Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Menuju Festival Lestari 2026: Program TUMBUH Gembleng 10 UMKM Sanggau Kuasai Ekonomi Sirkular
    2 hari lalu
    Beredar Dugaan Praktik Kecantikan Tanpa Izin di Pontianak, Warga Minta Aparat Turun Tangan
    2 hari lalu
    Sabu Asal Pontianak Digagalkan di Sanggau, Pria 42 Tahun Diciduk Polisi
    5 hari lalu
    Ketua DPRD Sanggau Hendrikus Hengki Hadiri Penutupan Gawai Dayak XV Kabupaten Sekadau
    1 minggu lalu
    Siapkan Produk Unggulan Daerah, Puluhan UMKM di Sanggau Ikuti Sosialisasi PUD Lestari
    1 minggu lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Peristiwa > Tren Penipuan Kecerdasan Buatan: Lebih dari 70 Ribu Laporan Masuk ke OJK
Peristiwa

Tren Penipuan Kecerdasan Buatan: Lebih dari 70 Ribu Laporan Masuk ke OJK

VIVM
Diperbarui: 06/08/2025 23:21
VIVM
12 bulan lalu
Bagikan

Jakarta, Agustus 2025 – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkap lonjakan fenomenal dalam kasus penipuan digital yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI). Anggota Dewan Komisioner sekaligus Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen—Friderica Widyasari Dewi—menyatakan bahwa sejak awal tahun hingga 29 Juli 2025, berlaku lebih dari 70.000 laporan penipuan AI yang masuk ke lembaganya.

Konten
Modus Penipuan: AI Deepfake & Voice Cloning Jadi SenjataStatistik Laporan OJK Hingga Juli 2025Dampak Nyata: Rekening Bisa Kosong SekejapImbauan Kewaspadaan dari OJKSaat AI Jadi Senjata untuk Menguras Rekening

Modus Penipuan: AI Deepfake & Voice Cloning Jadi Senjata

Pelaku kejahatan menggunakan voice cloning—meniru suara korban yang diambil dari media sosial atau rekaman sebelumnya—untuk menelepon keluarga atau rekan korban dan meminta transfer uang secara meyakinkan. Tidak kalah canggih, deepfake video digunakan untuk memanipulasi wajah dan gesture korban agar terlihat seolah komunikasi asli sedang berlangsung.

Friderica menjelaskan:

“Suara dan wajah tiruan dibuat agar terdengar serta terlihat sangat meyakinkan, sehingga korban lengah dan mentransfer uang.”.


Statistik Laporan OJK Hingga Juli 2025

Berdasarkan data pengaduan dari OJK:

  • 39.108 laporan: modus penipuan dalam jual beli online palsu

  • 20.628 laporan: panggilan telepon palsu (fake call) dengan suara yang meniru korban

  • 14.533 laporan: penipuan investasi yang menggunakan teknologi AI.

Total emergensi sangat besar ini menandakan perubahan paradigma kejahatan digital di Indonesia.

Baca juga

Anggota Kompi 3 Batalyon B Pelopor BKO Urkes polres Sintang, Melakukan Sosialisasi dan Himbauan Obat Sirup
Generasi AI Google: Pixel 10 dan Pixel 10 Pro XL Tiba — Kamera Super, Magnet Qi2, dan Fitur Gemini Bikin Ponsel ‘Pintar’ Nyata
Bermain Judi di Kebun Sawit Seorang Bandar dan Seorang Penyedia Lapak di ringkus Polisi

Dampak Nyata: Rekening Bisa Kosong Sekejap

Tidak hanya pengaduan—OJK melalui Indonesia Anti‑Scam Centre (IASC) mencatat:

- Advertisement -
  • Total laporan konsumen sektor jasa keuangan hingga pertengahan Juli: 268.908

  • Lebih dari 267.962 rekening terindikasi terkait penipuan; 56.986 sudah diblokir oleh pihak berwenang

  • Total kerugian mencapai Rp 3,4 triliun, dengan pemblokiran dana korban sebesar Rp 558,7 miliar.


Imbauan Kewaspadaan dari OJK

Friderica mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya hanya karena suara atau wajah muncul di layar, meski terdengar atau terlihat sangat mirip:

  • Selalu verifikasi langsung jika menerima permintaan uang atau data pribadi

  • Jangan berbagi informasi sensitif dengan siapa saja di platform publik

  • Kenali tanda-tanda kejanggalan dalam audio/video, seperti nada suara yang tidak natural atau gerakan wajah yang aneh.

OJK juga mendesak pihak perbankan dan fintech untuk memperkuat sistem keamanan, serta memperbanyak edukasi publik lewat literasi digital.


Saat AI Jadi Senjata untuk Menguras Rekening

Jika dulu peretas mengandalkan malware atau phishing, kini penipuan digital telah memasuki era baru dengan AI sebagai alat utama untuk menipu korban secara psikologis. Dengan puluhan ribu laporan penipuan AI dan kerugian ratusan miliar rupiah, informasi dan kewaspadaan menjadi benteng utama melindungi masyarakat.

Anda merasa menjadi korban atau menemukan kasus mencurigakan? Segera laporkan melalui layanan resmi APPK atau ke Indonesia Anti‑Scam Centre (IASC) milik OJK.

TAG:kecerdasan buatanpengurasan m-banking
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk1
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Sentil Kampanye Kendaraan Listrik, Pemuda Katolik Kalbar: Pasokan PLN Saja Masih Bermasalah!
Buang Limbah ke Sungai Sekayam, PT TBS Dituntut Sanksi Adat 66 Tael dan Sebuah Mobil Ditahan Warga
Durian Dori dan Soba Asal Desa Lape Siap Tarung Melawan 51 Peserta di Kapolres Cup
Dongkrak Ekonomi UMKM, Kapolres Sanggau Buka Kontes Durian Kapolres Cup 2026
Ekonomi Kalbar Terancam Lumpuh Akibat Mati Lampu, BPM Desak Copot Pimpinan PLN

Berita Menarik Lainnya

Sabu Asal Pontianak Digagalkan di Sanggau, Pria 42 Tahun Diciduk Polisi
5 hari lalu
Kerja Sama Polsek Kembayan dan Beduai Berhasil Bekuk Terduga Pengedar Sabu Lintas Kecamatan
2 minggu lalu
Boiler PLTU Bocor, PLN Batasi Aliran Listrik di Sejumlah Wilayah Kalimantan Barat
4 minggu lalu
Foto : Tim audit dari Mabes Polri memeriksa administrasi, realisasi program kerja, pengendalian operasional, hingga kesesuaian antara perencanaan anggaran dan fakta di lapangan.
Gelar Audit Besar-besaran, Tim Mabes Polri ‘Sidak’ 5 Polres di Kalbar
1 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar