Sanggau,Haloklbar.com – Kolaborasi apik yang memadukan petualangan dan aksi kemanusiaan tersaji di Kabupaten Sanggau. Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Sanggau menggandeng Gilaz MX, BPC HIPMI Sanggau, Auto 88 Parindu, dan RJ Group untuk menyelenggarakan kegiatan Trabas Alam dan Bakti Sosial (Baksos).
Aksi nyata ini dipusatkan di Dusun Ensoyong, Desa Dosan, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, pada Sabtu 23 Mei 2026
Kegiatan yang diikuti oleh para rider dari berbagai daerah di Kalimantan Barat ini dibuka langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sanggau, Timotius Yance. Kehadiran para rombongan disambut antusias oleh masyarakat setempat, terutama dalam memanfaatkan layanan kesehatan yang disediakan.
Tidak sekadar memacu adrenalin di jalur trabas, agenda utama kolaborasi ini adalah memberikan dampak langsung bagi warga. Adapun bantuan sosial yang disalurkan meliputi: Pengobatan Gratis: Layanan pemeriksaan kesehatan bagi warga Dusun Ensoyong.

Bantuan Sembako: Paket kebutuhan pokok untuk meringankan beban ekonomi keluarga. Perlengkapan Belajar: Pembagian alat tulis dan buku untuk anak-anak sekolah.
Ketua Pemuda Katolik Komda Kalbar, Hubertus V. Wake, menegaskan bahwa sinergi ini merupakan wujud kebersamaan untuk membangun daerah.
“Ini adalah bentuk kolaborasi lintas organisasi dan komunitas sebagai wujud kebersamaan untuk mewujudkan Sanggau yang maju, sehat, dan bermartabat,” ujarnya.
Senada dengan hal itu, Ketua Pemuda Katolik Komcab Sanggau, Michael Tio, menyebut aksi ini sebagai bentuk toleransi dan dukungan nyata kepada program pemerintah. Warga diharapkan bisa merasakan langsung dampak positif dari kehadiran organisasi pemuda dan komunitas.
Dari sisi penikmat otomotif, Ketua Gilaz MX, Ronal Risakota, mengapresiasi semangat gotong royong seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, mencintai alam harus berjalan beriringan dengan kepedulian sosial.
Sementara itu, Ketua Umum BPC HIPMI Sanggau, Alek Chandra, menegaskan komitmen pengusaha muda untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
“HIPMI berkomitmen untuk terus berkolaborasi demi mendukung kemajuan Sanggau. Ini adalah aplikasi nyata dari HIPMI untuk masyarakat,” pungkas Alek.
Lewat jalur trabas yang menantang dan ketulusan dalam berbagi, aksi kolaboratif ini diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi pemantik bagi komunitas lain untuk ikut serta membangun Kabupaten Sanggau.(***)




