruh liter oli palsu dan mesin pengemas yang disita benar-benar sampai ke persidangan untuk dimusnahkan.

- Advertisement -


“Jangan sampai ada barang bukti yang kembali beredar di pasar gelap. Dampak oli palsu ini masif, merusak mesin kendaraan warga Kalbar secara luas,” tambah Gusti.


Di akhir pernyataannya, Gusti Eddy meminta Bapak Kapolri untuk memberikan atensi khusus terhadap kasus-kasus ilegal di Kalimantan Barat, termasuk mafia oli dan tambang ilegal. Ia juga menyayangkan hanya digunakannya satu pasal dalam kasus ini.


“BPM akan selalu mengawal kasus ini. Ini bukan pemain tunggal, ada jaringan besar di belakangnya yang perlu diungkap Polda Kalbar dan Kejaksaan Tinggi. Jangan sampai hukum kalah oleh cukong yang merugikan rakyat dan negara,” pungkasnya.

Editor: Redaksi Halokalbar.com

TAG:IndonesiaKalbaroli palsu
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Paolus Hadi Serahkan Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran di Desa Sosok
Harumkan Nama Sanggau, Nadisa dan Faiza Raih Prestasi di Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional
Marina Rona Resmi Pimpin Pokja Bunda PAUD Sanggau, Siap Kawal Transisi PAUD ke SD
Mengenal Yuliana Ernawati, Sosok Camat Perempuan Pertama yang Dilantik Bupati Sanggau
Pasca-Kebakaran Pasar Sosok: 10 Ruko Ludes, Kerugian Materiil Ditaksir Mencapai Miliaran Rupiah

Berita Menarik Lainnya

Aparat Diminta Bertindak! PDKS dan DAD Sanggau Kecam Aktivitas PETI Pakai Ekskavator di Semoncol
2 bulan lalu
Mewakili Gubernur, Kadisbun Kalbar Tegaskan Komitmen Peremajaan Karet Rakyat di Desa Tae Sanggau
4 bulan lalu
Kantor Imigrasi Sanggau Catat 299 WNA Bekerja di Wilayahnya, Mayoritas dari Tiongkok
5 bulan lalu
BREAKING NEWS: RSUD M.Th. Djaman Sanggau Tunda Penerimaan Tenaga Kontrak BLUD Tahun Anggaran 2025
7 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar