Sanggau,Halokalbar.com – Usai memimpin apel di halaman BPBD Kabupaten Sanggau pada Senin 03 Agustus 2026, Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena langsung bergerak menuju gudang logistik untuk mengecek seluruh sarana dan prasarana (sapras) penanggulangan bencana.
Pengecekan ini difokuskan pada kelayakan alat penunjang operasional, stok barang kebutuhan darurat, hingga sistem perawatan peralatan agar selalu dalam kondisi siap pakai (ready to use).
Dalam sidak tersebut, Wabup Susana menegaskan bahwa kesiapan fisik peralatan menjadi kunci utama ketepatan penanganan bencana di lapangan, terutama menyambut musim kemarau yang rawan memicu Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
“Saya minta kesiapan peralatan dan sarana pendukung penanggulangan bencana benar-benar dipastikan. Seluruh personel harus siaga, dan alat-alat ini harus siap digunakan kapan pun dan di mana pun agar penanganan bisa cepat dan tepat,” ujar Susana di sela-sela peninjauan.
Selain memeriksa kondisi fisik mesin dan peralatan evakuasi, Susana juga menyoroti ketertiban administrasi penyimpanan logistik. Ia meminta jajaran BPBD memastikan pemeliharaan rutin terus berjalan agar kualitas barang dan alat tidak menurun saat disimpan.
Menurutnya, kesiapan sapras di gudang BPBD harus berjalan seiring dengan koordinasi cepat bersama jajaran relawan di tingkat kecamatan hingga desa.
“Peralatan yang siap dan sinergi lintas sektor bersama TNI, Polri, serta pemerintah kecamatan dan desa adalah kunci kita meminimalkan dampak Karhutla dan kekeringan di Sanggau,” pungkasnya.(***)
