Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Target Selesai Sebelum Pemilu 2029, DPD NasDem Sanggau Gelar Peletakan Batu Pertama
    3 hari lalu
    Wujud Edukasi Demokrasi, SMAN 2 Sanggau Gelar Debat Paslon Ketua dan Wakil Ketua OSIS 2026–2027
    6 hari lalu
    49 Desa Terdaftar Listrik Masuk Sanggau Terkendala Izin Kawasan, Hendrikus Hengki Siap Perjuangkan
    6 hari lalu
    Peduli Kesehatan, PMI Kabupaten Sanggau Bersama Relawan Bagikan 1.000 Masker dan Air Bersih
    1 minggu lalu
    Ringankan Beban Tim Karhutla, P2D Kabupaten Sanggau Salurkan Bantuan Logistik
    1 minggu lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Kalimantan Barat > Kubu Raya > Bukan Pemain Tunggal, BPM Kalbar Desak Polda Bongkar Jaringan Mafia Oli di Balik Edicoy
Kubu Raya

Bukan Pemain Tunggal, BPM Kalbar Desak Polda Bongkar Jaringan Mafia Oli di Balik Edicoy

kornelis
Diperbarui: 08/03/2026 14:32
kornelis
6 bulan lalu
Bagikan

KUBU RAYA, HALOKALBAR.COM – Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat menyatakan dukungan penuh kepada aparat penegak hukum untuk membongkar tuntas jaringan mafia oli palsu di wilayah Kalimantan Barat. Namun, BPM juga melontarkan kritik pedas terkait lambatnya proses hukum dan tidak ditahannya tersangka utama.


Ketua Umum BPM Kalbar, Gusti Eddy, mempertanyakan status tersangka berinisial EM alias EC (Edicoy) yang hingga kini belum dijebloskan ke sel tahanan dengan alasan kooperatif.

Ia membandingkan kondisi ini dengan penanganan kasus pencurian kecil yang menimpa rakyat jelata.


“Ada perbedaan mencolok dalam kasus oli palsu yang merugikan rakyat dan negara ini. Bedanya dengan maling ayam, maling ayam bisa langsung ditangkap dan dijebloskan ke sel karena mereka tidak punya uang. Sementara cukong oli ini belum ditahan oleh Polda Kalbar. Ini artinya hukum masih tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” tegas Gusti Eddy dalam rilisnya, Minggu 08 Maret 2026


Gusti Eddy juga menyoroti durasi penyidikan yang memakan waktu hampir sembilan bulan. Diketahui, penggerebekan gudang besar di Kabupaten Kubu Raya tersebut sudah dilakukan sejak Juni 2025, namun berkas perkara baru dinyatakan lengkap (P21) dan dilimpahkan pada Maret 2026.

Baca juga

Pemkab Sanggau Genjot Akses Keuangan, TPKAD Targetkan Peningkatan Literasi Finansial di Tahun 2025
Bupati Sanggau Terbitkan Surat Edaran Larangan Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI)
Polda Kalbar Rilis Data Terbaru: Hampir 3,5 Juta Kendaraan Terdaftar, Pontianak Mendominasi


“Jeda waktu hampir 9 bulan ini menunjukkan lambatnya penanganan. Kami mempertanyakan apakah EM ini pelaku tunggal atau hanya pengelola lapangan? Skala operasi sebesar itu pasti melibatkan jaringan distribusi dan pendanaan yang kuat (cukong),” lanjutnya.

Selain masalah penahanan, BPM Kalbar menuntut transparansi penuh atas barang bukti yang diserahkan ke pihak Kejaksaan. Publik ingin memastikan bahwa seluruh liter oli palsu dan mesin pengemas yang disita benar-benar sampai ke persidangan untuk dimusnahkan.

- Advertisement -


“Jangan sampai ada barang bukti yang kembali beredar di pasar gelap. Dampak oli palsu ini masif, merusak mesin kendaraan warga Kalbar secara luas,” tambah Gusti.


Di akhir pernyataannya, Gusti Eddy meminta Bapak Kapolri untuk memberikan atensi khusus terhadap kasus-kasus ilegal di Kalimantan Barat, termasuk mafia oli dan tambang ilegal. Ia juga menyayangkan hanya digunakannya satu pasal dalam kasus ini.


“BPM akan selalu mengawal kasus ini. Ini bukan pemain tunggal, ada jaringan besar di belakangnya yang perlu diungkap Polda Kalbar dan Kejaksaan Tinggi. Jangan sampai hukum kalah oleh cukong yang merugikan rakyat dan negara,” pungkasnya.

Editor: Redaksi Halokalbar.com

TAG:IndonesiaKalbaroli palsu
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

SE Larangan Bakar Lahan Diprotes DAD Pontianak, Dinilai Tabrak UU dan Perda Kearifan Lokal
DPRD Sanggau Dibuat Meradang, PT SBW Ngotot Tak Buang Limbah ke Sungai Lape
Hadiri Ultah ke-75 Paroki Jangkang, Paolus Hadi Sebut Gereja Sebagai Benteng Moral Masyarakat
Kritik Keras Dana Hibah Rp19,1 M Kejati Kalbar, Barisan Pemuda Melayu Minta KPK Turun Tangan
Tolak Instruksi Presiden Prabowo, Gerdayak Sanggau dan Wagub Kalbar Pasang Badan Bela Peladang

Berita Menarik Lainnya

Aparat Diminta Bertindak! PDKS dan DAD Sanggau Kecam Aktivitas PETI Pakai Ekskavator di Semoncol
7 bulan lalu
Mewakili Gubernur, Kadisbun Kalbar Tegaskan Komitmen Peremajaan Karet Rakyat di Desa Tae Sanggau
9 bulan lalu
Kantor Imigrasi Sanggau Catat 299 WNA Bekerja di Wilayahnya, Mayoritas dari Tiongkok
10 bulan lalu
BREAKING NEWS: RSUD M.Th. Djaman Sanggau Tunda Penerimaan Tenaga Kontrak BLUD Tahun Anggaran 2025
12 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar