Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Minta Perda Kearifan Berladang Dicabut, Sekjen DAD Sanggau Reaksi Keras Statement Kepala BNPB
    22 menit lalu
    Hadiri Pelantikan Ayoung Tao Ketungau Tesaek, Anggota DPR RI Paolus Hadi Tekankan Pentingnya Perlindungan HAM dan Masyarakat Adat
    18 jam lalu
    Kanim Sanggau Gandeng Komisi XIII DPR RI, Perkuat Sarpras Imigrasi dan Proteksi PMI di Perbatasan
    22 jam lalu
    Cegah TPPO di Perbatasan, Wabup Sanggau Susana Herpena Dukung Program Desa Binaan Imigrasi
    23 jam lalu
    Tanggap Cepat Karhutla di Sabang Merah, BPBD Sanggau Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
    2 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Nasional > Pidato Prabowo di Istana: Tuduhan ‘Makar’ pada Demo Agustus Memicu Gelombang Kritik
Nasional

Pidato Prabowo di Istana: Tuduhan ‘Makar’ pada Demo Agustus Memicu Gelombang Kritik

VIVM
Diperbarui: 07/09/2025 22:26
VIVM
11 bulan lalu
Bagikan

Minggu, 7 September 2025 — Dalam konferensi pers yang digelar di Istana pada akhir Agustus, Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa beberapa aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak 25 Agustus menunjukkan tanda-tanda yang “mengarah pada makar dan terorisme”, dan menegaskan pemerintah akan menindak tegas aksi anarkis serta patroli keamanan ditingkatkan. Pernyataan itu muncul di tengah gelombang protes yang bermula dari kemarahan publik terhadap fasilitas dan tunjangan legislatif, yang kemudian berkembang menjadi konfrontasi luas di berbagai kota.

Sebagai respons politik yang langsung, pemerintah bersama pimpinan partai mengumumkan serangkaian langkah—termasuk pembekuan sejumlah tunjangan anggota DPR—untuk meredam gelombang amarah. Di sisi keamanan, pernyataan soal “makar” memberi dasar politik dan retorika untuk penegakan tindakan keras terhadap mereka yang dituduh melakukan anarkis. Namun penempatan kata-kata itu di panggung resmi Istana memicu perdebatan luas tentang batas antara menjaga ketertiban dan membatasi kebebasan berekspresi.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menanggapi serius klaim adanya upaya makar—mengingat tuduhan tersebut merupakan ranah pidana berat—dan meminta pemerintah menempuh jalur hukum yang transparan jika memang ada bukti, sambil memperingatkan agar narasi “makar” tidak dipakai untuk membatasi kebebasan berekspresi. LSM HAM dan organisasi masyarakat sipil juga mendesak agar setiap penegakan hukum dilakukan sesuai prosedur dan tidak mengkriminalisasi aktivisme damai.

Sejumlah akademisi politik dan hukum tata negara menilai pernyataan presiden berisiko tinggi bila tidak disertai bukti konkret. Mereka mengingatkan tiga hal: (1) Tuduhan makar harus dibuktikan secara hukum, (2) Labelisasi gerakan protes sebagai “makar” dapat meredam ruang protes sah dan menimbulkan efek chilling bagi kebebasan sipil, dan (3) penggunaan istilah berat ini bisa dipolitisasi untuk menyingkirkan lawan atau menutup kritik. Analisis internasional juga mencatat bahwa pesan keras tersebut berpotensi menimbulkan ketegangan jangka pendek yang berdampak pada stabilitas ekonomi dan kepercayaan investor.

Di jagat maya, reaksi bercampur. Sebagian warganet menyetujui tindakan tegas terhadap kerusuhan dan perusuh—terutama setelah laporan adanya penjarahan dan pembakaran—tetapi kelompok lain melihat pidato presiden sebagai upaya menyudutkan peserta unjuk rasa damai. Tagar yang mengkritik retorika “makar” dan tagar yang menuntut bukti saling berebut trending di platform seperti X, TikTok, dan Facebook. Sementara itu, platform sempat mengambil langkah teknis (seperti pembatasan fitur live) karena kekhawatiran penyebaran konten yang memprovokasi.

Baca juga

Buka Puasa Bersama, SMSI Pusat Bahas Program Kerja Prioritas SMSI Ke Depan
Krisantus Kurniawan Berkunjung Ke Kodim 1204 Sanggau
Pemkab Sanggau Raih Penghargaan Dari Perpustakaan Nasional
TAG:Polemik Unjuk RasaTanggapan Ahli PolitikUpaya Makar
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk0
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Kisah Haru Mas Kades Narto: Jadi ‘Ayah’ Bagi Anak Yatim Berkebutuhan Khusus di Hari Pertama Sekolah
Maxim Pontianak Beri Bantuan Fasilitas Sekolah dan Apresiasi Siswa ‘Best Client’
Komitmen Sinergisitas Penegakan Hukum: Kapolda dan Kajati Kalbar Pererat Hubungan Kelembagaan
Beredar Dugaan Praktik Kecantikan Tanpa Izin di Pontianak, Warga Minta Aparat Turun Tangan
Kebakaran di Desa Semuntai Sanggau, Berawal dari Percikan Api Mesin Genset

Berita Menarik Lainnya

Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,8 Ton Timah di Bangka Tengah, Selamatkan Rp 1,8 Miliar
2 bulan lalu
KUHAP Baru Berlaku, PERADI PROFESIONAL Dorong Penguatan Advokat dalam Panca Wangsa Penegak Hukum
3 bulan lalu
Wabup Sanggau Dorong Harmonisasi Kebijakan Pusat-Daerah di Forum ASWAKADA 2026
3 bulan lalu
Polisi Ringkus Pria di Kembayan Sanggau, 4,42 Gram Sabu dan Timbangan Disita
3 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar