Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Paolus Hadi Sosialisasi 4 Pilar di SMK Keling Kumang, Tekankan Jati Diri Bangsa ke Generasi Muda
    1 jam lalu
    Simbol Kerukunan, Lintas Sektoral Jangkang Berkumpul di Halal Bihalal Paguyuban Bhineka Tunggal Ika
    3 jam lalu
    Wanita di Sekayam Ditemukan Tewas di Kos, Diduga Akibat Benturan Kepala Pasca Kecelakaan
    20 jam lalu
    Bupati Sanggau Soroti Pengelolaan Aset yang Belum Maksimal dalam Nota LKPj 2025
    17 jam lalu
    Marina Rona Resmi Pimpin Pokja Bunda PAUD Sanggau, Siap Kawal Transisi PAUD ke SD
    2 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Internasional > Kelaparan di Gaza Makin Parah: Anak-anak Tewas, Air Kotor, dan Blokade yang Tak Kunjung Usai
Internasional

Kelaparan di Gaza Makin Parah: Anak-anak Tewas, Air Kotor, dan Blokade yang Tak Kunjung Usai

VIVM
Diperbarui: 15/08/2025 23:44
VIVM
7 bulan lalu
Bagikan

Gaza, 15 Agustus 2025 — Situasi di Jalur Gaza semakin mengerikan. Krisis pangan sudah mencapai ambang kelaparan total, anak-anak pertama sudah meninggal karena malnutrisi parah, dan warga terpaksa minum air yang bisa membunuh. Sementara dunia menyoroti, bantuan masih tertahan dan warga sendiri merasa dikhianati.

Konten
Korban Kelaparan: Lebih Banyak Jiwa Tumbang Setiap HariAir Kotor: Rasan Mengancam JiwaBantuan Tersendat: Koridor Tertutup, Suara Gereja, Sekali Lagi Seruan DuniaRespons Israel vs Realita di Tanah Gaza

Korban Kelaparan: Lebih Banyak Jiwa Tumbang Setiap Hari

  • Militan blokade Israel menelan korban nyawa: Dalam 24 jam terakhir dilaporkan 6 orang—termasuk anak—meninggal akibat kelaparan di Gaza.

  • LOD video suram UNRWA: “Keluarga, kawasan, dan satu generasi sedang dihapuskan,” demikian pernyataan media sosial PBB.

  • Data layak gemetar: Lebih dari 500.000 orang berada di ambang kelaparan, hampir seperempat populasi, sementara sisanya berada di tingkat darurat imun pangan.

  • WHO: Krisis tak bisa dibenarkan lagi: Dalam tujuh hari terakhir, tercatat 63 kematian terkait malnutrisi, termasuk 24 anak di bawah lima tahun, memicu sistem kesehatan yang benar-benar kolaps.


Air Kotor: Rasan Mengancam Jiwa

  • Warga minum air tercemar: Di kamp Muwasi, penduduk menyeduh air yang jelas berbahaya. Ketika truk tiba terlambat, mereka bahkan terpaksa menenggak air laut.

  • Katastrofe terstruktur: Infrastruktur air dan listrik hancur total—pabrik desalinasi tak bekerja, sumur dan pipa diserang, tenaga listrik hampir lenyap.

  • Akibatnya? Penyakit merebak, terutama bagi anak-anak,” kata tenaga medis terkait lonjakan diare dan penyakit lainnya.


Bantuan Tersendat: Koridor Tertutup, Suara Gereja, Sekali Lagi Seruan Dunia

  • Lebih dari 100 LSM global menyerukan penghentian blokade. Israel dituduh menolak sebanyak 60 permintaan bantuan di bulan Juli, membiarkan lebih dari $4 juta bantuan “parkir” di gudang.

  • 27 negara minta akses penuh ke PBB dan NGO. Seruan internasional makin mendesak agar Gaza segera “dibanjiri” bantuan—tapi realitas di lapangan masih jauh dari itu.

  • Puluhan ribu jiwa mati saat berebut bantuan. Lebih dari 700 orang tewas dan hampir 6.000 terluka di lokasi distribusi bantuan karena chaos dan tembakan.


Respons Israel vs Realita di Tanah Gaza

  • Netanyahu menyangkal krisis ini. Perdana Menteri Israel menyebut laporan tentang kelaparan sebagai propaganda Hamas—“tidak ada orang yang kelaparan,” tegasnya.

  • Tapi data berbicara lain: Ahli menunjukkan bahwa meski bantuan resmi meningkat, banyak anak sudah menderita malnutrisi parah dan butuh perawatan mendesak, bukan sekadar pasokan makanan reguler.


Situasi di Gaza bukan “fantasi kelaparan”—ini kenyataan pahit yang terjadi saat kita bertatap. Anak-anak yang tak pernah pilih konflik kini menjadi pintu tragedi. Jika akses bantuan tak segera dibuka, dan blokade terus dipertahankan—jumlah nyawa terancam tak terhitung jumlahnya.

TAG:Blokade Bantuan oleh IsraelKelaparan di Gaza
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Paolus Hadi Serahkan Bantuan Darurat untuk Korban Kebakaran di Desa Sosok
KPBDNM Tampil Memukau di Perayaan Imlek dan Cap Go Meh Sanggau 2026
Hadiri RAT CU Kusapa TB 2025, Paolus Hadi Dorong Anggota Melek Digital Lewat Aplikasi
Rapimnas dan HUT ke-9 SMSI: Soroti Kedaulatan Digital hingga Kirim Surat Terbuka untuk Presiden Prabowo
Sukses Gelar Festival Cap Go Meh 2026, Polres Sanggau Apresiasi Sinergi Masyarakat

Berita Menarik Lainnya

Sinergi Kuat Kalbar-Sarawak Diperkuat di Sosek Malindo ke-38 Miri: Fokus Utama Konektivitas dan PLBN Entikong
5 bulan lalu
Bantuan Masuk ke Gaza Setelah Gencatan Senjata: Ribuan Truk, Ribuan Nyawa yang Menunggu
6 bulan lalu
Gaza di Ujung Tali: Ultimatum 72 Jam, Hujan Bom Tak Henti
6 bulan lalu
Veto Jadi Biang Kebuntuan, Dunia Mendesak Reformasi Dewan Keamanan PBB
6 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar