Halo KalbarHalo Kalbar
  • Home
  • Indeks
  • Internasional
  • Nasional
  • Politik
  • Peristiwa
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sintang
    Kalimantan BaratLebih Banyak
    Jembatan Kelampai Parindu Terancam Putus, Anggota DPRD Sanggau Wendy Krisandy Desak Penanganan Cepat
    2 hari lalu
    Musim Kemarau Tiba, BPBD Sanggau Ajak Masyarakat Kolaborasi Cegah Karhutla Sejak Dini
    2 hari lalu
    Pansel Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi dan Rekam Jejak JPTP Sanggau 2026, Ini Daftar Nama Pelamar yang Lulus
    2 hari lalu
    Disbunnak Sanggau Fasilitasi Pelatihan Biosekuritas Peternak Program CABI di Entikong
    3 hari lalu
    Foto : Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Disbunnak Kabupaten Sanggau, Ambius Anton
    Vaksin Rabies dan ASF Kosong di Sanggau, Hanya Vaksin Ayam yang Aman
    3 hari lalu
  • Lainnya
    • Ekonomi
    • Hiburan
    • Gaya Hidup
    • Ragam
    • Olahraga
    • Teknologi
    • Travel
    • Budaya
    • Otomotif
    • Kesehatan
Font ResizerAa
Font ResizerAa
Halo KalbarHalo Kalbar
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
Pencarian
  • Home
  • Indeks
  • Kategori
    • Budaya
    • Ekonomi
    • Gaya Hidup
    • Hiburan
    • Nasional
    • Internasional
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Pendidikan
    • Peristiwa
    • Politik
    • Ragam
    • Teknologi
    • Travel
  • Kalimantan Barat
    • Bengkayang
    • Kapuas Hulu
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Landak
    • Melawi
    • Mempawah
    • Pontianak
    • Sambas
    • Sanggau
    • Sekadau
    • Singkawang
    • Sintang
Halo Kalbar > Indeks > Internasional > Tarif Trump 2025: Kado Pahit untuk 68 Negara, Ekonomi Dunia di Ujung Jurang Resesi
Internasional

Tarif Trump 2025: Kado Pahit untuk 68 Negara, Ekonomi Dunia di Ujung Jurang Resesi

VIVM
Diperbarui: 04/08/2025 19:06
VIVM
1 tahun lalu
Bagikan

Tarif Trump 2025: Kado Pahit untuk 68 Negara, Ekonomi Dunia di Ujung Jurang Resesi


Kebijakan Terbaru Pemerintah AS

Pada tanggal 03 Agustus 2025, Presiden Donald Trump resmi menandatangani perintah eksekutif yang menetapkan tarif impor baru terhadap 68 negara dan 27 negara anggota Uni Eropa, yang akan mulai diberlakukan pada 7 Agustus 2025. Kebijakan ini menetapkan besaran tarif antara 10% hingga 41%, tergantung pada hasil negosiasi dan hubungan dagang negara-negara tersebut dengan Amerika Serikat.

Konten
Tarif Trump 2025: Kado Pahit untuk 68 Negara, Ekonomi Dunia di Ujung Jurang ResesiKebijakan Terbaru Pemerintah ASDaftar Negara dan Besaran Tarif Impor yang Dikenakan🌍 Dampak Ekonomi Global dan Negara Terdampak1. 📈 Tekanan Inflasi di AS dan Global2. 📉 Volatilitas Pasar Keuangan Global3. 🧳 Ketergantungan Ekspor & Ancaman Resesi4. 🏛️ Respons Diplomatik dan Negosiasi5. 🌐 Posisi AS dan Ketegangan Global Kesimpulan: Dunia Hadapi Risiko Baru dalam Perdagangan InternasionalDampak utama yang teridentifikasi:📚 Sumber Referensi Resmi:


Daftar Negara dan Besaran Tarif Impor yang Dikenakan

Berikut adalah daftar negara dan tarif yang diumumkan secara resmi:

  • Uni Eropa (EU): 10–15%

  • Kanada: 35% (meskipun belum tercantum dalam dokumen resmi)

  • Brasil: 10% (dengan tambahan hingga total 50%)

  • India: 25%

  • Indonesia, Malaysia, Filipina, Pakistan: 19%

  • Vietnam: 20%

  • Thailand, Kamboja: 19%

  • Laos, Myanmar: 40%

  • South Africa: 30%

  • Swiss: 39%

  • Syria: 41%

  • Taiwan: 20%

  • Sri Lanka: 20%

  • Irak, Serbia: 35%

  • Kazakstan: 25%

  • Lesotho, Nigeria, Uganda, Zambia, Zimbabwe, Bosnia, Botswana, Malawi, Mauritius, Kamerun, dll.: antara 15% hingga 30%


🌍 Dampak Ekonomi Global dan Negara Terdampak

1. 📈 Tekanan Inflasi di AS dan Global

Pemberlakuan tarif ini diperkirakan akan memicu inflasi domestik AS sebesar 1,8%, dengan konsekuensi langsung berupa kenaikan harga barang konsumsi seperti makanan, pakaian, dan elektronik. Beban tambahan ini setara dengan sekitar US$2.400 per rumah tangga di Amerika Serikat.

2. 📉 Volatilitas Pasar Keuangan Global

Pasar saham internasional merespons negatif. Indeks S&P 500 dan indeks pasar berjangka mengalami penurunan tajam. Investor khawatir terhadap gangguan rantai pasok serta meningkatnya biaya produksi akibat tarif tinggi terhadap bahan baku dan komponen impor.

Baca juga

PBB Resmi Akui Palestina Negara Merdeka Lewat Deklarasi New York: 142 Negara Setuju, AS & Israel Tolak
DPD Perindo Sanggau Targetkan Dua Kali lipat Perolehan Suara dibandingkan Tahun 2019 menjadi 4 Kursi
Wamenhan Menerima Kunjungan Kehormatan Senator Amerika, Bahas Situasi di Laut China Selatan

3. 🧳 Ketergantungan Ekspor & Ancaman Resesi

Negara-negara yang sangat bergantung pada ekspor ke AS seperti Kanada, India, Brasil, dan Indonesia diprediksi mengalami tekanan ekonomi signifikan.

- Advertisement -
  • Di Kanada, tarif 35% diperkirakan dapat menekan GDP hingga 2–4%, serta memicu hilangnya ribuan pekerjaan.

  • Di India dan Brasil, para pelaku ekspor menyesuaikan harga dan memangkas ekspansi akibat biaya masuk yang melonjak.

4. 🏛️ Respons Diplomatik dan Negosiasi

Negara-negara seperti Uni Eropa, Jepang, Korea Selatan, dan Vietnam telah merundingkan tarif agar hanya dikenakan sekitar 10–15%. Sementara itu, banyak negara berkembang tidak mendapatkan pengecualian dan menghadapi tarif tinggi tanpa ruang negosiasi lebih lanjut.

5. 🌐 Posisi AS dan Ketegangan Global

Alih-alih memperkuat posisi, kebijakan ini justru memperburuk hubungan AS dengan sejumlah negara sahabat. Banyak negara terdampak mulai membuka jalur dagang baru dengan Tiongkok, Rusia, dan India, sehingga menggeser dominasi ekonomi AS di beberapa kawasan.


 Kesimpulan: Dunia Hadapi Risiko Baru dalam Perdagangan Internasional

Kebijakan tarif impor yang diberlakukan AS terhadap 68 negara dan kawasan perdagangan besar lainnya menandai eskalasi baru dalam ketegangan dagang internasional. Dampak nyata dari kebijakan ini tidak hanya dirasakan oleh negara yang dikenakan tarif, tetapi juga oleh pasar global secara keseluruhan.

Dampak utama yang teridentifikasi:

  • Pertumbuhan ekonomi global berisiko melambat akibat terganggunya arus ekspor-impor.

  • Harga-harga barang konsumsi naik, membebani konsumen, terutama di negara berkembang.

  • Diplomasi dagang terganggu, karena negara mitra merasa diperlakukan tidak adil.

  • Kecenderungan negara terdampak beralih ke mitra dagang lain, terutama Tiongkok dan India.

Dengan ancaman resesi yang membayangi dan munculnya ketegangan diplomatik, kebijakan tarif baru ini bisa menjadi boomerang ekonomi dan geopolitik, jika tidak dibarengi dengan strategi diplomasi dan kerja sama multilateral yang konstruktif.


📚 Sumber Referensi Resmi:

  1. AP News – Trump Tariff List Update (3 Agustus 2025)

  2. Reuters – Tariffs Unlikely to Budge, Global Market Response

  3. The Guardian – Trump’s Trade Escalation

  4. Berau Post – Dampak terhadap Indonesia dan Asia Tenggara

  5. Media Indonesia – Rangkuman Dampak Tarif Terhadap Ekspor RI

  6. IDN Financials – Negara dengan Tarif Tertinggi

  7. Financial Times – Kanada dan Brasil dalam Posisi Sulit

  8. Times of India – Respon India atas Kenaikan Tarif

TAG:Hadiah tarif imporTarif impor
Bagikan
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Gimana menurut kamu?
Suka0
Sedih0
Bahagia0
Ngantuk1
Marah0
Aneh0

Terpopuler

Kisah Haru Mas Kades Narto: Jadi ‘Ayah’ Bagi Anak Yatim Berkebutuhan Khusus di Hari Pertama Sekolah
Warga Desak Polisi Usut Tuntas Jaringan Penadah Emas Ilegal di Nanga Serawai
Komitmen Sinergisitas Penegakan Hukum: Kapolda dan Kajati Kalbar Pererat Hubungan Kelembagaan
Maxim Pontianak Beri Bantuan Fasilitas Sekolah dan Apresiasi Siswa ‘Best Client’
Beredar Dugaan Praktik Kecantikan Tanpa Izin di Pontianak, Warga Minta Aparat Turun Tangan

Berita Menarik Lainnya

Kemudahan Berobat ke RS Borneo Medical Centre Kuching: Solusi Layanan Kesehatan Bagi Warga Kalbar
2 hari lalu
Satgas Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,8 Ton Timah di Bangka Tengah, Selamatkan Rp 1,8 Miliar
2 bulan lalu
Sikapi Kecelakaan Beruntun,di Sanggau Sekretaris Komisi IV DPRD Kalbar Bakal Panggil Dinas PUPR
4 bulan lalu
Nilai Ceramah JK Menyesatkan, Pemuda Katolik Kalbar Desak Tokoh Bangsa Minta Maaf
4 bulan lalu

Jl. Ahmad Yani No. 48 Sanggau,

Kecamatan Sanggau Kapuas
Kabupaten Sanggau
Kalimantan Barat 78513

Kalimantan Barat

  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang
  • Bengkayang
  • Kapuas Hulu
  • Kayong Utara
  • Ketapang
  • Kubu Raya
  • Landak
  • Melawi
  • Mempawah
  • Pontianak
  • Sambas
  • Sanggau
  • Sekadau
  • Singkawang
  • Sintang

Kanal

  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Gaya Hidup
  • Hiburan
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ragam
  • Teknologi
  • Travel

Sosial Media

© 2021 - | Halo Kalbar