Sanggau,Jangkang – Haloklbar.com
Suasana meriah menyelimuti pembukaan Gawai Adat Dayak Nampai Minu Podi di Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau. Penjabat Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, hadir dan secara resmi membuka kegiatan budaya perdana di tahun 2026 ini, didampingi sejumlah tokoh penting daerah.
Seperti yang terlihat dalam dokumentasi imasetibanya di lokasi acara, Bupati Sanggau Yohanes Ontot disambut dengan hangat dan khidmat melalui ritual adat “Pancung Buluh Muda”. Ritual ini menjadi simbol penyambutan tamu kehormatan dan permohonan restu dari leluhur.
Kehadiran Bupati Sanggau pada acara ini tidaklah sendiri. Turut mendampingi, Anggota DPR RI Komisi XIII, Paolus Hadi, yang terlihat serius mengikuti jalannya prosesi tidak hanya itu Kehadiran beliau menunjukkan dukungan kuat dari pemerintah pusat terhadap upaya pelestarian budaya lokal.
Dari legislatif daerah, hadir pula Anggota DPRD Kabupaten Sanggau, Alfonsus Masgio, dan Paulus, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Sanggau, tokoh masyarakat, dan perwakilan organisasi kemasyarakatan (Ormas).
Semangat persatuan dan pelestarian adat tampak jelas dimana jajaran Forkopimda Sanggau, termasuk pihak TNI Polri dan Instansi lainya, turut hadir dan memberikan penghormatan pada momen sakral pancung buluh muda tersebut.
“Gawai Adat Dayak Nampai Minu Podi ini merupakan wujud syukur dan juga upaya kita bersama untuk melestarikan nilai-nilai luhur budaya Dayak di Jangkang,” ujar Pj Bupati Sanggau dalam
sambutannya. Bupati berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan sebagai warisan bagi generasi mendatang.
Gawai Adat Dayak Jangkang ke-I Tahun 2026 ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat identitas budaya dan rasa kebersamaan di tengah masyarakat Kecamatan Jangkang.**
Bupati Sanggau Yohanes Ontot Hadir di Gawai Adat Dayak Jangkang Ke-I Tahun 2026 di Sambut Dengan Ritual Pancung Buluh Muda




